Minggu, 25 Okt 2026
Trending Tags

Desil Warga Bisa Naik meski Kondisi Ekonomi Tak Berubah, BPS Madiun Jelaskan Penyebabnya

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala BPS Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Posisi desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tidak selalu mencerminkan perubahan kondisi ekonomi seseorang secara langsung. Pergeseran peringkat bisa terjadi karena perubahan kondisi ekonomi masyarakat lain yang masuk dalam pemeringkatan yang sama.

Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) khawatir. Mereka waswas jika desilnya naik, status sebagai penerima bantuan pemerintah ikut berubah atau bahkan terhapus.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti, menjelaskan pemeringkatan desil bersifat relatif terhadap seluruh populasi. Masyarakat dibagi ke dalam 10 kelompok dengan jumlah yang sama besar.

“Jika ada warga yang kondisi ekonominya memburuk misalnya bangkrut lalu memperbarui datanya, desil orang tersebut akan turun. Akibat pergeseran ini, warga lain bisa otomatis terdorong naik ke desil yang lebih tinggi, meskipun kondisi ekonomi sebenarnya tidak berubah,” kata Wisma saat ditemui di Kantor BPS Kabupaten Madiun, Jalan Madiun-Ngawi, Kecamatan Jiwan, Rabu (9/9/2026).

Menurut Wisma, kondisi tersebut membuat kenaikan desil seseorang tidak selalu berarti tingkat kesejahteraannya meningkat. Sebab, posisi desil ditentukan dengan membandingkan kondisi sosial ekonomi seluruh masyarakat dalam basis data.

Data Desil Bersumber dari DTSEN

Wisma menjelaskan pemeringkatan desil bersumber dari DTSEN. Data tersebut merupakan hasil pemadupadanan tiga sumber data besar, yakni Regsosek dari Bappenas, P3KE dari Kemenko PMK, dan DTKS dari Kementerian Sosial.

Ketiga sumber data tersebut kemudian dipadankan dengan sejumlah data lain, di antaranya Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari Dukcapil, data BPJS Kesehatan, serta data PLN.

Karena kondisi masyarakat dapat berubah, pembaruan data juga dilakukan secara berkala. Wisma meminta masyarakat tidak langsung khawatir jika menemukan ketidaksesuaian antara desil dengan kondisi ekonomi yang sebenarnya.

“Kalau dalam pemeringkatannya ada yang tidak sesuai, masyarakat tidak perlu khawatir. Pembaruan desil dilakukan secara berkala, yaitu setiap tiga bulan sekali,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang merasa data atau pemeringkatan desilnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, terdapat tiga jalur yang dapat digunakan untuk mengajukan pemutakhiran data.

Pertama melalui Aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh melalui Play Store. Kedua, masyarakat dapat melapor langsung ke desa atau kelurahan melalui operator SIKS-NG.

Sementara jalur ketiga disediakan BPS melalui kanal dtsen.dashform.bps.go.id.

Untuk kanal BPS, masyarakat dapat melakukan pemutakhiran data secara mandiri atau self-declare. Namun, pemohon wajib melampirkan surat keterangan dari desa yang ditandatangani kepala desa.

“Harapan kami, kepala desa yang sudah memberi tanda tangan sudah melakukan istilahnya cek terhadap kondisi warganya yang akan melakukan proses itu (pemutakhiran desil),” terang Wisma.

Meski masyarakat dapat mengajukan pemutakhiran, Wisma menegaskan proses tersebut tidak otomatis membuat peringkat desil berubah sesuai dengan keinginan pemohon.

Sebab, DTSEN merupakan basis data yang digunakan untuk seluruh masyarakat. Data seseorang akan kembali dibandingkan dengan kondisi masyarakat lain yang tercatat dalam DTSEN untuk menentukan peringkat desil.

