Berita Terkini
Trending Tags

Lima Peserta PPPK Asal Magetan Gugur, Tak Hadir Saat Ujian Tahap II

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
  • visibility 27
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ujian PPPK yang berlangsung dengan kondusif, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024 tahap kedua masih berlangsung dan menjadi ajang perebutan ketat para peserta. Namun, sebanyak lima peserta asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dinyatakan gugur lantaran tidak hadir saat ujian.

Ujian dilaksanakan di Asrama Haji, Kota Madiun, pada Rabu (14/05/2025). Ketidakhadiran lima peserta tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi (PPI) BKPSDM Kabupaten Magetan, Nunuk Trisulawati.

“Dari 1.341 peserta yang memilih lokasi ujian di Madiun, terdapat lima orang yang tidak hadir. Jadi, yang hadir sebanyak 1.336 peserta. Dari lima yang absen, dua orang sudah mengundurkan diri (resign), satu orang meninggal dunia, dan dua lainnya merupakan peserta dari jalur umum dan honorer, tidak hadir tanpa keterangan,” jelas Nunuk.

Nunuk menambahkan bahwa untuk tahap selanjutnya, pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Setelah hasil diumumkan, BKPSDM akan menindaklanjuti dengan pengusulan Nomor Induk PPPK bagi peserta yang lolos seleksi.

Adapun kebutuhan formasi PPPK Kabupaten Magetan sebanyak 1.000 orang. Pada tahap pertama, sebanyak 798 formasi telah terisi, sedangkan sisanya diperebutkan pada tahap kedua.

“Sebenarnya formasi tahap pertama itu 800, tapi satu peserta mengundurkan diri dan satu lainnya salah klik saat proses. Jadi hanya 798 yang terisi. Maka di tahap dua ini, formasi tersisa menjadi 202, bukan 200 seperti semula,” terangnya.

Terkait nasib tenaga honorer yang belum lolos seleksi PPPK, Nunuk belum bisa memberikan kepastian. Ia menyebut bahwa kebijakan mengenai pegawai honorer atau sistem PPPK paruh waktu masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah pusat.

“Kebijakan PPPK paruh waktu belum bisa dibahas saat ini. Kita tunggu saja, apakah nanti akan ada sistem seperti itu atau tidak,” jelasnya.

Nunuk menegaskan bahwa pihaknya tetap mengikuti aturan yang berlaku dari instansi kepegawaian pusat, mengingat regulasi yang sangat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu.

“Yang penting saat ini dijalani dulu. Karena regulasi kepegawaian bisa sangat cepat berubah, jadi belum bisa memberikan jawaban pasti sebelum ada aturan yang mengatur lebih lanjut,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Madiun Sahkan P-APBD 2025, Pemkot Diingatkan Jalankan Anggaran Secara Transparan

    DPRD Kota Madiun Sahkan P-APBD 2025, Pemkot Diingatkan Jalankan Anggaran Secara Transparan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025 Kota Madiun akhirnya disepakati bersama. Dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Madiun, Senin (11/08/2025), delapan fraksi menyatakan persetujuan terhadap rancangan tersebut. Persetujuan itu didahulu dengan pendapat akhir fraksi DPRD terhadap P-APBD 2025. Ketua DPRD […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Terus “Hijaukan” Kawasan Pondok Lansia

    Pemkot Madiun Terus “Hijaukan” Kawasan Pondok Lansia

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pondok Lansia Kota Madiun terus berbenah. Tidak hanya soal fisik maupun sarana-prasarana, namun lingkungan pondok lansia yang berada di Kelurahan Klegen Kecamatan Kartoharjo itu juga menjadi perhatian Pemerintah Kota Madiun. Kawasan ini pun terus dihijaukan oleh Pemkot Madiun melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman dengan melakukan penanaman pohon. […]

    Bagikan
  • Badai Hantam Maospati, Puluhan Rumah dan Masjid di Dukuh Sumber Rusak

    Badai Hantam Maospati, Puluhan Rumah dan Masjid di Dukuh Sumber Rusak

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Cuaca ekstrem melanda Kabupaten Magetan. Hujan deras yang berlangsung cukup lama disertai terpaan angin kencang menyebabkan kerusakan serius di Dukuh Sumber, Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, pada Rabu (24/12/2025). Sejumlah rumah dan masjid dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap. Suprianto (62), pemilik salah satu rumah yang terdampak, menceritakan bahwa hujan mulai turun […]

    Bagikan
  • Terobosan Pemkot Madiun “SI NOVA AYU” untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Terobosan Pemkot Madiun “SI NOVA AYU” untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun kembali menghadirkan terobosan baru dalam pelayanan publik. Kali ini melalui program SI NOVA AYU, sebuah kompetisi inovasi pelayanan publik bertema “Mewujudkan Pelayanan Publik Berdampak untuk Kesejahteraan Masyarakat”, yang resmi diluncurkan oleh Wali Kota Madiun, Maidi, di Taman Hijau Demangan (THD), Senin (21/04/2025). Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan […]

    Bagikan
  • Keseruan KAI Daop 7 Bersama Anak Disabilitas Naik Kereta di Hari Anak Nasional 2025

    Keseruan KAI Daop 7 Bersama Anak Disabilitas Naik Kereta di Hari Anak Nasional 2025

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun menggelar berbagai kegiatan edukatif yang menyasar anak-anak, khususnya anak-anak penyandang disabilitas. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap perlindungan anak serta upaya mengenalkan transportasi kereta api sejak dini. Dalam kegiatan ini, anak-anak […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Tangani 200 Lansia Ngebrok, Berikan Bantuan Sosial Rp. 8 Juta

    Pemkot Madiun Tangani 200 Lansia Ngebrok, Berikan Bantuan Sosial Rp. 8 Juta

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun menyambangi sejumlah lansia ngebrok yang berada di Kelurahan Kanigoro Kecamatan Kartoharjo pada Selasa (4/3/2025). Dalam kesempatan ini, juga diserahkan santunan kepada para lansia. Ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Madiun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang […]

    Bagikan
expand_less