Berita Terkini
Trending Tags

Berawal dari Hobi, Dosen di Ponorogo Sukses Tangkar Ratusan Burung Merak

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
  • visibility 238
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dosen di Ponorogo Sukses Tangkar Ratusan Burung Merak, Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Berawal dari hobi memelihara hewan, Edy Kurniawan (46), seorang dosen Fakultas Teknik di Universitas Muhammadiyah Ponorogo, kini sukses mengelola penangkaran merak yang menampung lebih dari 250 ekor burung merak berbagai jenis.

Penangkaran yang berlokasi di Dusun Gentan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, ini berdiri di atas lahan seluas 2.000 meter persegi. Selain merak hijau yang merupakan satwa endemik Indonesia, Edy juga berhasil mengembangbiakkan merak biru dan putih asal India, hingga merak ungu yang tergolong langka.

“Awalnya hanya lima ekor indukan. Saya memulai ini karena hobi dan juga prihatin, karena belum ada penangkaran merak di Ponorogo yang berhasil. Padahal bulu merak sangat dibutuhkan untuk kesenian Reog,” ujar Edy saat ditemui di lokasi penangkaran pada Sabtu (19/04/2025).

Image Not Found
Burung merak hasil penangkjaran, Ega Patria – Sinergia

Selama ini, para pengrajin Reog kerap kesulitan memperoleh bulu merak sebagai perlengkapan utama dalam atraksi barongan. Tak jarang mereka harus mengimpor dari luar negeri. Kini, penangkaran merak milik Edy menjadi alternatif penyedia bulu merak secara lokal.

Penangkaran ini juga terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Pengunjung bisa menikmati suasana asri sekaligus melihat langsung burung-burung merak yang eksotis dan berwarna-warni. Tak hanya itu, Edy juga menanam jambu kristal di sekitar area, yang bisa dipetik langsung oleh pengunjung dengan harga terjangkau.

Putri, salah satu pengunjung, mengaku terkesan dengan tempat tersebut. “Seru banget bisa lihat merak sebanyak ini, tempatnya juga sejuk dan nyaman,” katanya.

Kini, penangkaran ini tak hanya berperan dalam pelestarian satwa, tetapi juga mendukung pelestarian budaya lokal serta menjadi sarana edukasi dan wisata keluarga yang menarik di Ponorogo.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komplotan Pencuri yang Beraksi di Madiun–Magetan Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron

    Komplotan Pencuri yang Beraksi di Madiun–Magetan Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pelarian komplotan pencurian spesialis membobol tembok toko di wilayah Madiun dan Magetan berakhir. Tim Jatanras Satreskrim Polres Madiun meringkus lima orang pelaku di sebuah kamar kos di Desa Jiwan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu (14/1/2026). Lima tersangka yang diamankan masing-masing adalah Jumsah (48), warga Kelurahan/Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Amirudin (50), Muhlis […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Gelar Tes Urine Mendadak, 97 Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    Polres Ponorogo Gelar Tes Urine Mendadak, 97 Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Upaya memerangi penyalahgunaan narkotika tidak hanya diarahkan kepada masyarakat, tetapi juga diperkuat di internal kepolisian. Polres Ponorogo menggelar pemeriksaan urine secara mendadak terhadap puluhan anggotanya sebagai bentuk pengawasan sekaligus langkah pencegahan dini. Kegiatan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya dan melibatkan seluruh unsur personel, mulai anggota hingga pejabat utama. Hasilnya, sebanyak 97 […]

    Bagikan
  • Kontingen Barongsai Kota Madiun Sabet Empat Emas di Kejurnas 2025 Bali

    Kontingen Barongsai Kota Madiun Sabet Empat Emas di Kejurnas 2025 Bali

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Atlet-atlet barongsai Kota Madiun menunjukkan taringnya di kancah nasional. Pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Barongsai 2025 yang digelar di Bali, 22–24 November, tim Kota Madiun berhasil mengamankan empat medali emas dari enam kategori lomba yang diikuti. Sebanyak 10 atlet diturunkan dalam ajang tersebut. Sejumlah nama tampil menonjol dengan capaian yang memukau, […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siap Awasi Sasaran Program MBG bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita

    Pemkot Madiun Siap Awasi Sasaran Program MBG bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bakal melakukan pengawasan terhadap distribusi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MGB). Apalagi, Kota Madiun ditunjuk oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk simulasi MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui hingga balita non PAUD. Hal itu bagian dari upaya untuk mencukupi […]

    Bagikan
  • Polisi Tahan Pembuat Balon Udara dan Ribuan Petasan Jumbo di Ponorogo

    Polisi Tahan Pembuat Balon Udara dan Ribuan Petasan Jumbo di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepolisian Resor Ponorogo menangkap seorang pemuda yang kedapatan membuat balon udara tanpa awak disertai ribuan petasan berukuran besar. Aksi ini dibongkar pada 4 April 2025 lalu di Desa Plancungan, Kecamatan Slahung. Tersangka berinisial MH, 18 tahun, digelandang ke Mapolres setelah kedapatan merakit balon udara raksasa berdiameter 10 meter dan panjang 30 […]

    Bagikan
  • Puluhan Ekor Sapi di Madiun Suspek PMK, Daerah Perbatasan Rawan Penularan

    Puluhan Ekor Sapi di Madiun Suspek PMK, Daerah Perbatasan Rawan Penularan

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun mencatat telah menemukan sebanyak 29 ekor sapi suspek PMK di wilayahnya. Puluhan hewan tersebut terindikasi terinfeksi penyakit mulut dan kuku. “Kondisi itu terlihat dari ciri-ciri pada mulut sapi yang berbusa dan kakinya ditemukan luka-luka,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun, Paryoto, Selasa […]

    Bagikan
expand_less