Berita Terkini
Trending Tags

Mobil Damkar Tertua Magetan Simpan Cerita Unik, Setiap Dicuci Disebut Kerap Disusul Laporan Kebakaran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 57
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mobil Damkar lawas “Mbah Kung” masih aktif di Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Di balik deretan armada milik Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tersimpan sebuah kendaraan lawas yang memiliki kisah tersendiri. Mobil pemadam kebakaran berusia lebih dari empat dekade itu tak hanya menjadi saksi berbagai peristiwa besar, tetapi juga dikenal di kalangan petugas karena cerita unik yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Mobil pemadam jenis Isuzu Forward keluaran era 1970-an dengan pelat nomor AE 8277 PP tersebut akrab disapa “Mbah Kung” oleh para personel Damkar Magetan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Magetan, Ali Sukamto, mengungkapkan bahwa di lingkungan petugas telah lama berkembang cerita bahwa setiap kali Mbah Kung selesai dicuci, tak lama kemudian hampir selalu muncul laporan kebakaran.

Meski terdengar seperti mitos, Ali menegaskan para personel tidak memaknainya sebagai sesuatu yang bersifat mistis. Cerita tersebut lebih dianggap sebagai pengalaman unik yang berulang kali terjadi selama bertahun-tahun bertugas di lapangan.

“Teman-teman sudah sering memperhatikan polanya. Kalau Mbah Kung dicuci, biasanya tidak lama kemudian pasti ada kejadian kebakaran. Sudah beberapa kali seperti itu, sehingga menjadi cerita turun-temurun di lingkungan Damkar,” ujar Ali.

Menurutnya, kebetulan serupa sudah terlalu sering dialami oleh anggota sehingga akhirnya menjadi bagian dari cerita keseharian di markas Damkar. Bahkan, para petugas kerap berseloroh seolah-olah Mbah Kung memberikan “isyarat” sebelum mereka kembali disibukkan dengan panggilan darurat.

Image Not Found
Cerita unik Mbah Kung, dicuci lalu muncul laporan kebakaran. Foto : Kus-Sinergia

“Anehnya, begitu selesai dicuci, sering sekali muncul laporan kebakaran. Itu yang kemudian menjadi cerita di antara teman-teman,” katanya sambil tersenyum.

Di balik cerita unik tersebut, Mbah Kung memiliki rekam jejak panjang dalam operasi penyelamatan. Armada ini mulai berdinas di Magetan sekitar awal 1980-an dan hingga kini masih berstatus aktif meski lebih sering disiagakan sebagai kendaraan cadangan.

Selama masa pengabdiannya, mobil tua itu pernah diterjunkan dalam sejumlah penanganan kebakaran besar, di antaranya kebakaran kereta api tangki di Kabupaten Ngawi pada 2004, kebakaran Pasar Sayur Magetan pada 2016, serta kebakaran Pasar Legi Songgolangit Ponorogo pada 2017.

Ali juga mengungkapkan salah satu keistimewaan Mbah Kung adalah kondisi mesinnya yang masih sangat terawat. Hingga kini mesin kendaraan tersebut belum pernah mengalami turun mesin dan sebagian besar komponennya masih menggunakan suku cadang asli pabrikan.

Namun demikian, usia kendaraan mulai memengaruhi beberapa bagian, terutama sistem pengereman. Karena alasan keselamatan, armada ini kini hanya digunakan pada kondisi tertentu dan medan yang relatif aman.

“Mesinnya masih orisinal semua. Belum pernah turun mesin. Yang mulai menjadi kendala hanya kampas rem. Kalau dipakai di jalan menanjak atau turunan memang sudah kurang aman, tetapi untuk jalan datar masih sanggup bertugas,” jelasnya.

Bagi keluarga besar Damkar Magetan, Mbah Kung bukan sekadar kendaraan operasional. Mobil tua tersebut telah menjadi simbol dedikasi para petugas dalam menjalankan ribuan misi penyelamatan sekaligus menyimpan kisah unik yang terus hidup di tengah para personel. Terlepas dari benar atau tidaknya keterkaitan dengan munculnya laporan kebakaran, cerita tentang Mbah Kung yang “mengundang” sirene setiap kali selesai dicuci tetap menjadi bagian dari warna kehidupan para petugas pemadam kebakaran di Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendaftaran Ditutup, 9 Orang Berebut Direktur Perumda Sari Gunung

    Pendaftaran Ditutup, 9 Orang Berebut Direktur Perumda Sari Gunung

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pendaftaran calon Direktur dan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung resmi ditutup. Antusiasme pendaftar dinilai cukup tinggi. Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, menyebut jumlah pendaftar di luar dugaan. “Sangat banyak. Orang yang ingin memperbaiki kinerja Sari Gunung banyak sekali,” ungkapnya, Selasa (09/09/2025). Untuk posisi Dewan Pengawas, tercatat 5–7 […]

    Bagikan
  • 49 Ribu Warga Magetan Terdata Sebagai Calon Penerima BLT Kesra, Verifikasi Masih Berlangsung

    49 Ribu Warga Magetan Terdata Sebagai Calon Penerima BLT Kesra, Verifikasi Masih Berlangsung

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Sosial (Dinsos) tengah melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap data 49.110 warga yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1–4. Mereka masuk dalam daftar calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Sementara Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang bersumber dari Kementerian Sosial RI. Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • Wisatawan Inggris Kunjungi Padepokan PSHT Pusat Madiun, Kenali Pencak Silat dan Budaya Lokal

    Wisatawan Inggris Kunjungi Padepokan PSHT Pusat Madiun, Kenali Pencak Silat dan Budaya Lokal

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional terus dilakukan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun. Kali ini, langkah tersebut terlihat dalam kunjungan seorang wisatawan asal Inggris, Charlotte Dorothy Withers, ke padepokan PSHT di Kota Madiun di Jalan Merak Kelurahan Nambangan Kidul. Kunjungan ini menjadi ruang pertemuan lintas budaya […]

    Bagikan
  • Gelorakan Semangat Gotong Royong, Bupati Madiun Buka BBGRM 2025 di Kebonsari

    Gelorakan Semangat Gotong Royong, Bupati Madiun Buka BBGRM 2025 di Kebonsari

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto resmi membuka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2025 di Lapangan Desa Kebonsari, Kecamatan Kebonsari, pada Rabu (25/06/2025). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong di tengah masyarakat. Pelaksanaan BBGRM 2025 diawali dengan serangkaian kegiatan sosial, mulai dari donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, […]

    Bagikan
  • Program Keliling Bapenda dan Bank Jatim untuk Penerimaan Pajak PBB-P2 di Wilayah Kec Kare

    Program Keliling Bapenda dan Bank Jatim untuk Penerimaan Pajak PBB-P2 di Wilayah Kec Kare

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Madiun getol melakukan aksi nyata untuk penerimaan pajak. Hasilnya, dari target Rp. 30 milyar PBB-P2 di tahun 2026, sudah masuk ke kas daerah sekitar Rp. 6,3 miliar. Kolaborasi atara Bapenda dan Bank Jatim mengerahkan 4 petugas khusus berkeliling menggunakan mobil di 62 desa. Konsep pembayaran […]

    Bagikan
  • Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Dua Anak, Tiga Pemuda Ditetapkan Tersangka

    Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Dua Anak, Tiga Pemuda Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menetapkan tiga pemuda sebagai tersangka yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Ketiga tersangka masing-masing berinisial RD (22), SYA (19), dan RK (21), yang […]

    Bagikan
expand_less