Dinas Arpus Magetan Siapkan Ruang Literasi Digital di Graha Literasi, Ditargetkan Launching Desember
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 32
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan menyiapkan pengembangan fasilitas literasi digital di Gedung Graha Literasi. Ruang tersebut dirancang menjadi fasilitas edukasi yang memadukan aktivitas membaca dengan pengalaman belajar berbasis visual dan teknologi bagi anak-anak.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan, Endang Ambarwati, mengatakan gagasan tersebut muncul dari perubahan pola literasi anak yang semakin dekat dengan perangkat digital. Kondisi itu dinilai perlu direspons dengan menghadirkan ruang belajar yang lebih adaptif dan menarik, sekaligus tetap mendukung budaya membaca.
Menurut Endang, pengembangan ruang literasi digital juga menjadi bagian dari upaya menyesuaikan fasilitas perpustakaan dengan kebijakan pembatasan penggunaan gawai bagi anak.
“Saya berpikir bagaimana Gedung Graha tersebut ada juga literasi yang sifatnya digital untuk anak-anak. Saya yakin anak-anak akan tertarik,” ujar Endang.
Ruang literasi digital tersebut nantinya akan dilengkapi visualisasi edukasi yang disesuaikan dengan jenjang usia dan pendidikan anak. Konsepnya dibuat terintegrasi dengan kegiatan kunjungan atau outing class ke Graha Literasi.
Anak-anak yang datang tidak hanya diarahkan untuk membaca koleksi buku, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar melalui tayangan visual edukatif. Dengan konsep tersebut, perpustakaan diharapkan tidak sekadar menjadi tempat membaca, melainkan ruang pembelajaran yang lebih interaktif.
Endang menuturkan, pengembangan fasilitas itu akan dibiayai melalui realokasi sejumlah anggaran internal Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Anggaran yang dialihkan berasal dari kegiatan yang dinilai kurang mendesak untuk kemudian diprioritaskan bagi kebutuhan literasi digital.
Ia menjelaskan, terdapat penyesuaian anggaran setelah dilakukan analisis jabatan dan pengurangan kebutuhan tenaga outsourcing. Sebagian alokasi yang sebelumnya masih mengikuti pagu lama kemudian dapat disesuaikan dan dialihkan untuk mendukung program yang dianggap lebih prioritas.
“Hal-hal yang sifatnya bisa kita alihkan, kita prioritaskan untuk yang penting. Menurut saya, ruang digital ini penting,” kata Endang.
Pengembangan ruang tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Graha Literasi, khususnya bagi kalangan pelajar. Endang membayangkan kunjungan anak-anak dapat dikemas dalam satu rangkaian kegiatan, mulai dari membaca buku, menikmati visualisasi edukasi, hingga mengunjungi lokasi edukasi lain di sekitar kawasan.
Salah satu rencana yang disiapkan adalah mengintegrasikan kegiatan kunjungan ke Graha Literasi dengan Kebun Bunga Refugia. Dengan demikian, kegiatan literasi tidak berhenti pada aktivitas membaca, tetapi dapat dilanjutkan dengan pembelajaran di ruang terbuka.
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan menargetkan ruang literasi digital tersebut dapat diluncurkan pada Desember 2026, dengan catatan proses penyesuaian anggaran berjalan sesuai rencana.
“Kalau penyesuaian anggaran ini oke, Desember bisa dilaunching. Harapan saya begitu. Nanti Januari sudah ada fasilitasi outing class di sana,” tutur Endang.
Mulai Januari 2027, fasilitas tersebut diharapkan sudah dapat dimanfaatkan untuk mendukung program kunjungan pelajar. Konsep ini sekaligus menjadi upaya pemerintah daerah menghadirkan alternatif aktivitas digital yang bersifat edukatif, sehingga penggunaan teknologi oleh anak tidak semata-mata untuk hiburan.
Pengembangan ruang literasi digital ini menjadi bagian dari transformasi layanan perpustakaan di tengah perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengakses informasi. Tantangannya bukan lagi sekadar meningkatkan minat membaca buku, tetapi juga memastikan anak-anak mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar yang positif, kreatif, dan sesuai dengan usia mereka. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez



