Berita Terkini
Trending Tags

Ini Komplotan Pembobol ATM di Magetan, Gasak Uang Rp. 649 Juta, 2 Pelaku Berstatus Buron

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
  • visibility 30
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
3 Pelaku pembobolan ATM diamankan polres magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kasus pencurian dengan pemberatan menggemparkan Kabupaten Magetan, Jawa Timur beberapa waktu lalu berhasil diungkap Polres Magetan. Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di dalam gerai Indomaret Barat, Desa Karangsono, Kecamatan Barat dibobol kawanan pelaku pada Senin (02/06/2025) lalu. Aksi kriminal itu mengakibatkan kerugian fantastis senilai Rp. 649.100.000.

Pengungkapan kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian, mengingat modus operandi pelaku tergolong terencana dan rapi. Hasil penyelidikan mengarah pada keterlibatan jaringan pelaku dari luar daerah, yang diketahui telah beberapa kali melakukan aksi serupa di sejumlah wilayah lain di Indonesia.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini dilakukan melalui metode scientific crime investigation. 

“Jadi terungkapnya kasus pembobolan ATM ini tentu saja berdasarkan scientific crime investigation. Kami menggunakan inafis, analisis TKP berulang, dan rekaman CCTV. Kami juga melibatkan kerja sama antarwilayah, termasuk Polrestabes Semarang, Polres Salatiga, hingga Polresta Jambi. Akhirnya pelaku berhasil diamankan di Jambi, berkat koordinasi dengan rekan-rekan dari Polres setempat,” terang AKBP Erik.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa dua dari pelaku telah berulang kali melakukan aksi pencurian ATM di berbagai daerah, termasuk yang terakhir di wilayah Jawa Barat sebelum akhirnya beraksi di Magetan.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa aksi ini telah dirancang sejak 22 Mei 2025. Para pelaku, yang terdiri dari lima orang, merencanakan operasi pencurian ini dari Palembang, Sumatera Selatan. Mereka membentuk tim dengan pembagian peran masing-masing. Empat pelaku berangkat dari Palembang melalui jalur darat, sementara satu lainnya menyusul menggunakan pesawat ke Surabaya.

Selanjutnya, mereka berkumpul dan menyisir sejumlah wilayah di Jawa Timur, mulai dari Surabaya, Gresik, Lamongan, hingga akhirnya menetapkan Indomaret di Karangsono, Magetan, sebagai target utama karena minim pengawasan.

Pada malam sebelum aksi, para pelaku menginap di kawasan Maospati dan Sarangan. Pada Senin dini hari 2 Juni 2025, mereka menjalankan eksekusi. Modus yang digunakan cukup canggih. Pelaku masuk ke dalam gerai minimarket melalui bagian belakang bangunan, memanjat tembok menggunakan tangga bambu, lalu menjebol plafon untuk mengakses mesin ATM.

“Mereka membawa alat las, tabung gas, dan oksigen untuk membuka brankas mesin ATM. Bahkan, mereka menyiramkan air ke mesin agar uang tidak terbakar saat dilas.

Setelah berhasil membongkar ATM dan mengambil seluruh isi uang tunai, para pelaku melarikan diri,” imbuh AKBP Erik.

Namun pelacakan cepat oleh polisi membuat mereka tak bisa bergerak jauh. Masing-masing ditangkap saat sedang dalam perjalanan, termasuk di dalam kendaraan yang digunakan untuk operasional mereka. Satu di antaranya menggunakan mobil Toyota Kijang Innova warna silver yang juga disita sebagai barang bukti.

Dari tangan pelaku, polisi menyita berbagai alat bukti seperti mesin ATM yang sudah rusak, alat las lengkap, tabung gas, gembok, potongan plafon, hingga rekaman CCTV. Selain itu, uang tunai puluhan juta rupiah, handphone, emas, jam tangan mewah, hingga dokumen kendaraan turut diamankan.

“Tiga pelaku yaitu Dedi Irawan (44), buruh harian lepas asal Palembang, sebagai eksekutor yang masuk ke dalam minimarket, membobol plafon, dan merusak brankas mesin ATM menggunakan las. Yan Parta Wijaya (37), petani asal Lahat, Sumatera Selatan, membawa peralatan las dan menyiram air ke mesin agar uang tidak terbakar saat dipotong. Riyan Aditya (24), warga Semarang, bertugas membeli perlengkapan las, melakukan pencarian target, serta menjadi sopir dan pengawas situasi sekitar”, jelas AKBP Erik.

