Berita Terkini
Trending Tags

Karnaval Unik di Magetan, Puluhan Mesin Penggiling Padi Dihias Nuansa Kemerdekaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 53
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan huler keliling dihias untuk karnaval kemerdekaan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemandangan tak biasa mewarnai perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Puluhan mesin penggiling padi keliling atau huler disulap menjadi kendaraan karnaval dan diarak menyusuri jalan desa.

Sedikitnya 40 unit huler keliling ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mesin-mesin yang sehari-hari digunakan untuk menggiling gabah milik petani itu dihias semenarik mungkin dengan ornamen bernuansa kemerdekaan.

Karnaval tersebut bukan sekadar memeriahkan peringatan HUT ke-81 RI. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari anniversary ke-2 Komunitas Penggiling Padi Kabupaten Magetan.

Sekretaris Desa Bangsri, Bambang Subandono, mengatakan Desa Bangsri dipilih kembali sebagai lokasi kegiatan karena wilayah tersebut dinilai memiliki sejarah penting bagi berkembangnya usaha penggilingan padi keliling di Magetan.

“Acara ini dalam rangka memperingati kemeriahan HUT RI ke-81 sekaligus anniversary komunitas penggiling padi Kabupaten Magetan yang kedua. Bangsri merupakan embrio atau awal berkembangnya huler penggilingan padi keliling,” ujar Bambang.

Menurutnya, mayoritas anggota komunitas merupakan pengusaha atau pekerja penggilingan padi keliling yang sehari-hari berkeliling melayani petani di berbagai wilayah Kabupaten Magetan. Keberadaan huler keliling berkembang seiring dengan kuatnya sektor pertanian di Desa Bangsri dan sekitarnya.

Pada pelaksanaan tahun ini, para pemilik dan operator huler dari berbagai wilayah Magetan berkumpul di Desa Bangsri. Mereka kemudian mengikuti pawai dengan rute sekitar enam kilometer melintasi wilayah Kecamatan Ngariboyo.

Tak hanya diikuti huler lokal, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi dan temu komunitas. Sejumlah penggiling padi modifikasi dari luar daerah, termasuk Ponorogo, dijadwalkan bergabung dalam kegiatan lanjutan berupa kopi darat (kopdar) dan hiburan bersama.

Image Not Found
Sebanyak 40 huler mengikuti pawai sejauh enam kilometer. Foto : Kus-Sinergia

Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi. Warga memadati sejumlah titik di sepanjang jalur yang dilalui rombongan huler. Panitia bahkan menyiapkan lima kereta kelinci untuk mengangkut warga, namun jumlah peminat disebut melebihi kapasitas tempat duduk yang tersedia.

“Antusias warga luar biasa. Kami menyiapkan lima kereta kelinci, tetapi sampai kekurangan tempat duduk. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan arus di jalan juga lancar,” kata Bambang.

Bagi warga, kehadiran puluhan mesin penggiling padi dalam sebuah karnaval menjadi daya tarik tersendiri. Nurul Rosidah, salah seorang warga, mengaku sengaja menyaksikan pawai tersebut karena lokasinya dekat dengan rumah.

Menurutnya, huler yang biasanya digunakan untuk menggiling padi menjadi terlihat berbeda ketika dihias dan diarak dalam kegiatan kemerdekaan.

“Menarik karena banyak sekali masyarakat yang datang. Mesin huler yang biasanya untuk penggilingan padi dibuat untuk karnaval, jadi unik,” ujar Nurul.

Nurul mengatakan dirinya hampir setiap tahun menyaksikan kegiatan serupa karena rumahnya berada di sekitar jalur yang dilalui pawai.

Bambang menambahkan, kegiatan komunitas penggiling padi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Setelah dua tahun berturut-turut digelar di Desa Bangsri, pelaksanaan berikutnya direncanakan dapat berpindah ke wilayah lain di Kabupaten Magetan.

Selain menjadi sarana hiburan masyarakat, karnaval huler juga menjadi ruang bagi para pelaku usaha penggilingan padi keliling untuk mempererat hubungan sekaligus memperkenalkan aktivitas mereka kepada masyarakat.

Dengan menggabungkan semangat kemerdekaan, budaya gotong royong, dan aktivitas ekonomi berbasis pertanian, pawai huler ini menjadi salah satu bentuk kreativitas warga Magetan dalam memeriahkan HUT ke-81 RI. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • RPJMD Magetan 2025–2029 Dimatangkan, Lima Janji Besar Nanik-Suyatni

    RPJMD Magetan 2025–2029 Dimatangkan, Lima Janji Besar Nanik-Suyatni

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menggulirkan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang digelar Selasa (17/06/2025) di Ruang Rapat Ki Mageti. Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti – Suyatni Prihasmoro, memaparkan lima program prioritas yang diklaim menjadi fondasi […]

    Bagikan
  • Penuh Luka Lebam, Visum Ungkap Dugaan Kekerasan pada Jenazah Warga Sukorejo Play Button

    Penuh Luka Lebam, Visum Ungkap Dugaan Kekerasan pada Jenazah Warga Sukorejo

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Hasil visum dan autopsi terhadap jenazah Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengungkap adanya sejumlah luka lebam di beberapa bagian tubuh korban. Luka tersebut diduga akibat kekerasan benda tumpul. Visum dan autopsi dilakukan oleh tim medis forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri Polda Jawa Timur […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Pantau SPMB di Kota Madiun, 618 Ribu Lulusan Berebut 244 Ribu Kursi Sekolah Negeri

    Gubernur Khofifah Pantau SPMB di Kota Madiun, 618 Ribu Lulusan Berebut 244 Ribu Kursi Sekolah Negeri

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan lancar dan tertib saat melakukan peninjauan langsung di SMKN 1 Madiun dan SMAN 4 Madiun, Jumat (5/6/2026). Khofifah menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB telah dirancang secara terukur untuk menghindari penumpukan calon peserta didik maupun […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Tunda PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB, Tunggu Putusan Inkrah

    Pemprov Jatim Tunda PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB, Tunggu Putusan Inkrah

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nur Wakhid (Gus Wakid), resmi ditunda. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memutuskan menangguhkan pemberhentian Nur Wakhid dari keanggotaan DPRD periode 2024–2029 hingga seluruh proses hukum yang tengah berjalan berkekuatan tetap (inkrah). Keputusan penundaan tersebut tertuang dalam surat Sekretariat […]

    Bagikan
  • Menilik Keceriaan Outdoor Learning Anak-Anak Bersama Petugas Damkar Kota Madiun

    Menilik Keceriaan Outdoor Learning Anak-Anak Bersama Petugas Damkar Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana ceria memenuhi Taman Hijau Demangan (THD) Kota Madiun saat para siswa TK Al Husna mengikuti kegiatan outdoor learning bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Madiun, Jumat (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar langsung bagi anak-anak untuk memahami cara memadamkan api baik secara tradisional maupun modern. Mereka bergiliran mencoba memadamkan […]

    Bagikan
  • Aksi Sosial Korem 081/DSJ Renovasi Panti Asuhan Citra Diri 

    Aksi Sosial Korem 081/DSJ Renovasi Panti Asuhan Citra Diri 

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Sebagai bentuk kepedulian TNI dalam menangani masalah sosial dan kemanusiaan di tengah-tengah masyarakat, Korem 081/DSJ renovasi Panti Asuhan Citra Diri yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Kayen, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan. Tak tanggung-tanggung, renovasi yang dilakukan inipun secara menyeluruh. Mulai dari memperbaiki atap dengan mengganti kayu-kayu dan gentengnya, mengganti kusen pintu […]

    Bagikan
expand_less