Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Dugaan Kebocoran PADes Dempelan Berujung Audit Inspektorat, Pihak Kecamatan Bantah Kebobolan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 219
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Desakan audit ke Inspektorat Kabupaten Madiun akibat dugaan kebocoran Pendapatan Asli Desa (PADes) Dempelan, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Polemik dugaan kebocoran Pendapatan Asli Desa (PADes) Dempelan, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun Jawa Timur, memunculkan desakan audit ke Inspektorat Kabupaten Madiun. Tuntutan ini mengemuka setelah ratusan warga menggelar aksi protes dan mencapai kesepakatan dengan pemerintah desa dalam forum mediasi yang turut disaksikan Muspika setempat pada Kamis (28/08/2025).

Penjabat (Pj) Kepala Desa Dempelan, Nurul Lishartati, mengakui telah menerima laporan masyarakat terkait PADes 2025 yang seharusnya bisa digunakan untuk membiayai kegiatan HUT RI ke-80. Target PADes tahun ini sebesar Rp.150 juta, namun dana yang baru masuk ke rekening kas desa hanya Rp. 91 juta.

“Pemerintah desa sudah melayangkan surat untuk audit bendahara ke Inspektorat. ASN dan perangkat desa wajib diaudit melalui Inspektorat terlebih dahulu,” ujar Nurul.

Meski warga mendesak agar Kaur Keuangan Tatik Puji Rahayu dicopot, Nurul menegaskan pemdes tidak bisa memenuhi tuntutan itu tanpa bukti pelanggaran.

“Belum ada bukti penyalahgunaan uang. Kami harus berkoordinasi dengan tim di tingkat lebih tinggi,” katanya.

Nurul mengaku sudah berulang kali menegur bendahara desa agar segera menyetorkan PADes yang berasal dari retribusi pasar desa dan sewa tanah bengkok ke kas desa. Dana tersebut baru disetorkan penuh pada 21 Agustus 2025, setelah sempat terlambat.

Sementara itu, Camat Madiun Hariono membantah adanya kelalaian atau kebobolan atas pengawasan pihak kecamatan. Ia menyebut pihaknya sudah memerintahkan desa untuk bermusyawarah dan menindaklanjuti pencairan dana, termasuk tunjangan perangkat desa.

“Sudah ada monitoring dan evaluasi, dan akhirnya dana bisa masuk. Keterlambatan setoran menjadi tanggung jawab bendahara desa. Proses pengawasan kecamatan dilakukan bertahap sesuai regulasi,” jelas Hariono.

Meskipun dana PADes kini dinyatakan lunas, desakan audit tetap bergulir. Warga menilai transparansi keuangan desa harus dipastikan agar tidak berulang di masa mendatang.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Hanya Ratusan Ribu, Beredar Keluhan di Pesan Berantai

    THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Hanya Ratusan Ribu, Beredar Keluhan di Pesan Berantai

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keluhan terkait besaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Kabupaten Magetan beredar luas melalui pesan berantai di aplikasi percakapan pada Sabtu (14/3/2026). Dalam informasi tersebut disebutkan bahwa THR yang diterima para pegawai tidak mencapai satu juta rupiah, melainkan hanya berada di […]

    Bagikan
  • Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

    Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun sedang getol melindungi keberadaan burung hantu. Data menyebut lebih dari 500 unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) tersebar di 11 kecamatan. Rubuha ini dibangun sebagai upaya pengendalian hama tikus secara alami di lahan pertanian warga. Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Soedjiono, mengakui program rubuha setiap tahun […]

    Bagikan
  • Siswa Pencak Silat di Ponorogo Meninggal Dunia Saat Latihan, Diduga Asma Kambuh

    Siswa Pencak Silat di Ponorogo Meninggal Dunia Saat Latihan, Diduga Asma Kambuh

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang siswa pencak silat asal Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Ponorogo, meninggal dunia saat mengikuti latihan pada Selasa (20/5/2025) malam. Korban bernama Mandala Putra Priatmaja (17), pelajar kelas 1 SMK. Ia sempat dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong. Peristiwa terjadi di area Kantor Desa Josari, tempat salah satu perguruan pencak silat […]

    Bagikan
  • Kebakaran Lereng Lawu Ancam Satwa Liar, Anak Rusa Ditemukan Mati Terjebak Api

    Kebakaran Lereng Lawu Ancam Satwa Liar, Anak Rusa Ditemukan Mati Terjebak Api

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan pinus di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tidak hanya menghanguskan vegetasi, tetapi juga mengancam habitat satwa liar yang hidup di kawasan tersebut. Dalam penanganan kebakaran selama dua hari terakhir, petugas menemukan seekor anak rusa mati setelah diduga terjebak kobaran api. Kebakaran terjadi di sekitar Petak 50+A1 RPH […]

    Bagikan
  • Langgar Aturan, Lapas I Madiun Layar 6 Warga Binaan ke Nusakambangan

    Langgar Aturan, Lapas I Madiun Layar 6 Warga Binaan ke Nusakambangan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Enam warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun harus menerima konsekuensi atas perbuatannya. Mereka harus dilayar ke Lapas Nusakambangan, Cilacap pada Minggu (9/2/2025), sebagai bentuk sanksi atas tindakan indisipliner selama menjalani masa pembinaan di Lapas I Madiun. Kepala Lapas I Madiun, Andi Wijaya Rivai menjelaskan pemindahan itu merupakan bagian dari […]

    Bagikan
  • Intervensi Pasar Telur Mulai Dijalankan, Peternak Nilai Belum Menyentuh Akar Masalah

    Intervensi Pasar Telur Mulai Dijalankan, Peternak Nilai Belum Menyentuh Akar Masalah

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan bergerak cepat merespons anjloknya harga telur ayam ras di tingkat peternak dengan menyiapkan skema penyerapan produksi. Kebijakan ini mendapat apresiasi dari para peternak yang sebelumnya mengeluhkan ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan pasar. Perwakilan peternak telur Magetan, Surohman, menyampaikan terima kasih atas respons cepat pemerintah daerah yang dinilai terbuka […]

    Bagikan
expand_less