Berita Terkini
Trending Tags

Perubahan APBD Magetan 2026 Naik Jadi Rp1,9 Triliun, Infrastruktur Jalan Dapat Tambahan Rp30 Miliar Lebih

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 40
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyampaikan RAPBD 2026. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengusulkan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan total anggaran mencapai Rp1,9 triliun, naik dari struktur anggaran sebelumnya.

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengatakan perubahan APBD disusun untuk menyesuaikan perkembangan kondisi keuangan daerah, pergeseran anggaran, serta kebutuhan program prioritas yang belum dapat ditampung dalam APBD awal.

Salah satu sumber utama pembiayaan perubahan APBD berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) 2025 sebesar Rp135,8 miliar. Dana tersebut dialokasikan kembali untuk sejumlah program dan kegiatan dengan mempertimbangkan skala prioritas serta sisa waktu pelaksanaan anggaran 2026.

“Selain itu juga adanya kenaikan pendapatan asli daerah. Dana-dana tersebut dipergunakan untuk program dan kegiatan yang menjadi prioritas daerah,” kata Nanik dalam penyampaian penjelasan rancangan perubahan APBD 2026 kepada DPRD Magetan.

Tambahan anggaran antara lain diarahkan untuk belanja modal jalan, jaringan dan irigasi, serta sarana dan prasarana pendidikan. Secara struktur, estimasi pendapatan daerah dalam perubahan APBD 2026 mencapai Rp1,7 triliun. Pendapatan tersebut terdiri atas pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Pendapatan transfer masih menjadi komponen terbesar dengan kontribusi sekitar 79,62 persen dari total pendapatan daerah. Sementara PAD menyumbang sekitar 20,33 persen dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sekitar 0,06 persen.

Dari sisi belanja, pemerintah daerah menambah alokasi belanja operasi sebesar Rp80,3 miliar, sehingga menjadi sekitar Rp1,4 triliun. Kenaikan terutama terkait belanja barang dan jasa, hibah, bantuan sosial, serta pembayaran BPJS, sementara belanja subsidi mengalami penyesuaian. Belanja modal juga mendapat tambahan signifikan sebesar Rp69,709 miliar, sehingga total alokasinya menjadi sekitar Rp185,746 miliar.

Dari tambahan belanja modal tersebut, lebih dari Rp30 miliar diarahkan untuk pembangunan infrastruktur jalan. Anggaran tersebut belum termasuk pembangunan jalan desa yang dilaksanakan melalui pemerintah desa.

Sementara itu, belanja transfer mengalami pengurangan sekitar Rp83,561 miliar, menjadi sekitar Rp221,155 miliar. Penurunan tersebut antara lain dipengaruhi penyesuaian dana desa, alokasi dana desa, dan bantuan keuangan kepada desa.

Image Not Found
Perubahan APBD Magetan 2026 mencapai sekitar Rp1,9 triliun. Foto : Kus-Sinergia

Untuk pembiayaan, Pemkab Magetan menetapkan penerimaan dari SiLPA 2025 sebesar Rp135,823 miliar. Setelah dikurangi pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal daerah sebesar Rp3,25 miliar, pembiayaan neto ditetapkan sekitar Rp132,5 miliar.

Bupati mengatakan perubahan APBD tetap diarahkan untuk menyelaraskan program prioritas Kabupaten Magetan dengan kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dengan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Sementara itu, Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah mengatakan penjelasan Bupati tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan bersama antara Badan Anggaran DPRD dan tim anggaran pemerintah daerah.

Menurut Riyin, perubahan yang disampaikan pemerintah daerah pada dasarnya masih sejalan dengan pembahasan sebelumnya. Perbedaan terutama terdapat pada penyesuaian angka akibat perkembangan perhitungan anggaran.

“Masih mirip, cuma lebih disempurnakan karena yang kita terima juga ada pergeseran angka sedikit-sedikit,” ujar Riyin.

Ia menyebut terdapat sejumlah penyesuaian karena kebutuhan yang sebelumnya belum dapat ditampung dalam APBD induk, termasuk kebutuhan akibat kondisi bencana. Namun, menurut dia, pergeseran tersebut tidak terlalu signifikan.

