Berita Terkini
Trending Tags

BPBD Madiun Siaga Hadapi Musim Kemarau, Petakan 71 Desa Rawan Kekeringan dan 27 Desa Rawan Karhutla

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 70
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD sosialisasi kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana pada musim kemarau di Kab Madiun

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana pada musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menggelar sosialisasi mitigasi kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) dengan melibatkan lintas instansi dan pemerintah desa yang masuk kategori rawan bencana, Kamis (31/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Perhutani, Polri, hingga puluhan pemerintah desa dari 15 kecamatan yang memiliki potensi tinggi mengalami kekeringan maupun karhutla.

Sekretaris BPBD Kabupaten Madiun, Ageng Kurnia Wijayanto, mengatakan sosialisasi dilakukan sebagai langkah preventif agar seluruh pemangku kepentingan memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapi dampak musim kemarau.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

“Beberapa hari terakhir sudah terjadi kebakaran lahan di sejumlah titik. Karena itu kami ingin meningkatkan kesiapsiagaan melalui edukasi agar masyarakat memahami bahwa potensi karhutla bisa terjadi kapan saja dan di mana saja,” ujarnya.

Ageng menjelaskan, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan BPBD, tetapi juga melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pertanian, Perhutani, BBWS, serta Polres Madiun. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan apabila terjadi bencana sekaligus memperkuat langkah mitigasi di lapangan.

Image Not Found
BPBD sosialisasi kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana pada musim kemarau di Kab Madiun

Dalam sosialisasi itu, BPBD juga menghadirkan narasumber dari BPBD, Dinas Damkar, Dinas Pertanian, serta Perhutani yang terdiri atas KPH Saradan, KPH Madiun, dan KPH Lawu. Kepolisian turut memberikan dukungan dalam upaya kesiapsiagaan menghadapi karhutla.

Selain sosialisasi, BPBD telah lebih dulu menerbitkan Surat Edaran kepada seluruh kecamatan sekitar satu bulan lalu. Surat tersebut berisi instruksi agar pemerintah kecamatan meneruskan informasi dan langkah antisipasi kepada desa-desa yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan.

Berdasarkan pemetaan BPBD Kabupaten Madiun periode 2025–2026, terdapat 71 desa di 15 kecamatan yang masuk kategori berisiko tinggi mengalami kekeringan. Kecamatan Wungu menjadi wilayah dengan jumlah desa rawan terbanyak, yakni 10 desa.

Sementara itu, potensi kebakaran hutan dan lahan tercatat mengancam 27 desa di 15 kecamatan. Kecamatan Pilangkenceng dan Saradan menjadi daerah dengan tingkat kerawanan tertinggi, masing-masing memiliki lima desa yang masuk kategori rawan karhutla.

Melalui sosialisasi ini, BPBD berharap pemerintah desa bersama masyarakat dapat lebih sigap melakukan langkah pencegahan sehingga risiko bencana selama musim kemarau dapat ditekan sedini mungkin.(Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Gelar Buka Puasa Bersama Dan Nuzulul Qur’an, Perkuat Sinergi Dengan Forkopimda dan Perguruan Silat

    Polres Magetan Gelar Buka Puasa Bersama Dan Nuzulul Qur’an, Perkuat Sinergi Dengan Forkopimda dan Perguruan Silat

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya mempererat silaturahmi dan menjaga kondusivitas selama bulan suci Ramadan dilakukan Polres Magetan dengan menggelar buka puasa bersama dan peringatan Nuzulul Qur’an Ramadan 1447 H di Gedung Pesat Gatra. Acara tersebut turut melibatkan Forkopimda Magetan serta 18 pimpinan perguruan pencak silat. Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Bupati Magetan Nanik […]

    Bagikan
  • Tersangka Korupsi Pokir DPRD Magetan Masih Terima Gaji, Ini Penjelasannya

    Tersangka Korupsi Pokir DPRD Magetan Masih Terima Gaji, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Sekretariat DPRD Kabupaten Magetan memastikan hak keuangan dua anggota dewan yang berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi pokok pikiran (pokir) tetap dibayarkan secara selektif sesuai ketentuan. Keduanya saat ini berstatus “berhalangan sementara” dari tugas kedewanan. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Magetan, Yok Sujarwadi, menjelaskan bahwa dua anggota yang dimaksud adalah Suratno […]

    Bagikan
  • Magetan Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Pohon Besar Tumbang dan Tutup Total Akses Jalan

    Magetan Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Pohon Besar Tumbang dan Tutup Total Akses Jalan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Magetan pada Rabu siang (18/2/2026), memicu tumbangnya dua pohon sengon laut berukuran besar di dua titik berbeda. Kedua pohon roboh melintang di badan jalan hingga menutup akses warga dan menyebabkan lalu lintas lumpuh total untuk sementara waktu. Insiden pertama terjadi di Jalan Raya […]

    Bagikan
  • Intervensi Pasar Telur Mulai Dijalankan, Peternak Nilai Belum Menyentuh Akar Masalah

    Intervensi Pasar Telur Mulai Dijalankan, Peternak Nilai Belum Menyentuh Akar Masalah

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan bergerak cepat merespons anjloknya harga telur ayam ras di tingkat peternak dengan menyiapkan skema penyerapan produksi. Kebijakan ini mendapat apresiasi dari para peternak yang sebelumnya mengeluhkan ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan pasar. Perwakilan peternak telur Magetan, Surohman, menyampaikan terima kasih atas respons cepat pemerintah daerah yang dinilai terbuka […]

    Bagikan
  • Kepala Desa Taji Ajukan Pengunduran Diri, BPD Belum Terima Surat Resmi

    Kepala Desa Taji Ajukan Pengunduran Diri, BPD Belum Terima Surat Resmi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jabatan Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, tengah menjadi sorotan setelah Sigit Supriyadi diketahui membuat surat pengunduran diri. Dokumen tersebut ditandatangani pada 19 Desember dan dibubuhi materai sebagai bentuk keabsahan. Dalam isi surat itu, Sigit menegaskan bahwa keputusan mundur dilakukan atas keinginan pribadi tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. […]

    Bagikan
  • Jamaah Thariqah Syattariyah di Ponorogo Rayakan Idul Fitri Lebih Awal, Ini Alasannya

    Jamaah Thariqah Syattariyah di Ponorogo Rayakan Idul Fitri Lebih Awal, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan jamaah Pondok Pesantren Daarul Islaam Liahlissunnah Waljamaah, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, merayakan Hari Raya Idul Fitri lebih awal pada Kamis (19/3/2026) pagi. Penetapan 1 Syawal tersebut didasarkan pada metode perhitungan yang digunakan oleh jamaah Thariqah Syattariyah. Mereka diketahui telah lebih dahulu memulai ibadah puasa, sehingga pada […]

    Bagikan
expand_less