Berita Terkini
Trending Tags

Terjun ke Sungai Bengawan, Upaya Akhiri Hidup Seorang Ibu Gagal Setelah Teriak Minta Tolong

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
  • visibility 79
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sungai Bengawan Madiun, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Seorang wanita paruh baya terjun ke Sungai Bengawan Madiun pada Selasa pagi (22/07/2025). Namun, upaya mengakhiri hidup itu justru berbalik menjadi momen penyelamatan dramatis setelah sang korban menjerit meminta pertolongan.

Wanita berinisial S, 54 tahun, warga Kecamatan Ngawi, diduga sengaja menceburkan diri ke sungai di wilayah Desa Kendung, Kecamatan Kwadungan. Niatnya mengakhiri hidup seketika berubah saat ia terbawa arus dan panik, lalu berteriak minta tolong. Jeritannya terdengar oleh warga sekitar yang langsung mencari bantuan.

Hartoyo (32), warga setempat mengaku pertama kali menemukan sepeda tanpa pemilik dekat sungai tersebut. Meski sempat ragu namun dirinya tetap mendekat dan melihat sekitar sungai.

“Awalnya saya curiga ada sepeda angin yang terparkir di tepi jembatan, tapi setelah dengar teriakan minta tolong saya sadar ini darurat,” ujarnya.

Setelah mendengar teriakan korban, Hartoyo segera mencari bantuan warga lain dan menghubungi pihak kepolisian. Tak lama berselang, tim dari Polsek Ngawi Kota bersama warga melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai yang mulai mengering.

Petugas gabungan dari kepolisian dan warga melakukan penyisiran sejauh satu kilometer dari lokasi korban menceburkan diri. Setelah upaya intensif, korban berhasil ditemukan dalam kondisi hidup, meski mengalami cedera serius. Ia segera dilarikan ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk mendapat perawatan medis.

Kapolsek Ngawi Kota, AKP Jais Bintoro, menyebutkan korban mengalami luka serius pada bagian tubuh bagian bawah. “Korban mengalami patah tulang di bagian pinggul. Kemungkinan karena benturan dengan batu dasar sungai. Tapi yang paling penting, nyawanya berhasil kita selamatkan,” jelasnya.

Selain cedera fisik, kondisi psikologis korban pun menjadi perhatian utama dalam proses pemulihan. Lebih jauh, latar belakang kehidupan korban perlahan mulai terkuak.

Ia diketahui merupakan ibu dari dua anak dan tengah menghadapi tekanan berat dalam rumah tangga. Suaminya kini juga sedang dirawat di rumah sakit yang sama karena penyakit kronis, memperkuat dugaan bahwa tekanan ekonomi dan beban mental menjadi pemicu tindakan nekat tersebut.

Lebih lanjut, pihak kepolisian telah menghubungi keluarga dekat korban dan kini tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan.

“Yang terpenting sekarang adalah pemulihan fisik dan mental korban. Kami akan berupaya mendorong pendampingan psikologis agar peristiwa serupa tidak terulang kembali,” tambah AKP Jais.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stand Up Komedi Mahasiswa Ponorogo Ricuh Usai Sindir Monumen Reog

    Stand Up Komedi Mahasiswa Ponorogo Ricuh Usai Sindir Monumen Reog

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi stand up comedy yang digelar oleh sekelompok mahasiswa di depan Gedung DPRD Kabupaten Ponorogo pada Jumat (30/05/2025) berakhir ricuh. Pertunjukan yang awalnya dimaksudkan sebagai bentuk kritik terhadap 100 hari kinerja pemerintah daerah justru memicu kemarahan warga setelah menyinggung proyek Monumen Reog. Salah satu komika dalam penampilannya menyebut monumen yang […]

    Bagikan
  • Sarasehan Kebangsaan, Suarakan Pancasila Sebagai Harapan Bersama

    Sarasehan Kebangsaan, Suarakan Pancasila Sebagai Harapan Bersama

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dalam semangat memperingati Hari Lahir Pancasila, sarasehan kebangsaan diselenggarakan di ruang pertemuan baru Paroki Mater Dei, Kota Madiun, Minggu (01/06/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Merasakan Pancasila di Tahun Pengharapan Yubileum 2025” dan menjadi ruang perjumpaan lintas iman untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar berbangsa. Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai […]

    Bagikan
  • Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah, Pemkab Madiun Siapkan Strategi Efisiensi Anggaran 2026

    Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah, Pemkab Madiun Siapkan Strategi Efisiensi Anggaran 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bakal melakukan efisiensi besar-besaran pada tahun anggaran 2026. Langkah ini diambil setelah adanya pergeseran dan pemangkasan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat senilai sekitar Rp. 228 miliar. Kondisi itu diungkapkan Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam Rapat Koordinasi Penganggaran APBD Tahun Anggaran 2026 dan Evaluasi […]

    Bagikan
  • Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Setono Ditolak ATR/BPN

    Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Setono Ditolak ATR/BPN

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Setono, Ponorogo, akhirnya tidak mendapat restu dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Padahal, lokasi seluas enam hektare itu sebelumnya sudah ditinjau Sekjen Kemensos RI, Robben Rico, bersama Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, membenarkan adanya penolakan tersebut. […]

    Bagikan
  • Terkait Insiden di Perlintasan Sebidang Magetan, Daop 7 : Tunggu Penyelidikan

    Terkait Insiden di Perlintasan Sebidang Magetan, Daop 7 : Tunggu Penyelidikan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Insiden memilukan terjadi di perlintasan sebidang JPL 08 Stasiun Magetan pada Senin (19/05/2025). KA Malioboro relasi Purwokerto-Malang menabrak 7 kendaraan roda 2 yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia. Selain itu, 3 orang dikabarkan mengalami luka berat dan dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan medis. Terkait insiden tersebut, PT KAI Daop […]

    Bagikan
  • Pasar Murah Polres Magetan Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah dari Pasar photo_camera 2

    Pasar Murah Polres Magetan Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah dari Pasar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gelaran pasar murah oleh Polres Magetan mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Sejak pagi, ratusan warga, didominasi ibu rumah tangga, langsung menyerbu stand sembako yang dibanderol lebih rendah dibanding harga pasar. Sudarwati, salah satu warga yang ikut berbelanja, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia menyebut selisih harga cukup signifikan dibanding […]

    Bagikan
expand_less