Ketiga pelaku yang telah ditangkap kini telah mendekam di Rutan Polres Magetan sejak 18 Juni 2025. Mereka dijerat Pasal 363 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Sementara itu, dua pelaku lainnya, yakni Andi Lala (48) dan Aldi Wiranata (24), masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Dalam aksi tersebut mereka berperan sebagai pembantu agar dapat berjalan lancar. Kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi keberadaan dua tersangka tersebut untuk segera melapor.

Kapolres Magetan menegaskan, pihaknya akan terus memperluas koordinasi lintas daerah guna menuntaskan jaringan pencurian ATM ini. “Kami menyarankan pelaku yang masih kabur untuk menyerah saja lalu datang ke Polres Magetan, Karena kami tidak akan berhenti sampai seluruh pelaku tertangkap. Ini bentuk komitmen kami dalam menjaga rasa aman masyarakat dan mengungkap kejahatan secara tuntas,” tegasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Jemaah Haji Kota Madiun Jalani Tes Kebugaran Metode Rockport

    Calon Jemaah Haji Kota Madiun Jalani Tes Kebugaran Metode Rockport

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Guna menunjang Kesehatan calon jemaah haji (CJH), Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun menggelar tes kebugaran metode Rockport. Ini merupakan salah satu metode yang biasa dipakai untuk menilai kesanggupan kardiovaskuler saat beraktivitas fisik dengan mengestimasi kapasitas aerobik. Kebugaran menjadi elemen mendasar dalam merumuskan ketahanan dan kekuatan […]

    Bagikan
  • Belanja Daerah R-APBD 2026 Tercatat Rp. 2,1 Triliun, Pemkab Madiun Tetapkan Skala Prioritas

    Belanja Daerah R-APBD 2026 Tercatat Rp. 2,1 Triliun, Pemkab Madiun Tetapkan Skala Prioritas

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Bupati terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2026, Jumat (17/10/2025). Rapat yang digelar di ruang paripurna DPRD Kabupaten Madiun itu dihadiri oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati, jajaran […]

    Bagikan
  • PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Capai Target, Forum Rumah Kita Desak Audit Total Pengelolaan

    PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Capai Target, Forum Rumah Kita Desak Audit Total Pengelolaan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kegagalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Magetan pada tahun 2025 mendapat sorotan tajam dari Forum Keterbukaan Informasi dan Transparansi Anggaran Rumah Kita. Di tengah meningkatnya jumlah wisatawan yang menembus lebih dari satu juta pengunjung, realisasi PAD justru tidak beranjak dari angka sebelumnya dan kembali gagal mencapai target. Situasi ini, […]

    Bagikan
  • Pengawasan Ditingkatkan, Kompetensi Pengemudi Perahu di Telaga Sarangan Jadi Sorotan

    Pengawasan Ditingkatkan, Kompetensi Pengemudi Perahu di Telaga Sarangan Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Meski sistem keamanan wisata perahu di Telaga Sarangan terus dibenahi, namun insiden kecelakaan yang melibatkan salah satu perahu wisata baru-baru ini kembali memunculkan sorotan terhadap kompetensi pengemudi serta konsistensi pengawasan di lapangan. Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan, Eka Raditya, menyebutkan bahwa secara umum sistem keamanan […]

    Bagikan
  • Ratusan Kades Ponorogo Gigit Jari, Dana Desa Tahap II Tak Kunjung Cair

    Ratusan Kades Ponorogo Gigit Jari, Dana Desa Tahap II Tak Kunjung Cair

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan kepala desa (Kades) di Ponorogo harus gigit jari. Pasalnya, jatah Dana Desa (DD) tahap II tak kunjung cair. Sementara sejumlah proyek pembangunan terlanjur berjalan dan menanti pembayaran sebelum akhir tahun. Tak ingin semakin merugi, para Kades yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Ponorogo meluruk DPRD menggelar rapat […]

    Bagikan
  • Lanjutkan Penggeledahan di Kota Madiun, KPK Sasar Kantor DPUPR

    Lanjutkan Penggeledahan di Kota Madiun, KPK Sasar Kantor DPUPR

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penggeledahan di Kota Madiun pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Penyidik lembaga antirasuah kali ini mendatangi Kantor Dinas PUPR Kota Madiun, di Gedung Graha Krida Praja, Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman. Pantauan tim Sinergiamediatama, petugas KPK keluar dari kantor bersama salah satu […]

    Bagikan
expand_less