Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Diduga Gelapkan Aset Desa, Kades Sidoharjo Pulung Didemo Warga

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
  • visibility 223
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Belasan warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, menggelar aksi demonstrasi, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Belasan warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, menggelar aksi demonstrasi menuntut Kepala Desa Sidoharjo, Brian Handika, mundur dari jabatannya. Kades dan seorang perangkat desa, Bima Prasetyo diduga terlibat dalam tindak pidana penggelapan aset desa.

Mereka dituding menggadaikan kendaraan dinas desa, sepeda motor berplat merah AE 2779 SP, senilai Rp 7 juta untuk kepentingan pribadi. Selain itu, Brian Handika juga diduga terlibat dalam kasus penggelapan delapan unit mobil rental.

Salah satu korban, Wendi Nur Firdianto, mengaku mengalami kerugian hingga Rp 85 juta. Ia harus mengeluarkan Rp 55 juta untuk menarik kembali unit mobilnya yang telah digadaikan, sementara Rp 25 juta lainnya merupakan pinjaman pribadi yang belum dikembalikan oleh  Brian.

“Unit saya yang dibawa Pak Lurah ada delapan. Saya mengeluarkan Rp 55 juta untuk menariknya kembali, sedangkan uang pribadi saya juga dipinjam Rp 25 juta. Jadi total kerugian saya Rp 85 juta. Saya hanya ingin uang saya kembali,” ujar Wendi.

Image Not Found
Ini Wajah Kepala Desa Sidoharjo Pulung, Brian Handika, Foto : Ega Patria – Sinergia

Koordinator aksi, Wahyu Dhita Putranto, menyatakan warga menuntut Brian Handika dan Bima Prasetyo untuk mundur dari jabatan mereka.

“Sebenarnya warga sudah lama mengetahui berbagai pelanggaran pidana yang dilakukan oleh oknum tersebut. Selain dugaan penggelapan aset desa, ada juga laporan dari pemilik rental yang kendaraannya disewa lalu digadaikan. Kami menuntut mereka turun dari jabatannya,” tegas Wahyu.

Menanggapi tuntutan warga, Brian Handika tetap bersikeras mempertahankan jabatannya hingga masa akhir kepemimpinannya pada 2027.

“Saya berterima kasih atas koreksi dari warga dan saya pasti akan bertanggung jawab terkait permasalahan ini. Namun, saya masih akan bertahan menjabat sebagai kepala desa karena diberi amanah hingga akhir masa jabatan saya,” ujarnya.

Setelah dilakukan mediasi, warga memasang berbagai tulisan di kantor balai desa sebagai bentuk protes sebelum akhirnya membubarkan diri.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Tahan Kenaikan Tarif PBB, Fokus Pemutakhiran Data untuk Dongkrak Penerimaan

    Pemkab Magetan Tahan Kenaikan Tarif PBB, Fokus Pemutakhiran Data untuk Dongkrak Penerimaan

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Saat sejumlah daerah di Indonesia menuai protes akibat kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Sementara, Pemerintah Kabupaten Magetan justru mengambil langkah berseberangan. Tahun 2025 ini, tarif PBB dipastikan tetap sama seperti tahun sebelumnya. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Magetan, Yayuk Sri Rahayu, menjelaskan kebijakan ini diambil demi […]

    Bagikan
  • Tender Penataan Lanskap MPP Kota Madiun Turun 20 Persen, DPRD Soroti Risiko Kualitas Proyek

    Tender Penataan Lanskap MPP Kota Madiun Turun 20 Persen, DPRD Soroti Risiko Kualitas Proyek

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penawaran proyek penataan lanskap Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun yang turun sekitar 20 persen dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mendapat perhatian DPRD. CV BJ selaku pemenang lelang mengajukan penawaran Rp 638,12 juta, jauh di bawah HPS yang ditetapkan sebesar Rp 797,65 juta. Selisih nilai penawaran tersebut mencapai sekitar Rp […]

    Bagikan
  • Operasi Ketupat 2025, 17 Kasus Kecelakaan, 26 Orang Luka-Luka

    Operasi Ketupat 2025, 17 Kasus Kecelakaan, 26 Orang Luka-Luka

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kabupaten Madiun – Lonjakan arus kendaraan selama masa mudik dan balik Lebaran 2025 di Kabupaten Madiun berdampak pada meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Tercatat, dalam kurun waktu hampir dua pekan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025, sedikitnya 17 kejadian kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polres Madiun. Kasatlantas Polres Madiun, AKP Andrian Pratama, mengungkapkan dari […]

    Bagikan
  • Waspada Penipuan Berkedok MBG Mengatasnamakan Kodim Ponorogo

    Waspada Penipuan Berkedok MBG Mengatasnamakan Kodim Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Komandan Kodim (Dandim) 0802/Ponorogo, Letkol Inf. Dwi Soerjono, mengimbau masyarakat agar waspada terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan Kodim Ponorogo. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, modus penipuan melalui pesan WhatsApp (WA) dengan berbagai dalih semakin marak terjadi. Pelaku yang tidak bertanggung jawab mengaku sebagai mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG), menawarkan […]

    Bagikan
  • Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku di Kasus Kematian Sundari, 20 Saksi Sudah Diperiksa

    Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku di Kasus Kematian Sundari, 20 Saksi Sudah Diperiksa

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Penyelidikan kasus kematian seorang perempuan bernama Sundari di warung By Pass Pajaran Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, hingga kini masih terus bergulir. Penyidik Satreskrim Polres Madiun mengaku masih menghadapi sejumlah kendala dalam mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut. Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra natanegara, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai […]

    Bagikan
  • Kericuhan Pecah, Dua Kelompok Silat Bentrok di Perbatasan Madiun-Magetan

    Kericuhan Pecah, Dua Kelompok Silat Bentrok di Perbatasan Madiun-Magetan

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Situasi memanas terjadi di kawasan Jalan Raya Gorang Gareng, tepatnya masuk Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, pada Minggu (20/4/2025). Hal itu dipicu oleh dua kelompok perguruan silat yang terlibat bentrok hebat usai kegiatan Halal Bi Halal. Situasi ini menyebabkan warga sekitar resah dan memilih untuk mencari tempat yang aman. Bentrok […]

    Bagikan
expand_less