“DTSEN itu adalah DTSEN untuk semuanya. Jadi bukan bukan hanya nuruti maunya orang perorangan. Jadi kalau misalnya kita melakukan pembaruan data, data kita akan disimpulkan atau disandingkan dengan data orang-orang yang lainnya yang ada di dalam DTSEN itu untuk menentukan pemeringkatan desil,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Gabungan Temukan Kafe, Laundry Hingga Peternakan Pakai LPG Subsidi

    Tim Gabungan Temukan Kafe, Laundry Hingga Peternakan Pakai LPG Subsidi

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop UM) Kabupaten Madiun bersama Pertamina Jatimbalinus Wilayah Madiun dan Hiswana Migas menggelar inspeksi mendadak terhadap pelaku usaha pengguna LPG di wilayah Balerejo dan Mejayan, Selasa (12/08/2025). Hasilnya, sejumlah pengusaha kategori hotel, restoran, kafe (Horeka), peternakan, dan usaha laundry masih kedapatan menggunakan tabung LPG […]

    Bagikan
  • Golkar Madiun Siapkan Rumah Aspirasi dan Pengurus Baru, Fokus Gaet Pemilih Muda

    Golkar Madiun Siapkan Rumah Aspirasi dan Pengurus Baru, Fokus Gaet Pemilih Muda

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun merayakan hari ulang tahun ke-61 di Gedung Graha Beringin, Jiwan, Senin (20/10/2025). Peringatan ini tak sekadar seremoni, tapi juga menjadi momentum konsolidasi partai dengan peluncuran rencana pembentukan Rumah Aspirasi serta penguatan struktur kepengurusan periode 2025–2030. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun, Mashudi, mengatakan bahwa Rumah Aspirasi […]

    Bagikan
  • Pabrik Pengolahan Porang Dibangun di Saradan, Angin Segar bagi Petani dan Siap Serap Tenaga Kerja photo_camera 2

    Pabrik Pengolahan Porang Dibangun di Saradan, Angin Segar bagi Petani dan Siap Serap Tenaga Kerja

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun bersiap menjadi salah satu pusat hilirisasi porang nasional. Pemerintah Kabupaten Madiun bersama PT Fengshuo Konjac Indonesia resmi memulai pembangunan pabrik pengolahan porang di Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan, Rabu (4/2/2026). Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto dan disaksikan jajaran direksi perusahaan, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), […]

    Bagikan
  • Memacu Andrenalin di Rumah Hantu Lawu Plaza, Jadi Hiburan Pilihan Akhir Tahun

    Memacu Andrenalin di Rumah Hantu Lawu Plaza, Jadi Hiburan Pilihan Akhir Tahun

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana mencekam dan pengalaman pemicu adrenalin menjadi daya tarik utama wahana rumah hantu yang hadir di Kota Madiun. Berlokasi di lantai satu Lawu Plaza, pusat perbelanjaan Jalan Pahlawan Kota Madiun, wahana bertema Rumah Tua Gunung Wilis ini langsung menarik perhatian pengunjung sejak dibuka awal Desember lalu. Patung-patung hantu yang dipajang […]

    Bagikan
  • Update Terkini : 4 KA Di Daop 7 Madiun Terlambat Dampak KA Purwojaya Anjlok

    Update Terkini : 4 KA Di Daop 7 Madiun Terlambat Dampak KA Purwojaya Anjlok

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Insiden anjloknya dua gerbong belakang pada KA Purwojaya relasi Gambir–Kroya di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/10/2025) siang, menyebabkan terganggunya perjalanan sejumlah kereta api di lintas Jawa. Akibat peristiwa tersebut, beberapa perjalanan KA yang melintasi wilayah kerja PT KAI Daop 7 Madiun turut mengalami keterlambatan. Manager Humas KAI Daop […]

    Bagikan
  • Kredit Macet di Bank Madiun Capai Milyaran, Komisi C DPRD Agendakan RDP Dengan Manajemen

    Kredit Macet di Bank Madiun Capai Milyaran, Komisi C DPRD Agendakan RDP Dengan Manajemen

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menyoroti kredit macet di Perumda Bank Madiun yang nilainya ditaksir mencapai milyaran rupiah. Pinjaman itu disalurkan untuk sebuah usaha di Dusun Panggung, Desa/Kecamatan Dagangan, namun kini bermasalah dalam pengembalian. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Madiun, Rudy Triswahono, mengatakan indikasi kredit bermasalah tersebut sudah […]

    Bagikan
expand_less