Pemkab Magetan Siapkan Rp55 Miliar untuk Infrastruktur Jalan pada 2026
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 25
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengalokasikan sekitar Rp. 55 miliar pada 2026 untuk berbagai kegiatan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan. Anggaran tersebut bersumber dari anggaran induk maupun yang direncanakan melalui Perubahan APBD (P-APBD).
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengatakan, anggaran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menangani kerusakan jalan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan fiskal daerah.
“Tahun 2026, baik pada anggaran induk maupun yang direncanakan melalui P-APBD, kita anggarkan sekitar Rp. 55 miliar untuk berbagai kegiatan yang terkait dengan infrastruktur jalan,” jelas Nanik.
Menurutnya, besarnya kebutuhan penanganan jalan membuat pemerintah tidak dapat memperbaiki seluruh ruas secara bersamaan. Aspirasi dan keluhan masyarakat tetap menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan lokasi penanganan, namun pelaksanaannya harus disesuaikan dengan tingkat kerusakan, urgensi, serta ketersediaan anggaran.
Nanik menegaskan, pemerintah daerah tidak mengabaikan kondisi jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah wilayah. Namun, keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat penanganan harus dilakukan secara bertahap.
“Pemerintah tidak abai terhadap kerusakan jalan di sejumlah titik. Untuk itu, saya meminta maaf jika perbaikan jalan belum bisa dilakukan secepat yang menjadi keinginan warga,” ungkapnya.
Bupati menjelaskan, persoalan infrastruktur jalan merupakan tantangan yang juga dihadapi banyak pemerintah daerah. Tingginya kebutuhan pembangunan harus diimbangi dengan kapasitas fiskal agar program dapat dilaksanakan tanpa mengganggu keberlanjutan pembiayaan pelayanan publik lainnya.

Selain memperbaiki ruas jalan yang telah mengalami kerusakan, Pemkab Magetan juga menekankan pentingnya pemeliharaan secara berkala. Langkah preventif diperlukan untuk menjaga kualitas jalan sekaligus memperpanjang usia layanan infrastruktur.
Pemeliharaan yang dilakukan sejak dini dinilai dapat mencegah kerusakan berkembang menjadi lebih parah. Dengan demikian, kebutuhan anggaran untuk penanganan kerusakan berat di masa mendatang dapat ditekan.
Di tengah keterbatasan fiskal tersebut, Pemkab Magetan juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penguatan PAD dinilai penting untuk memperbesar ruang fiskal sehingga pemerintah memiliki fleksibilitas lebih besar dalam membiayai pembangunan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kondisi Magetan dengan berbagai potensi yang ada menjadi tantangan bersama. Kita harus kreatif dalam menggali potensi PAD sehingga ke depan dapat lebih fleksibel dalam menopang pembangunan daerah,” kata Nanik.
Pemkab Magetan memastikan perencanaan pembangunan jalan akan terus dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan, skala prioritas, kemampuan keuangan daerah, serta aspirasi masyarakat.
Dengan pola tersebut, penanganan infrastruktur jalan diharapkan tidak sekadar mengejar perbaikan kerusakan, tetapi juga membangun sistem pemeliharaan yang berkelanjutan agar kualitas infrastruktur tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





