Berita Terkini
Trending Tags

Harga Daging Ayam Naik hingga Rp40 Ribu per Kg, Pedagang Magetan Kehilangan Separuh Penjualan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • visibility 205
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga daging ayam di pasar sayur Magetan tembus Rp40 ribu. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kenaikan harga daging ayam di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dalam sepekan terakhir mulai menekan aktivitas perdagangan di Pasar Sayur Magetan. Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp33.000 per kilogram kini mencapai Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Lonjakan harga tersebut berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat. Pedagang mengaku jumlah ayam yang terjual menurun hingga sekitar separuh dibandingkan kondisi sebelum harga mengalami kenaikan.

Salah satu pedagang daging ayam di Pasar Sayur Magetan, Warsi, mengatakan kenaikan harga terjadi secara bertahap hampir setiap hari. Dalam sepekan terakhir, harga dari pemasok disebut naik sekitar Rp1.000 per hari.

“Engga tahu apa penyebabnya, dari bosnya sudah naik terus, kira-kira naiknya per hari itu Rp1.000,” ujar Warsi, Jumat (21/8/2026).

Menurut dia, kenaikan harga tersebut tidak diikuti perubahan signifikan pada pasokan daging ayam di tingkat pedagang. Namun, harga jual yang semakin tinggi membuat konsumen mulai mengurangi jumlah pembelian.

Sebelum harga meningkat, Warsi mengaku dapat menjual sekitar 100 ekor ayam per hari. Kini, penjualan di lapaknya tidak lebih dari 50 ekor ayam dalam sehari.

Kondisi serupa terlihat dari pola belanja pelanggan. Konsumen yang sebelumnya membeli daging ayam dalam jumlah kilogram kini cenderung mengurangi pembelian untuk menyesuaikan pengeluaran rumah tangga maupun kebutuhan usaha.

Bagian dada dan paha masih menjadi pilihan utama konsumen di lapak Warsi. Meski demikian, volume pembelian mengalami penurunan. Pelanggan yang sebelumnya membeli hingga dua kilogram kini hanya membeli satu kilogram atau bahkan setengah kilogram.

“Yang sering dibeli itu dada sama paha, kalau naik kaya gini pembeli itu tetep sering milih bagian itu, tapi ya misal semula beli dua kilo, sekarang cuma sekilo atau setengah kilogram aja,” jelasnya.

Image Not Found
Kenaikan harga ayam tekan daya beli konsumen Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Penurunan daya beli tidak hanya dirasakan pedagang, tetapi juga pelaku usaha kecil yang menggunakan daging ayam sebagai bahan baku. Salah satunya Rantinah, pembeli yang memanfaatkan daging ayam sebagai isian cilok yang dijualnya.

Rantinah mengatakan biasanya membeli sekitar satu kilogram daging ayam untuk kebutuhan produksi. Namun, kenaikan harga membuat jumlah pembelian harus ditekan menjadi hanya sekitar seperempat kilogram.

“Saya buat cilok isian ayam, biasanya beli sekilo, kaget juga tiap hari kok naiknya Rp1.000, akhirnya ya terpaksa beli seperempat saja, sisanya paling saya isi telur nanti,” kata Rantinah.

Pengurangan penggunaan daging ayam dilakukan agar biaya produksi tidak meningkat terlalu besar. Selain daging, Rantinah masih harus mengalokasikan modal untuk membeli tepung, minyak goreng, dan bahan pendukung lainnya.

“Biar bisa beli bahan-bahan lain seperti tepung, minyak goreng, dan lain-lain,” katanya.

Kenaikan harga bahan baku menjadi tantangan tersendiri bagi pedagang makanan berbasis ayam. Di satu sisi, mereka harus menjaga biaya produksi agar tetap terkendali. Di sisi lain, menaikkan harga jual berisiko menurunkan jumlah pelanggan.

Bagi pedagang daging ayam di pasar, kondisi tersebut turut menekan omzet harian. Sementara bagi konsumen dan pelaku usaha kecil, kenaikan harga memaksa mereka mengurangi volume pembelian atau mencari alternatif bahan untuk mempertahankan pengeluaran tetap sesuai kemampuan.

Jika tren kenaikan berlanjut, tekanan terhadap daya beli masyarakat dan pelaku usaha kuliner berpotensi semakin terasa, terutama bagi usaha kecil yang memiliki margin keuntungan terbatas. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eksplor Ruang Terbuka Hijau Yang Indah dan Nyaman di Kota Madiun (2)

    Eksplor Ruang Terbuka Hijau Yang Indah dan Nyaman di Kota Madiun (2)

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan dengan memperbanyak dan merawat Ruang Terbuka Hijau (RTH). Tiga kawasan RTH yang kini menjadi tempat bermain warga Kota Madiun, yaitu RTH Kanigoro, RTH Pilangbango, dan RTH Taman Kelun, semakin diminati sebagai tempat beristirahat dan rekreasi keluarga. RTH Kanigoro, yang terletak di […]

    Bagikan
  • DKPP Madiun Lakukan Pemeriksaan Hewan, Fokus Pada Organ Dalam Hewan Kurban

    DKPP Madiun Lakukan Pemeriksaan Hewan, Fokus Pada Organ Dalam Hewan Kurban

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun intensif melakukan pemeriksaan hewan kurban di sejumlah titik pemotongan dan penjualan hewan. Salah satu lokasi yang disambangi tim adalah tempat pemotongan hewan milik warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, pada Jumat (06/06/2025). Tim Dokter dari DKPP […]

    Bagikan
  • Personil Korem 081/DSJ Siap Siaga dalam Aksi Kemanusiaan

    Personil Korem 081/DSJ Siap Siaga dalam Aksi Kemanusiaan

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Belasan prajurit TNI dari satuan Korem 081/DSJ ambil bagian dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh PG. Rejo Agung, bertempat di Graha Rajawali PG. Rejo Agung, Kota Madiun, Kamis (10/04/2025). Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengapresiasi keterlibatan anggotanya itu. Ia menyebut, hal itu sebagai salah satu bentuk aksi kemanusiaan. […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Dukung Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Sesuai Instruksi Presiden

    Pemkab Madiun Dukung Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Sesuai Instruksi Presiden

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinegia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sosialisasi Koperasi Merah Putih yang di gelar pada, Rabu (30/04/2025) di Pendopo Muda Graha. Pemkab Madiun juga menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 yang ditandatangani dan mulai berlaku pada 27 Maret 2025. Program ini menjadi […]

    Bagikan
  • Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Protes warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Taji, Kecamatan Karas, kembali mencuat. Keluhan yang disampaikan tak hanya soal debu yang kian pekat, tetapi juga kerusakan jalan hingga kekhawatiran hilangnya batas lahan milik warga akibat aktivitas tambang. Situasi tersebut mendorong Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung ke lokasi […]

    Bagikan
  • Dua Pemuda Ditangkap Polres Ngawi dengan 905 Butir Pil Berbahaya

    Dua Pemuda Ditangkap Polres Ngawi dengan 905 Butir Pil Berbahaya

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Narkoba Polres Ngawi kembali mengungkap kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar di wilayah Kabupaten Ngawi. Dalam operasi yang digelar pada Sabtu (1/8/2026), polisi menangkap dua orang pemuda yang diduga terlibat dalam peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) dan menyita ratusan butir pil yang diduga akan dipasarkan secara ilegal. Dua […]

    Bagikan
expand_less