Berita Terkini
Trending Tags

Viral Ritual Berpakaian Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu, Diduga Terkait Bulan Suro

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • visibility 34
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan orang berpakaian putih melakukan ritual di sekitar tugu Trianggulasi, titik tertinggi Gunung Lawu, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Puncak Gunung Lawu kembali menjadi sorotan usai viralnya video puluhan orang berpakaian putih melakukan ritual di sekitar tugu Trianggulasi, titik tertinggi Gunung Lawu. Video yang diunggah di media sosial itu telah disukai lebih dari 46 ribu kali dan menuai hampir 3.000 komentar.

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Jumat (11/07/2025) sekitar pukul 10.00 hingga 12.30 WIB. Dalam video, terlihat laki-laki dan perempuan mengenakan pakaian serba putih, mirip ihram, berjalan mengelilingi tugu di puncak Lawu. Aktivitas ini pun menuai beragam spekulasi.

Sebagian warganet mengaitkan kegiatan itu dengan praktik Islam Kejawen, sinkretisme antara ajaran Islam dan budaya Jawa. Ada juga yang menyebut ritual ini terkait Bulan Suro, bulan pertama kalender Jawa yang identik dengan kegiatan spiritual.

Gunung Lawu yang terletak di perbatasan Magetan, Jawa Timur dan Karanganyar, Jawa Tengah memang dikenal sejak era Majapahit sebagai tempat bertapa dan ritual spiritual. Jalur Cemoro Sewu dan Cetho kerap dipadati pendaki maupun peziarah.

Dewa Pujangga, pendaki asal Sragen, mengaku mendengar tentang ritual tersebut saat hendak mendaki puncak Gunung Lawu.

“Kalau itu sempat dengar sih, Pak, tahu dari medsos. Setahu saya kejadiannya itu hari Jumat lalu. Tadi saya enggak ketemu langsung, cuma kata teman-teman pakai baju putih seperti gamis haji. Tapi saya enggak tahu pasti itu sedang ritual atau apa,” ujarnya. Senin (14/07/2025).

Sementara itu, Ilham Budiarto selaku pengelola pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu membenarkan adanya aktivitas serupa di Bulan Suro, meski baru kali ini melihat rombongan berseragam putih-putih.

“Momen Suro memang banyak yang melakukan ritual di Lawu. Kalau yang pakai seragam putih-putih dan mengelilingi tugu, baru tahun ini kami temukan. Mereka biasanya naik tidak pakai seragam dari bawah, jadi tidak terdeteksi. Selagi tidak melanggar aturan dan kearifan lokal, kami persilakan,” kata Ilham.

Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak berwenang terkait ritual tersebut. Namun, video itu memicu perdebatan di media sosial. Sebagian melihatnya sebagai penghormatan tradisi lokal, sementara lainnya menilai itu meniru ibadah haji secara keliru.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menikmati Kelezatan Nila Jumbo Asam Manis di Pinggir Telaga Ponorogo

    Menikmati Kelezatan Nila Jumbo Asam Manis di Pinggir Telaga Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Telaga Ngebel Ponorogo tidak hanya menyuguhkan keindahan alam yang sejuk nan asri. Namun, aneka kuliner yang menggoda yang khas di Telaga Ngebel patut disantap. Apalagi kalau bukan olahan ikan Nila. Lokasinya berada di tepi telaga, rumah makan bernama Pos Ketan. Kenapa ikan nila, hal ini lantaran di area Telaga Ngebel banyak […]

    Bagikan
  • Pick-Up Tabrak Pohon Jambu, Sopir Tewas dan Kernet Luka Berat

    Pick-Up Tabrak Pohon Jambu, Sopir Tewas dan Kernet Luka Berat

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana tenang di Desa Takeran, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, mendadak berubah mencekam pada Kamis pagi (17/7/2025). Sebuah mobil pick-up Daihatsu Grand Max hitam dengan nomor polisi AE 9964 NF ringsek usai menabrak pohon jambu berukuran besar di pinggir jalan. Sopir tewas di tempat, sementara penumpangnya mengalami luka berat. Diketahui, mobil tersebut […]

    Bagikan
  • Kebutuhan PJU di Kabupaten Madiun Masih Kurang Ribuan, Baru 8.100 Titik Terpasang

    Kebutuhan PJU di Kabupaten Madiun Masih Kurang Ribuan, Baru 8.100 Titik Terpasang

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Madiun hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi. Dari total kebutuhan sekitar 10 ribu titik alat penerangan jalan (APJ), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun baru mampu memasang sekitar 8.100 titik. Kepala Seksi Prasarana Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun, Devie Anggara, membenarkan masih adanya kekurangan tersebut. Ia […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Tegaskan Percepatan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat di Jatim

    Gubernur Khofifah Tegaskan Percepatan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat di Jatim

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Usai menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya percepatan implementasi sejumlah program strategis nasional yang selaras dengan visi Presiden RI, Asta Cita. Dalam keterangannya, Senin (26/5/2025), Khofifah menyebut tiga program prioritas yang saat ini sedang dalam tahap pelaksanaan dan harus segera […]

    Bagikan
  • Koloni Ulat Bulu Serang Siswa SDN Kincang, Damkar Lakukan Pembasmian

    Koloni Ulat Bulu Serang Siswa SDN Kincang, Damkar Lakukan Pembasmian

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Koloni ulat bulu kembali meneror sekolah di wilayah Kabupaten Madiun. Kali ini ratusan ulat bulu menyerang 2 Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Madiun di Kecamatan Jiwan. Bahkan tak sedikit dari siswa dan guru merasakan gatal gatal di sekujur tubuhnya. “Sudah hampir sebulanan ini. Dampaknya para siswa bahkan guru terkena bulu ulat […]

    Bagikan
  • Permintaan Cingcau Hijau di Ponorogo Meningkat Selama Ramadhan

    Permintaan Cingcau Hijau di Ponorogo Meningkat Selama Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cingcau hijau menjadi salah satu menu berbuka puasa yang banyak diburu selama bulan Ramadhan. Seperti produksi cingcau hijau milik Winaryo (48), warga Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, yang kebanjiran pesanan. Bapak dua anak ini mengaku, permintaan cingcau hijau buatannya meningkat drastis dibanding hari biasa. Jika sebelumnya hanya memproduksi 10 hingga […]

    Bagikan
expand_less