Berita Terkini
Trending Tags

Dihadapan BBWSB Solo dan Tim ITS, Wali Kota Madiun Bahas Pengembangan Kota dan Peningkatan SDM

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 104
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali Kota Madiun, Maidi, dalam audiensi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dan Tim Pengabdian Masyarakat ITS di TPA Winongo, Foto : Kriswato – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah fokus dalam penataan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi, dalam audiensi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSB Solo) dan Tim Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di TPA Winongo, Selasa (09/09/2025). Hal ini juga membahas soal penggunaan material dalam pembangunan di area TPA.

Menurut Maidi, seluruh program harus berjalan tanpa menimbulkan kerugian bagi pihak lain. Pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Ke depan, program ini tidak boleh merusak aliran Bengawan. Kalau ada kerusakan, segera diajukan, dan akan kita perbaiki bila diperlukan,” terangnya.

Penanaman pohon bersama juga dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekaligus kontribusi nyata BBWSB Solo dalam mendukung program pembangunan berkelanjutan di Kota Madiun.

Sementara itu, dalam pertemuan Wali Kota Madiun dengan Tim Pengabdian Masyarakat ITS bersama OPD juga melibatkan perwakilan kelompok masyarakat (Pokmas). Pertemuan ini membahas rencana pelatihan pemanfaatan teknologi untuk pengelolaan sampah rumah tangga, yang akan digelar di Kantor Bapenda Kota Madiun nantinya.

Dalam pelatihan tersebut melibatkan sejumlah profesor ITS yang membimbing masyarakat, khususnya dalam memanfaatkan mesin teknologi pengolah sampah. Setiap kelurahan akan diwakili Pokmas agar program dapat berjalan merata.

“Bersama ITS, saya minta tolong di akhir tahun 2027 kita bisa kerja keras menuju target zero sampah. Ini butuh kolaborasi seluruh masyarakat,” tegas Wali Kota.

Lebih lanjut, Pemkot Madiun bersama mitra terkait akan segera merealisasikan program ini sesuai rencana agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain itu, juga mempercepat penanganan persoalan sampah perkotaan. 

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nyaru Polisi, Pria Asal Kediri Ditangkap Saat Lamaran di Magetan

    Nyaru Polisi, Pria Asal Kediri Ditangkap Saat Lamaran di Magetan

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Aksi penipuan kembali mencuat di media sosial. Seorang pria asal Kediri, Jawa Timur, harus berurusan dengan polisi sungguhan setelah nekat menyamar sebagai anggota kepolisian demi melamar seorang janda asal Magetan. Identitas palsunya terbongkar tepat saat prosesi lamaran berlangsung. Pelaku diketahui bernama Doni Setiawan. Ia berkenalan dengan korban, RS warga Kecamatan […]

    Bagikan
  • Disnakerin Berikan Pembekalan Kewirausahaan bagi Keluarga PMI

    Disnakerin Berikan Pembekalan Kewirausahaan bagi Keluarga PMI

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun menggelar kegiatan pembinaan pengelolaan keuangan dan kewirausahaan bagi keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI), baik yang masih dalam proses penempatan maupun yang telah kembali ke tanah air. Kegiatan ini bertempat di Kantor Desa Suluk, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Sebanyak 40 peserta yang terdiri […]

    Bagikan
  • Perempuan Paruh Baya Diduga Hanyut Saat Buang Hajat di Sungai

    Perempuan Paruh Baya Diduga Hanyut Saat Buang Hajat di Sungai

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digemparkan dengan hilangnya seorang perempuan bernama Sri Wahyuni (53) pada Rabu (22/10/2025) sore. Ia dilaporkan tak kembali ke rumah setelah pamit buang hajat ke sungai yang berjarak sekitar 80 meter dari tempat tinggalnya. Hingga malam hari, keberadaan Sri Wahyuni belum juga diketahui. […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut Bus Arga Mas di Tol Solo–Ngawi, Sopir Bus Tewas dan Puluhan Penumpang Luka-Luka

    Kecelakaan Maut Bus Arga Mas di Tol Solo–Ngawi, Sopir Bus Tewas dan Puluhan Penumpang Luka-Luka

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.705
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Solo-Ngawi Km 566+700 A, masuk Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden melibatkan sebuah bus penumpang dan truk yang berhenti di bahu jalan, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 31 penumpang mengalami luka-luka. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, […]

    Bagikan
  • Ternyata Ini Yang Viral Ritual Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu

    Ternyata Ini Yang Viral Ritual Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Video puluhan orang berpakaian serba putih menggelar ritual di Puncak Gunung Lawu, Argo Dumilah (3.265 mdpl), viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan laki-laki dan perempuan mengenakan gamis putih, mirip pakaian ihram, berjalan mengelilingi Tugu Trianggulasi serta duduk berdoa di sekitarnya. Peristiwa ini menuai berbagai spekulasi di kalangan warganet. Dikonfirmasi […]

    Bagikan
  • Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

    Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menegaskan bahwa penghentian produksi beras premium bermerek Bulan Emas, Palur, Palur Pink oleh CV Martindo Rice bukan karena pelanggaran, melainkan bentuk kepatuhan terhadap regulasi mutu beras. “Sebenarnya tidak ada masalah dengan CV Martindo Rice. Mereka hanya berusaha taat aturan dan memberi contoh […]

    Bagikan
expand_less