Berita Terkini
Trending Tags

Kota Madiun Jadi Rujukan, Wali Kota Pare-Pare Studi Banding Tata Kota dan Pemerintahan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
  • visibility 102
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali Kota Pare-pare (tengah) berkunjung ke Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali menjadi rujukan studi banding bagi kota lain. Kali ini, Wali Kota Pare-Pare Tasming Hamid bersama Wakil Wali Kota dan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Pare-Pare melakukan kunjungan kerja ke Kota Madiun, Senin (05/05/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam menata kota dan tata kelola pemerintahan.

Wali Kota Madiun, Maidi, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan bahwa kolaborasi antar daerah merupakan bagian dari upaya menyempurnakan pembangunan kota.

“Pak Wali Kota Pare-Pare datang bersama seluruh OPD ke Madiun untuk saling tukar pengalaman dan pengetahuan. Apa yang baik dari sana kita pelajari, dan mungkin apa yang baik dari Madiun bisa dibawa ke Pare-Pare. Kita semua bekerja untuk masyarakat, dan menimba ilmu ke mana pun itu ujungnya adalah untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Maidi.

Maidi juga menambahkan bahwa banyak hal yang didiskusikan dalam kunjungan ini, mulai dari tata kota, penghijauan, hingga pola manajemen kinerja OPD yang diterapkan di Kota Madiun.

Sementara itu, Wali Kota Pare-Pare, Tasming Hamid, mengaku sangat terkesan dengan berbagai capaian Kota Madiun, khususnya dalam hal penghijauan dan tata kelola pemerintahan.

“Kalau kita lihat, Kota Madiun ini sangat luar biasa. Ada beberapa hal yang menarik dan bisa kami bawa ke Kota Pare-Pare. Penghijauannya luar biasa, tata kelola pemerintahan pun banyak hal yang bisa kami pelajari,” ungkapnya.

Tasming juga menyebut bahwa salah satu hal yang paling menarik perhatian adalah keberadaan “enam negara” di Madiun tanpa harus mengurus visa, mengacu pada kawasan tematik di kota tersebut yang merepresentasikan berbagai negara.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal sinergi antar daerah untuk saling memperkuat pembangunan, inovasi pelayanan publik, dan menciptakan kota yang ramah dan nyaman bagi warganya.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran

    Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kenaikan harga kedelai impor di pasaran memaksa sejumlah perajin tempe di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengurangi ukuran produk mereka. Langkah ini diambil karena para perajin tidak berani menaikkan harga jual di tengah tuntutan pasar dan daya beli masyarakat yang terbatas. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh Hadi Prayitno, perajin tempe asal Desa […]

    Bagikan
  • PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai beredarnya Risalah Rapat Harian Syuriyah tertanggal 20 November 2025, kini resmi berakhir. Dokumen yang memuat permintaan agar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengundurkan diri dalam batas waktu 3×24 jam itu sempat memicu kegaduhan di lingkungan Nahdliyin. Hanya dua hari setelah […]

    Bagikan
  • Pasar Hewan Jetis Ditutup Selama Dua Pekan, Pemkab Ponorogo Cegah Wabah PMK

    Pasar Hewan Jetis Ditutup Selama Dua Pekan, Pemkab Ponorogo Cegah Wabah PMK

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi menutup operasional Pasar Hewan Jetis mulai 8 hingga 21 Januari 2025. Kebijakan ini ditempuh sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang semakin meluas di wilayah tersebut. Penutupan ini diumumkan melalui surat edaran Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkum) tertanggal 6 Januari 2025. […]

    Bagikan
  • Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL di Atas Trotoar

    Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL di Atas Trotoar

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sejumlah bangunan semi permanen milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas trotoar dan bahu jalan di kawasan pusat kota Ponorogo dibongkar paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Selasa (15/4/2025). Penertiban dilakukan sejak pagi hari oleh puluhan petugas. Selain bangunan liar, gerobak dagangan yang ditinggalkan oleh pemiliknya juga […]

    Bagikan
  • Tiga Jembatan Garuda Rampung, Warga Ponorogo Kini Menyeberang dengan Aman

    Tiga Jembatan Garuda Rampung, Warga Ponorogo Kini Menyeberang dengan Aman

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Senyum lega kini dirasakan warga di sejumlah desa setelah pembangunan Jembatan Garuda Tahap III mulai memberikan manfaat nyata. Program pembangunan akses penghubung tersebut menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini harus menantang arus sungai demi beraktivitas sehari-hari. Pada tahap ketiga ini, empat Jembatan Garuda dibangun di Kecamatan Bungkal, Sambit, Jambon, […]

    Bagikan
  • Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi warga Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo yang menyeberangi sungai menggunakan gondola sempat viral di media sosial. Aktivitas tersebut dilakukan setiap hari, termasuk oleh anak-anak sekolah, meski dinilai berisiko dan membahayakan keselamatan. Kondisi ini terjadi setelah jembatan penghubung menuju wilayah Kabupaten Trenggalek putus. Warga terpaksa menggunakan gondola sebagai akses tercepat […]

    Bagikan
expand_less