Pembahasan rancangan perubahan APBD 2026 selanjutnya akan dilakukan DPRD bersama eksekutif melalui Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Magetan Tahun Anggaran 2026. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPB Gelar Program Dosen Pulang Kampung di Magetan, Genjot Digital Marketing untuk Anak Muda Desa

    IPB Gelar Program Dosen Pulang Kampung di Magetan, Genjot Digital Marketing untuk Anak Muda Desa

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui program “Dosen Pulang Kampung” hadir di Kabupaten Magetan, Jawa Timur Kamis (12/06/2025). Kegiatan itu dengan misi pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan digital marketing. Fokus utama kegiatan kali ini adalah memberdayakan generasi muda desa dalam memasarkan produk lokal secara daring. Program ini digagas oleh Dr. Tekad Urip […]

    Bagikan
  • Imigrasi Ponorogo Bantah Terbitkan Paspor Untuk Dewi Astutik, Buronan Kasus Sabu 2 Ton

    Imigrasi Ponorogo Bantah Terbitkan Paspor Untuk Dewi Astutik, Buronan Kasus Sabu 2 Ton

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Ponorogo memastikan tidak pernah menerbitkan paspor atas nama Dewi Astutik, warga Kabupaten Ponorogo yang kini menjadi buronan dalam kasus penyelundupan sabu seberat dua ton di perairan Kepulauan Riau. Nama Dewi Astutik mendadak viral setelah disebut sebagai otak jaringan narkotika internasional. Padahal, perempuan asal Kecamatan Balong […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Gelar Lelang Barang Rampasan, Hasilkan Rp. 18 Juta untuk Negara

    Kejari Kota Madiun Gelar Lelang Barang Rampasan, Hasilkan Rp. 18 Juta untuk Negara

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun melaksanakan kegiatan pelelangan barang rampasan dari berbagai tindak pidana di wilayah hukumnya. Lelang terbuka ini digelar langsung di kantor Kejari Kota Madiun dan diikuti oleh masyarakat, Senin (29/07/2025). Sebanyak 36 barang rampasan yang terdiri dari 34 unit handphone, 1 unit komputer, dan 1 unit printer […]

    Bagikan
  • Luncurkan Program ‘60 Seconds to Tokyo’, ASTON Hotel Madiun Hadirkan Ragam Kuliner Jepang

    Luncurkan Program ‘60 Seconds to Tokyo’, ASTON Hotel Madiun Hadirkan Ragam Kuliner Jepang

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pecinta kuliner di Kota Madiun kini mempunyai destinasi baru. Setelah sebelumnya sukses dengan festival kuliner bertema Korea Selatan, 60 Seconds to Seoul, Aston Madiun Hotel & Conference Center dan fave hotel Madiun kembali mengajak tamu menjelajahi cita rasa Asia lainnya. Yakni dengan menghadirkan sajian kuliner khas Negeri Sakura Jepang melalui launching promo kuliner tematik terbaru bertajuk ‘60 Seconds to Tokyo’, Jumat […]

    Bagikan
  • Tim Dokkes Polres Magetan Cek Menu Makan Bergizi di SPPG Poncol

    Tim Dokkes Polres Magetan Cek Menu Makan Bergizi di SPPG Poncol

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) Polres Magetan melakukan pemeriksaan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Magetan 2 Yayasan Kemala Bhayangkari, Kecamatan Poncol. Kegiatan ini guna memastikan makanan yang disajikan kepada anak-anak penerima manfaat aman, sehat, dan bergizi. Dalam pemeriksaan, tim Dokkes didampingi Kasi […]

    Bagikan
  • Warga Trisono Ponorogo Digegerkan Penemuan Jasad Bayi di Selokan

    Warga Trisono Ponorogo Digegerkan Penemuan Jasad Bayi di Selokan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Warga Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, digegerkan dengan penemuan jasad bayi yang terbungkus plastik hitam di selokan lingkungan permukiman warga, Sabtu (16/5/2026) petang. Penemuan tersebut pertama kali diketahui warga setelah muncul bau busuk menyengat dari arah selokan. Warga kemudian mencari sumber bau dan menemukan sebuah plastik hitam mencurigakan di dalam […]

    Bagikan
expand_less