Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Komisi A DPRD Magetan Nilai Hibah Lahan untuk Kampus Unesa Jadi Investasi Jangka Panjang Daerah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 189
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Komisi A usulkan syarat hibah lahan untuk Kampus Unesa. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Komisi A DPRD Kabupaten Magetan menilai rencana hibah lahan untuk pengembangan Kampus V Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Maospati merupakan investasi strategis yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah. Keberadaan kampus dinilai tidak hanya memperkuat sektor pendidikan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat perkembangan kawasan perkotaan.

Ketua Komisi A DPRD Magetan, Didik Haryono, mengatakan pemerintah daerah perlu melihat rencana hibah lahan dari sisi manfaat ekonomi dan sosial yang akan dirasakan masyarakat, bukan semata-mata dari nilai aset yang dilepas maupun potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hilang.

Menurutnya, investasi di sektor pendidikan memiliki efek berganda (multiplier effect) yang jauh lebih luas. Kehadiran kampus akan memicu tumbuhnya berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari penyediaan rumah kos, usaha kuliner, transportasi, perdagangan, hingga sektor jasa lainnya yang menopang kebutuhan ribuan mahasiswa dan civitas akademika.

“Kalau pemerintah saja berani menyediakan sekitar enam hektare lahan untuk Sekolah Rakyat karena manfaatnya bagi masyarakat, maka pengembangan Kampus Unesa juga harus dilihat sebagai investasi pendidikan yang dampaknya bisa lebih luas bagi Magetan,” ujar Didik.

Ia menilai keberadaan Kampus V Unesa juga akan meningkatkan akses masyarakat Magetan terhadap pendidikan tinggi. Dengan kampus yang berada di wilayah sendiri, peluang generasi muda melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi menjadi semakin terbuka, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Meski mendukung rencana pengembangan kampus, Komisi A DPRD Magetan mengajukan sejumlah syarat yang harus menjadi bagian dari kesepakatan hibah. Salah satunya adalah adanya jalur afirmasi atau prioritas penerimaan bagi calon mahasiswa asal Magetan.

Selain itu, DPRD juga mendorong Unesa membuka fakultas maupun program studi baru yang sesuai dengan potensi unggulan daerah sehingga mampu menghasilkan lulusan yang dibutuhkan dunia kerja dan mendukung pembangunan Kabupaten Magetan.

Komisi A juga mengusulkan agar dalam perjanjian hibah dicantumkan klausul pengembalian aset apabila lahan yang diberikan pemerintah daerah tidak dimanfaatkan atau tidak dikembangkan dalam kurun waktu lima tahun. Ketentuan tersebut dinilai penting untuk memastikan aset daerah benar-benar digunakan sesuai tujuan yang telah direncanakan.

Saat ini Kampus V Unesa Maospati berdiri di atas lahan sekitar 13 hektare dengan 16 program studi dan melayani sekitar 2.000 mahasiswa. Pada tahun akademik 2026/2027, jumlah mahasiswa baru diproyeksikan bertambah sekitar 2.000 orang sehingga dibutuhkan tambahan lahan seluas kurang lebih 16,8 hektare untuk pembangunan fakultas baru, laboratorium, serta berbagai fasilitas pendukung kegiatan akademik.

Didik menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak seharusnya hanya diukur dari besarnya PAD yang diterima pemerintah. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas SDM, serta berkembangnya kawasan perkotaan merupakan indikator penting yang harus menjadi pertimbangan dalam setiap kebijakan strategis.

“Jangan semuanya diukur dari PAD. Yang harus dilihat adalah pertumbuhan ekonomi, perkembangan kota, dan manfaat jangka panjang yang akan dirasakan masyarakat Magetan,” tegasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPLS 2026, Plt Wali Kota Madiun Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Siswa

    MPLS 2026, Plt Wali Kota Madiun Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Siswa

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan resmi memulai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027. Untuk memastikan kelancaran kegiatan, Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun didampingi Kepala Dinas Pendidikan Lismawati meninjau langsung pelaksanaan MPLS di SMPN 13 Kota Madiun pada Senin (13/7/2026). Dalam […]

    Bagikan
  • Laka Beruntun, Pejalan Kaki Tewas Usai Tertabrak Sepeda Motor dan Bus Sugeng Rahayu

    Laka Beruntun, Pejalan Kaki Tewas Usai Tertabrak Sepeda Motor dan Bus Sugeng Rahayu

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Maospati–Ngawi, tepatnya di sebelah selatan SPBU Karangrejo, Desa Prampelan, Kecamatan Karangrejo, Magetan Sabtu Pagi (31/5/2025). Insiden bermula saat D-W (27), pengendara Honda Vario AE-4045-HS, melaju dari arah selatan kearah Ngawi. Diduga kurang hati-hati, DW menabrak K (73), warga Kecamatan Karangrejo yang tengah jalan kaki. “Diduga […]

    Bagikan
  • KPK Periksa Maraton Pejabat Pemkot dan Pihak Swasta di Madiun, Dalami Dugaan Korupsi Maidi

    KPK Periksa Maraton Pejabat Pemkot dan Pihak Swasta di Madiun, Dalami Dugaan Korupsi Maidi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah saksi dari unsur pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun dan pihak swasta diperiksa secara maraton di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Madiun sejak Senin (13/4) hingga Rabu (15/4/2026). Pemeriksaan tersebut turut menyasar PT […]

    Bagikan
  • Kasus Narkoba Meningkat 40 Persen, Generasi Muda dan Usia Produktif Jadi Sasaran

    Kasus Narkoba Meningkat 40 Persen, Generasi Muda dan Usia Produktif Jadi Sasaran

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magetan memusnahkan barang bukti narkotika yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), Kamis (12/06/2025). Dalam pemusnahan yang berlangsung di halaman kantor Kejari Magetan tersebut, dimusnahkan sebanyak 333,77 gram sabu dan 3.551 butir pil koplo (pil LL) dari 12 perkara yang telah diputus pengadilan. Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Geser Penugasan 450 Guru dan PPPK, Jarak Kerja Dipangkas Demi Hemat BBM

    Pemkab Madiun Geser Penugasan 450 Guru dan PPPK, Jarak Kerja Dipangkas Demi Hemat BBM

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai menerapkan kebijakan penugasan yang mendekatkan lokasi kerja dengan domisili bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Langkah ini dilakukan untuk menekan pengeluaran bahan bakar minyak (BBM), meningkatkan kesejahteraan aparatur, sekaligus mendongkrak kualitas layanan pendidikan. Kebijakan tersebut ditandai dengan kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyerahan surat tugas […]

    Bagikan
  • Serapan APBD Kabupaten Madiun Baru 44,24 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan Akibat Gejolak Harga

    Serapan APBD Kabupaten Madiun Baru 44,24 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan Akibat Gejolak Harga

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Madiun hingga awal Juli 2026 mencapai 44,24 persen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tetap optimistis target penyerapan anggaran bisa mendekati 97 persen hingga akhir tahun meski proyek pembangunan fisik belum mulai dikerjakan. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Hadi […]

    Bagikan
expand_less