Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Belum Penuhi Kuota, Beberapa Mundur Alasan Keluarga

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 172
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peserta MPLS saat menata baju di kamar asrama, Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Jumlah peserta didik Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo belum mencapai kuota maksimal meski kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah dimulai. Dari total target 125 siswa, baru 119 anak yang tercatat aktif mengikuti MPLS hari pertama, Jumat (01/08/2025).

Menurut Kepala SR Ponorogo, Devit Tri Candrawati, beberapa siswa dari jenjang SD dan SMP diketahui mengundurkan diri di hari-hari awal sebelum MPLS dimulai. Alasan utamanya adalah orang tua belum sepenuhnya siap melepas anak-anak mereka untuk tinggal di asrama.

“Saat ini jumlah siswa kami baru 119. Untuk jenjang SD masih kurang empat, dan SMP kurang dua. Beberapa siswa memang mundur karena pertimbangan keluarga, terutama dari pihak orang tua yang belum rela,” ujar Devit.

Sekolah Rakyat Ponorogo menampung peserta didik dari jenjang SD hingga SMA dengan sistem asrama dan pembelajaran gratis. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu yang sebelumnya kesulitan mengakses pendidikan formal karena kendala biaya.

Devit menambahkan, pihak sekolah masih membuka peluang bagi siswa baru untuk menyusul mengisi kekosongan kuota. Bahkan saat MPLS berlangsung, masih ada siswa baru yang datang dan langsung dikenalkan dengan lingkungan sekolah dan asrama.

“Kami tetap membuka kesempatan selama kuota belum terpenuhi. Ada siswa yang baru masuk, termasuk yang putus sekolah di kelas 5 atau 6, dan ada pula yang dari awal tidak pernah sekolah karena kondisi ekonomi,” jelasnya.

Untuk mendukung proses adaptasi siswa, terutama yang berasal dari jenjang SD, pihak sekolah menerapkan sistem pengasuhan yang intensif. Satu pengasuh mendampingi sekitar 5 hingga 10 siswa di asrama, dan pendekatan dilakukan secara personal mengingat banyak anak yang masih mengalami homesick.

“Kami menyentuh mereka secara perlahan, mengambil hati mereka terlebih dahulu sebelum masuk ke disiplin dan rutinitas belajar,” pungkas Devit.

Dengan MPLS yang dirancang selama dua pekan penuh, Sekolah Rakyat Ponorogo berharap seluruh siswa dapat menyesuaikan diri dan membentuk kemandirian sebelum memulai pembelajaran formal di kelas.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun dan Perhutani Tanam 2.250 Pohon di Kare, Peringati Hari Bumi 2026

    Polres Madiun dan Perhutani Tanam 2.250 Pohon di Kare, Peringati Hari Bumi 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polres Madiun bersama Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun menggelar aksi penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, Rabu (22/4/2026). Kegiatan berlangsung di Petak 18B-1 RPH Kresek, BKPH Brumbun, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun. Sebanyak 2.250 bibit pohon ditanam dalam kegiatan tersebut. Jenis tanaman yang ditanam meliputi jati, johar, […]

    Bagikan
  • Diskon Tiket Kereta untuk TNI–Polri Masih Berlaku, Tapi Kenapa Harus Registrasi Ulang?

    Diskon Tiket Kereta untuk TNI–Polri Masih Berlaku, Tapi Kenapa Harus Registrasi Ulang?

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Fasilitas potongan harga tiket kereta api bagi prajurit TNI dan anggota Polri ternyata tidak hilang. Namun, ada satu hal baru yang wajib dilakukan—registrasi ulang. Apa sebenarnya yang berubah, dan kenapa langkah ini jadi penting? PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi 7 Madiun memastikan bahwa tarif reduksi tetap diberikan […]

    Bagikan
  • Lawu Fun Run 2025 Gaet Ribuan Peserta, Dorong Ekonomi Komunal Kampung Susu Lawu

    Lawu Fun Run 2025 Gaet Ribuan Peserta, Dorong Ekonomi Komunal Kampung Susu Lawu

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lebih dari sekadar ajang olahraga, Lawu Fun Run 2025 yang digelar di Kampung Susu Lawu, Singolangu, Kecamatan Plaosan, Sabtu (12/07/2025), menjadi momentum penting dalam penguatan ekonomi lokal berbasis industri komunal. Sebanyak 1.127 pelari dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian dalam acara ini. Dengan rute melintasi pesona alam pegunungan Lawu, […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Tinjau Pos Pantau dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2025

    Bupati Madiun Tinjau Pos Pantau dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sepekan jelang hari raya Idul Fitri 1446 H, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, melakukan peninjauan pos pantau dan pos pelayanan arus mudik Lebaran 2025 pada Selasa sore (25/03/2025). Pos pantau dan pelayanan yang ditinjau diantaranya Jiwan, Dumpil, Caruban serta Saradan. Bupati dan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Kembali Usulkan Pembangunan Rusunawa Ke Kementerian PUPR

    Pemkot Madiun Kembali Usulkan Pembangunan Rusunawa Ke Kementerian PUPR

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun kembali mengusulkan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Usulan ini menjadi lanjutan dari pengkajian serupa yang telah disampaikan sejak tahun 2023. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun, Jemakir menjelaskan bahwa dari sisi administrasi dan […]

    Bagikan
  • Kebakaran Lereng Lawu Ancam Satwa Liar, Anak Rusa Ditemukan Mati Terjebak Api

    Kebakaran Lereng Lawu Ancam Satwa Liar, Anak Rusa Ditemukan Mati Terjebak Api

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan pinus di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tidak hanya menghanguskan vegetasi, tetapi juga mengancam habitat satwa liar yang hidup di kawasan tersebut. Dalam penanganan kebakaran selama dua hari terakhir, petugas menemukan seekor anak rusa mati setelah diduga terjebak kobaran api. Kebakaran terjadi di sekitar Petak 50+A1 RPH […]

    Bagikan
expand_less