Pemkab Magetan Dukung Pengembangan Unesa, Minta Kampus Jadi Penggerak Pemerataan Pembangunan
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 33
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menyatakan dukungan terhadap rencana pengembangan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Kabupaten Magetan. Namun, Pemkab berharap pengembangan kampus tidak hanya berorientasi pada perluasan fasilitas pendidikan, tetapi juga mampu menjadi pengungkit pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah lain di Kabupaten Magetan.
Bupati Magetan Nanik Sumantri mengatakan, keberadaan Kampus 5 Unesa di Maospati merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat. Kehadiran perguruan tinggi tersebut dinilai membuka peluang lebih besar bagi peningkatan akses dan kualitas pendidikan sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul.
“Atensi Unesa terhadap pengembangan dunia pendidikan di Magetan sangat kami apresiasi. Terima kasih Unesa yang telah menempatkan Magetan dalam bingkai pengembangan dan mencetak SDM yang handal dalam sejarah Unesa,” ujar Nanik.
Menurutnya, kehadiran Unesa di Magetan juga menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk memastikan keberadaan kampus tersebut memberikan dampak yang lebih luas. Karena itu, rencana pengembangan Kampus 5 Unesa diharapkan tidak hanya memperkuat sektor pendidikan, tetapi turut mendorong aktivitas ekonomi dan pembangunan kawasan di sekitarnya.
Pemkab Magetan bahkan mengusulkan agar pengembangan kampus ke depan dipertimbangkan di luar pusat Kota Magetan. Opsi tersebut dinilai dapat menjadikan Unesa sebagai motor penggerak pembangunan baru sekaligus memperluas pusat pertumbuhan ekonomi dan pendidikan di wilayah yang selama ini belum menjadi kawasan utama pembangunan.
Nanik menegaskan, usulan tersebut bukan bentuk penolakan terhadap pengembangan Unesa. Sebaliknya, pemerintah daerah tetap memberikan dukungan terhadap keberadaan dan kemajuan Kampus 5 Unesa di Magetan, dengan mempertimbangkan skema pengembangan yang memberikan manfaat lebih besar bagi pemerataan wilayah.
“Pemerintah Kabupaten Magetan sangat terbatas terkait ketersediaan aset lahan. Sehingga dengan berbagai pertimbangan terkait hibah aset menjadi hal yang perlu disikapi secara bijak, untuk memastikan tata kelola dan keberlanjutan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan dapat terjamin dan berjalan dengan baik,” tegas Nanik.
Keterbatasan aset daerah tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemkab Magetan dalam menyikapi rencana pengembangan kampus. Pemerintah daerah perlu memastikan setiap pemanfaatan maupun hibah aset dilakukan secara hati-hati, sesuai ketentuan, serta tidak mengganggu keberlanjutan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Di sisi lain, Pemkab Magetan berharap kerja sama dengan Unesa tetap diperkuat. Pemerintah daerah ingin pengembangan kampus dapat berjalan melalui skema dan alternatif yang disepakati bersama, tanpa menghilangkan Magetan sebagai salah satu wilayah prioritas pengembangan Unesa.
Nanik menilai, Pemkab Magetan dan Unesa memiliki tujuan yang sejalan, yakni memperluas akses pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun ekosistem pendidikan yang mampu memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.
Dengan pengembangan yang tepat, keberadaan Unesa diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan tinggi, tetapi juga mampu menciptakan pusat pertumbuhan baru, membuka peluang ekonomi, dan mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Magetan. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





