Berita Terkini
Trending Tags

Tukang Kredit Keliling di Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 87
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang wanita lanjut usia di temukan membusuk di kontrakan, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang wanita lanjut usia yang sehari-hari dikenal sebagai pengusaha simpan pinjam keliling ditemukan tewas membusuk di rumah kontrakannya di kawasan Pasar Legi, Ponorogo, Jawa Timur, Senin (16/06/2025). Korban diketahui bernama Tebe Pangaribuan (72), warga asal Pulogadung, Jakarta Timur.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di ruang tengah rumah kontrakan yang dihuni seorang diri di Jalan Sulawesi, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Selain mengeluarkan bau menyengat, di sekitar tubuh korban juga ditemukan genangan darah yang diduga berasal dari proses pembusukan jenazah.

Warga sekitar yang curiga dengan bau tidak sedap dari dalam rumah, mencoba mengintip melalui angin-angin jendela. Mereka terkejut mendapati korban dalam kondisi tergeletak tak bernyawa.

“Awalnya itu bau, terus penasaran kok baunya enggak enak. Akhirnya diintip dari atas angin-angin, terlihat korban terkapar,” ujar Yosepin, salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Diketahui, korban telah tinggal sendiri di kontrakan tersebut selama dua tahun terakhir. Menurut keterangan pemilik kontrakan, korban tidak terlihat keluar rumah selama empat hari terakhir. Proses evakuasi jenazah berlangsung cukup lama karena kondisi tubuh korban yang sudah membengkak, mengeluarkan cairan, serta menimbulkan bau busuk yang menyengat.

Pihak kepolisian yang datang ke lokasi juga menemukan sejumlah obat-obatan milik korban. Dugaan sementara, korban memiliki riwayat penyakit yang kambuh hingga akhirnya meninggal dunia.

“Dilihat dari atas jendela, terlihat tubuh korban sudah tergeletak dan baunya sangat menyengat. Diperkirakan sudah meninggal 4 sampai 5 hari,” ujar Kanit Reskrim Polsek Ponorogo, Ipda Ibnu Harjito.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk divisum. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan petugas dari Polres Ponorogo.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • 677 Kios Pasar Dialihkan ke Penyewa, Pemkot Madiun Pastikan Penataan Sesuai Aturan

    677 Kios Pasar Dialihkan ke Penyewa, Pemkot Madiun Pastikan Penataan Sesuai Aturan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai melakukan pengalihan dan penataan ulang kios di sejumlah pasar tradisional. Total 677 kios yang sebelumnya disegel kini dialihkan kepada penyewa yang menempati sesuai ketentuan. Salah satu lokasi yang menjadi fokus kegiatan adalah Pasar Sleko di Jalan Trunojo Kota Madiun, Jawa Timur. Langkah ini merupakan tindak lanjut […]

    Bagikan
  • Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Bagi pendaki di Gunung Lawu pada Ramadhan tahun ini akan terasa berbeda. Pasalnya, Mbok Yem memilih turun dari Gunung Lawu lebih awal. Biasanya, Mbok Yem baru turun menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dari foto dan video yang beredar di media sosial, Mbok Yem atau Wakiyem nampak ditandu oleh beberapa orang […]

    Bagikan
  • Ini Alur Jemaah Dalam Menghadapi Puncak Haji di Armuzna

    Ini Alur Jemaah Dalam Menghadapi Puncak Haji di Armuzna

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Makkah – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata bersama jemaah lainnya akan segera menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Skema pergerakan jemaah haji Indonesia pun kian dimatangkan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Pergerakan jemaah ke Armuzna akan melibatkan pengelompokan berdasar syarikah dan markaz. Terkait hal itu, Jemaah Haji […]

    Bagikan
  • BST Desa Nampu, Bupati Madiun Tampung Aspirasi Warga dan Dekatkan Program Layanan

    BST Desa Nampu, Bupati Madiun Tampung Aspirasi Warga dan Dekatkan Program Layanan

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bhakti Sosial Terpadu (BST) yang digelar di Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun pada 14-15 Oktober 2025. Seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) pemerintah daerah menerjunkan berbagai macam layanan untuk masyarakat setempat dengan mengajak para stakeholder beserta para legislatif.  Kegiatan yang digelar selama dua hari tersebut menjadi bagian […]

    Bagikan
  • Tegas, Ini Arahan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy kepada Prajuritnya

    Tegas, Ini Arahan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy kepada Prajuritnya

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Tulungagung – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin menekankan agar seluruh prajurit dan PNS di jajarannya tidak berbuat pelanggaran sekecil apapun. Baik itu judi online, narkoba, dan jenis-jenis pelanggaran lainnya.  “Kita bukan tentara, bukan PNS kemarin sore, sudah bertahun-tahun kita jadi tentara, jadi PNS, aturan dari dulu sampai sekarang di lingkungan kita (TNI) […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Sita 233 Botol Miras Ilegal dalam 10 Hari, Waspadai Dampak Sosial

    Polres Magetan Sita 233 Botol Miras Ilegal dalam 10 Hari, Waspadai Dampak Sosial

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dalam kurun waktu 10 hari terakhir, Satresnarkoba Polres Magetan berhasil menindak 3 perkara penjualan minuman beralkohol tanpa izin, dengan menyita 233 botol minuman keras berbagai merek, baik berlabel maupun tanpa label. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menegaskan bahwa seluruh kasus miras tersebut telah diproses melalui penyidikan cepat dan […]

    Bagikan
expand_less