Berita Terkini
Trending Tags

Perubahan APBD Magetan 2026 Naik Jadi Rp1,9 Triliun, Infrastruktur Jalan Dapat Tambahan Rp30 Miliar Lebih

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyampaikan RAPBD 2026. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengusulkan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan total anggaran mencapai Rp1,9 triliun, naik dari struktur anggaran sebelumnya.

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengatakan perubahan APBD disusun untuk menyesuaikan perkembangan kondisi keuangan daerah, pergeseran anggaran, serta kebutuhan program prioritas yang belum dapat ditampung dalam APBD awal.

Salah satu sumber utama pembiayaan perubahan APBD berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) 2025 sebesar Rp135,8 miliar. Dana tersebut dialokasikan kembali untuk sejumlah program dan kegiatan dengan mempertimbangkan skala prioritas serta sisa waktu pelaksanaan anggaran 2026.

“Selain itu juga adanya kenaikan pendapatan asli daerah. Dana-dana tersebut dipergunakan untuk program dan kegiatan yang menjadi prioritas daerah,” kata Nanik dalam penyampaian penjelasan rancangan perubahan APBD 2026 kepada DPRD Magetan.

Tambahan anggaran antara lain diarahkan untuk belanja modal jalan, jaringan dan irigasi, serta sarana dan prasarana pendidikan. Secara struktur, estimasi pendapatan daerah dalam perubahan APBD 2026 mencapai Rp1,7 triliun. Pendapatan tersebut terdiri atas pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Pendapatan transfer masih menjadi komponen terbesar dengan kontribusi sekitar 79,62 persen dari total pendapatan daerah. Sementara PAD menyumbang sekitar 20,33 persen dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sekitar 0,06 persen.

Dari sisi belanja, pemerintah daerah menambah alokasi belanja operasi sebesar Rp80,3 miliar, sehingga menjadi sekitar Rp1,4 triliun. Kenaikan terutama terkait belanja barang dan jasa, hibah, bantuan sosial, serta pembayaran BPJS, sementara belanja subsidi mengalami penyesuaian. Belanja modal juga mendapat tambahan signifikan sebesar Rp69,709 miliar, sehingga total alokasinya menjadi sekitar Rp185,746 miliar.

Dari tambahan belanja modal tersebut, lebih dari Rp30 miliar diarahkan untuk pembangunan infrastruktur jalan. Anggaran tersebut belum termasuk pembangunan jalan desa yang dilaksanakan melalui pemerintah desa.

Sementara itu, belanja transfer mengalami pengurangan sekitar Rp83,561 miliar, menjadi sekitar Rp221,155 miliar. Penurunan tersebut antara lain dipengaruhi penyesuaian dana desa, alokasi dana desa, dan bantuan keuangan kepada desa.

Image Not Found
Perubahan APBD Magetan 2026 mencapai sekitar Rp1,9 triliun. Foto : Kus-Sinergia

Untuk pembiayaan, Pemkab Magetan menetapkan penerimaan dari SiLPA 2025 sebesar Rp135,823 miliar. Setelah dikurangi pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal daerah sebesar Rp3,25 miliar, pembiayaan neto ditetapkan sekitar Rp132,5 miliar.

Bupati mengatakan perubahan APBD tetap diarahkan untuk menyelaraskan program prioritas Kabupaten Magetan dengan kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dengan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Sementara itu, Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah mengatakan penjelasan Bupati tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan bersama antara Badan Anggaran DPRD dan tim anggaran pemerintah daerah.

Menurut Riyin, perubahan yang disampaikan pemerintah daerah pada dasarnya masih sejalan dengan pembahasan sebelumnya. Perbedaan terutama terdapat pada penyesuaian angka akibat perkembangan perhitungan anggaran.

“Masih mirip, cuma lebih disempurnakan karena yang kita terima juga ada pergeseran angka sedikit-sedikit,” ujar Riyin.

