Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Viral Ritual Berpakaian Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu, Diduga Terkait Bulan Suro

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • visibility 239
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan orang berpakaian putih melakukan ritual di sekitar tugu Trianggulasi, titik tertinggi Gunung Lawu, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Puncak Gunung Lawu kembali menjadi sorotan usai viralnya video puluhan orang berpakaian putih melakukan ritual di sekitar tugu Trianggulasi, titik tertinggi Gunung Lawu. Video yang diunggah di media sosial itu telah disukai lebih dari 46 ribu kali dan menuai hampir 3.000 komentar.

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Jumat (11/07/2025) sekitar pukul 10.00 hingga 12.30 WIB. Dalam video, terlihat laki-laki dan perempuan mengenakan pakaian serba putih, mirip ihram, berjalan mengelilingi tugu di puncak Lawu. Aktivitas ini pun menuai beragam spekulasi.

Sebagian warganet mengaitkan kegiatan itu dengan praktik Islam Kejawen, sinkretisme antara ajaran Islam dan budaya Jawa. Ada juga yang menyebut ritual ini terkait Bulan Suro, bulan pertama kalender Jawa yang identik dengan kegiatan spiritual.

Gunung Lawu yang terletak di perbatasan Magetan, Jawa Timur dan Karanganyar, Jawa Tengah memang dikenal sejak era Majapahit sebagai tempat bertapa dan ritual spiritual. Jalur Cemoro Sewu dan Cetho kerap dipadati pendaki maupun peziarah.

Dewa Pujangga, pendaki asal Sragen, mengaku mendengar tentang ritual tersebut saat hendak mendaki puncak Gunung Lawu.

“Kalau itu sempat dengar sih, Pak, tahu dari medsos. Setahu saya kejadiannya itu hari Jumat lalu. Tadi saya enggak ketemu langsung, cuma kata teman-teman pakai baju putih seperti gamis haji. Tapi saya enggak tahu pasti itu sedang ritual atau apa,” ujarnya. Senin (14/07/2025).

Sementara itu, Ilham Budiarto selaku pengelola pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu membenarkan adanya aktivitas serupa di Bulan Suro, meski baru kali ini melihat rombongan berseragam putih-putih.

“Momen Suro memang banyak yang melakukan ritual di Lawu. Kalau yang pakai seragam putih-putih dan mengelilingi tugu, baru tahun ini kami temukan. Mereka biasanya naik tidak pakai seragam dari bawah, jadi tidak terdeteksi. Selagi tidak melanggar aturan dan kearifan lokal, kami persilakan,” kata Ilham.

Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak berwenang terkait ritual tersebut. Namun, video itu memicu perdebatan di media sosial. Sebagian melihatnya sebagai penghormatan tradisi lokal, sementara lainnya menilai itu meniru ibadah haji secara keliru.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Insiden Perlintasan KA di Daop 7 Madiun Masih Tinggi, KAI Gencarkan Sosialisasi Disiplin

    Insiden Perlintasan KA di Daop 7 Madiun Masih Tinggi, KAI Gencarkan Sosialisasi Disiplin

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Angka insiden di perlintasan sebidang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun masih tergolong tinggi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat puluhan kejadian sepanjang 2025 hingga awal 2026, yang sebagian besar dipicu rendahnya disiplin pengguna jalan. Berdasarkan data KAI Daop 7 Madiun, sepanjang 2025 terjadi 24 insiden di […]

    Bagikan
  • Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit photo_camera 3

    Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan impor kendaraan pick up jenis 4×4 dari India oleh pemerintah pusat kembali menjadi sorotan. Pengadaan yang dilakukan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara mencapai 105.000 unit dengan kontrak bernilai Rp24,66 triliun. Dua produsen asal India, Mahindra dan Tata Motors, terlibat dalam penyediaan kendaraan tersebut. Unit-unit itu direncanakan sebagai armada operasional Koperasi […]

    Bagikan
  • PKB Tunjuk Riyin Nur Asiyah Jadi Plt Ketua DPRD Magetan, Gantikan Suratno yang Tersandung Kasus Korupsi Pokir

    PKB Tunjuk Riyin Nur Asiyah Jadi Plt Ketua DPRD Magetan, Gantikan Suratno yang Tersandung Kasus Korupsi Pokir

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik mengenai siapa kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akan mengisi kursi pimpinan DPRD Magetan akhirnya terjawab. Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB resmi menunjuk Riyin Nur Asiyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Magetan menggantikan Suratno yang saat ini berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pokok-pokok pikiran (pokir). Kepastian tersebut […]

    Bagikan
  • Penuh Luka Lebam, Visum Ungkap Dugaan Kekerasan pada Jenazah Warga Sukorejo Play Button

    Penuh Luka Lebam, Visum Ungkap Dugaan Kekerasan pada Jenazah Warga Sukorejo

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Hasil visum dan autopsi terhadap jenazah Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengungkap adanya sejumlah luka lebam di beberapa bagian tubuh korban. Luka tersebut diduga akibat kekerasan benda tumpul. Visum dan autopsi dilakukan oleh tim medis forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri Polda Jawa Timur […]

    Bagikan
  • Ratusan Sekolah di Jatim Rusak, Dindik Petakan Fokus pada Kerusakan Sedang dan Berat

    Ratusan Sekolah di Jatim Rusak, Dindik Petakan Fokus pada Kerusakan Sedang dan Berat

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan ruang kelas sekolah di Jawa timur mengalami kerusakan infrastruktur. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tengah memetakan dengan fokus pada bangunan yang mengalami kerusakan sedang hingga berat. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa pemetaan dilakukan guna mengklasifikasikan tingkat kerusakan sekolah, sebagai dasar penentuan prioritas perbaikan. “Saat […]

    Bagikan
  • Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magetan selama lebih dari dua pekan memicu rentetan longsor di tiga lokasi berbeda pada Jumat (23/05/2025). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana ini mengganggu aktivitas warga, merusak infrastruktur, dan memicu krisis air bersih di beberapa titik. Longsor pertama terjadi di jalur penghubung antara Wonomulyo dan […]

    Bagikan
expand_less