Berita Terkini
Trending Tags

Wali Kota Madiun Sampaikan Nota Keuangan Pertanggungjawaban APBD 2024 ke Legislatif

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Paripurna penyampaian nota keuangan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun menyampaikan Nota Keuangan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Jumat (09/05/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Madiun, Maidi melalui Wakil Wali Kota Madiun,F. Bagus Panuntun melaporkan hasil pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Madiun Tahun 2024 telah diserahkan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur kepada Pemerintah Kota Madiun pada tanggal 14 Maret 2025 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Kota Madiun menjadi yang pertama di Jawa Timur dan merupakan opini WTP yang ke – 8 secara berturut-turut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Madiun atas kerjasamanya selama ini, sehingga kita dapat mempertahankan Opini WTP atas Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2024,” terang Bagus Panuntun pada penyampaian Nota Keuangan itu.

Lebih lanjut, sisi Pendapatan Daerah tercatat dari target Rp. 1,132 miliar, terealisasi Rp. 1,171 miliar atau surplus 38 miliar. Sedangkan, Belanja Daerah terealisasi Rp. 1,172 miliar dari target Rp. 1,246 miliar.

Wakil Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun menjelaskan, tidak maksimalnya belanja daerah di Kota Madiun disebabkan oleh berbagai hal. Meliputi, banyaknya pegawai pensiun, lebih selektifnya dalam memberikan bantuan sosial, dan adanya efisiensi belanja yang berasal dari sisa kontrak.

“Mungkin yang paling mencolok adalah BTT yang sisa sedikit. Itu karena sangat minim kebutuhan pembiayaan kegiatan yang bersifat tidak terduga,” jelasnya.

Wakil Ketua I DPRD Kota Madiun, Sutardi mengapresiasi atas capaian Pemkot atas realisasi-realisasi anggaran di tahun lalu. Pasalnya, banyak pos-pos pendapatan yang melampaui target awal.

“Hal ini merupakan tahap pembicaraan tingkat pertama yang kami laksanakan. Kami akan menyerahkan nota keuangan Wali Kota ke badan anggaran untuk ditindak lanjuti,” ujarnya usai memimpin jalannya rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Madiun.

Diketahui, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp 279 miliar dari target Rp 262 miliar, Pajak Daerah Rp 121 miliar dari target Rp 109 miliar, Retribusi Daerah tercapai Rp 138 miliar dari target Rp 136 miliar, Transfer dari pusat di tahun 2024 mencapai Rp 774 miliar dari target Rp 762 miliar.

Sementara itu, pos belanja daerah yang belum memenuhi target diantaranya belanja pegawai yang baru terealisasi sebesar Rp 497 miliar dari target Rp 526 miliar, belanja bantuan sosial dari target Rp 33 miliar baru terserap Rp 30 miliar, dan belanja biaya tidak terduga (BTT) hanya terserap Rp 273 juta dari anggaran Rp 2,5 miliar.

“Dari Badan Anggaran nanti akan dibawa ke fraksi-fraksi DPRD untuk bahan pembahasan lebih lanjut. Juga untuk formulasi sebagai pandangan umum serta pendapat akhri fraksi DPRD nanti. Akan disampaikan pada paripurna berikutnya,” pungkar politisi PDIP itu.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imbas Gangguan Bekasi Timur, Jadwal KA Daop 7 Madiun Terganggu, 4 Perjalanan Dibatalkan

    Imbas Gangguan Bekasi Timur, Jadwal KA Daop 7 Madiun Terganggu, 4 Perjalanan Dibatalkan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun membatalkan sejumlah perjalanan kereta api pada Rabu (29/4/2026) sebagai dampak dari insiden yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026). Kebijakan ini diambil untuk mempercepat normalisasi operasional perjalanan kereta api yang sebelumnya mengalami keterlambatan akibat proses evakuasi rangkaian KRL di […]

    Bagikan
  • Siapa Pejabat Eselon II yang Bakal Masuk Gerbong Mutasi Wali Kota Maidi ?

    Siapa Pejabat Eselon II yang Bakal Masuk Gerbong Mutasi Wali Kota Maidi ?

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tepat enam bulan setelah dilantik pada 20 Februari lalu, Wali Kota Madiun, Maidi, kini memiliki kewenangan penuh untuk melakukan mutasi pejabat di lingkup Pemkot Madiun. Per 21 Agustus 2025, dirinya tak lagi perlu menunggu persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Maidi menegaskan, rencana perombakan pejabat eselon […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Dorong Pendidikan Praktik, Ini Rencana Soal Laboratorium Terpadu

    Wali Kota Madiun Dorong Pendidikan Praktik, Ini Rencana Soal Laboratorium Terpadu

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mematangkan rencana pembangunan laboratorium terpadu edukasi yang akan menjadi pusat pembelajaran praktik bagi siswa mulai jenjang SD hingga SMA. Program ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan digagas langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi. Wali Kota Maidi menjelaskan bahwa kebutuhan pembangunan laboratorium tersebut […]

    Bagikan
  • Ratusan Sekolah di Jatim Rusak, Dindik Petakan Fokus pada Kerusakan Sedang dan Berat

    Ratusan Sekolah di Jatim Rusak, Dindik Petakan Fokus pada Kerusakan Sedang dan Berat

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan ruang kelas sekolah di Jawa timur mengalami kerusakan infrastruktur. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tengah memetakan dengan fokus pada bangunan yang mengalami kerusakan sedang hingga berat. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa pemetaan dilakukan guna mengklasifikasikan tingkat kerusakan sekolah, sebagai dasar penentuan prioritas perbaikan. “Saat […]

    Bagikan
  • Soal Penyegelan TPS Parang, DLH Magetan : Penutupan Bukan Solusi, Pengelolaan Sampah Harus Dibenahi

    Soal Penyegelan TPS Parang, DLH Magetan : Penutupan Bukan Solusi, Pengelolaan Sampah Harus Dibenahi

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan angkat bicara terkait penyegelan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kelurahan Parang, Kecamatan Parang, oleh puluhan warga beberapa waktu lalu. DLH menilai keberadaan TPS tetap dibutuhkan sebagai bagian dari solusi pengelolaan sampah, namun pelaksanaan standar operasional pengelolaannya perlu dievaluasi dan diperbaiki. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah […]

    Bagikan
  • DPRD Soroti Rendahnya Serapan APBD Kabupaten Madiun 2025, Dianggap “Terlalu Parah”

    DPRD Soroti Rendahnya Serapan APBD Kabupaten Madiun 2025, Dianggap “Terlalu Parah”

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyoroti rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025 pada semester pertama. Hingga akhir Juni, realisasi belanja daerah masih di bawah 50 persen, memunculkan kekhawatiran akan efektivitas kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat. Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. […]

    Bagikan
expand_less