Ia menyebut terdapat sejumlah penyesuaian karena kebutuhan yang sebelumnya belum dapat ditampung dalam APBD induk, termasuk kebutuhan akibat kondisi bencana. Namun, menurut dia, pergeseran tersebut tidak terlalu signifikan.

Pembahasan rancangan perubahan APBD 2026 selanjutnya akan dilakukan DPRD bersama eksekutif melalui Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Magetan Tahun Anggaran 2026. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Tak Menentu, Jumlah Pendaki Gunung Lawu Menurun Saat Malam Tahun Baru 2026

    Cuaca Tak Menentu, Jumlah Pendaki Gunung Lawu Menurun Saat Malam Tahun Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026, aktivitas pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, tampak menurun. Kondisi cuaca yang tak stabil serta padatnya aktivitas pendaki dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi faktor utama. Data Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan menunjukkan penurunan tersebut. Asisten Perhutani (Asper) […]

    Bagikan
  • Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal photo_camera 3

    Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menjelang bulan Ramadan, berbagai komoditas pangan di pasar tradisional Kabupaten Ngawi mulai menunjukkan tren kenaikan harga. Cabai rawit menjadi komoditas dengan lonjakan paling drastis dan menjadi sorotan para pedagang maupun pembeli. Pantauan di Pasar Besar Ngawi, Kamis (5/2/2026), harga cabai rawit kini menembus Rp95 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga […]

    Bagikan
  • LPG 3 Kg Masih Langka di Magetan, Meski Tambahan 19 Ribu Tabung Sudah Disalurkan

    LPG 3 Kg Masih Langka di Magetan, Meski Tambahan 19 Ribu Tabung Sudah Disalurkan

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tambahan 19.040 tabung LPG 3 kilogram yang disalurkan PT Pertamina Patra Niaga sejak Kamis (26/06/2025) hingga Sabtu (28/06/2025) ternyata belum mampu mengatasi kelangkaan yang terus dikeluhkan warga Magetan. Di tengah momentum peringatan Tahun Baru Islam, masyarakat terutama pelaku usaha mikro dan rumah tangga, justru semakin kesulitan mendapatkan gas melon bersubsidi […]

    Bagikan
  • Truk Tronton Mogok di Perlintasan KA JPL Sukosari Madiun, Empat Kereta Api Terlambat

    Truk Tronton Mogok di Perlintasan KA JPL Sukosari Madiun, Empat Kereta Api Terlambat

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Truk tronton bermuatan galon air mineral mogok di tengah perlintasan kereta api JPL 136 KM 164+887, Sukosari, Kota Madiun, Selasa (18/8/2026) pagi. Kejadian tersebut mengakibatkan perjalanan empat kereta api mengalami keterlambatan dengan total dampak mencapai 155 menit. Truk bernomor polisi W 8640 PK yang dikemudikan Prasetyo, warga Mojokerto, mengalami gangguan […]

    Bagikan
  • DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemeriksaan hewan kurban di Kabupaten Madiun tak hanya fokus pada daging. Saat proses penyembelihan Idul Adha 2026 berlangsung, petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mengawasi ketat organ dalam sapi seperti hati, paru-paru, hingga limpa guna mengantisipasi cacing hati dan penyakit berbahaya lainnya. Petugas DKPP Kabupaten Madiun melakukan pemeriksaan […]

    Bagikan
  • Menikmati Kicau Merdu Burung Perkutut yang Bikin Candu

    Menikmati Kicau Merdu Burung Perkutut yang Bikin Candu

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Halaman Denbekang V/1B Madiun tampak dipenuhi ratusan orang pecinta burung perkutut, Minggu (31/08/2025). Ini bagian dari latihan bersama dan lomba kicau burung perkutut    yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah. Bahkan, pecinta burung perkutut dari wilayah JawaTengah pun turut hadir meramaikan Latber yang juga dalam rangka HUT ke-80 RI. Mayor Cba. […]

    Bagikan
expand_less