Sabtu, 24 Okt 2026
Trending Tags

Harga Cabai dan Sayuran Naik di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Sebut Dampak Kemarau

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga cabai rawit di Pasar Sayur Magetan mencapai Rp72 ribu. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Musim kemarau mulai berdampak terhadap pasokan dan harga sejumlah komoditas pangan di Kabupaten Magetan. Di Pasar Sayur Magetan, harga cabai dan beberapa jenis sayuran mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. 

Kenaikan paling terasa pada komoditas cabai. Pedagang menyebut harga cabai rawit kini berada di kisaran Rp68.000 hingga Rp72.000 per kilogram. Sebelumnya, harga komoditas tersebut masih berada di kisaran Rp50.000-an per kilogram.

Cabai keriting juga mengalami kenaikan dari sebelumnya sekitar Rp32.000 hingga Rp34.000 per kilogram menjadi sekitar Rp40.000 per kilogram. Sementara cabai besar kini dijual sekitar Rp30.000 per kilogram, naik dari kisaran Rp25.000 hingga Rp28.000.

Pedagang Pasar Sayur Magetan, Asminah, mengatakan kenaikan harga cabai telah terjadi sekitar lima hari terakhir. Menurutnya, kondisi tersebut berkaitan dengan berkurangnya pasokan akibat tanaman cabai terdampak musim kemarau.

“Karena musim kemarau itu cabainya banyak yang kering, jadi tidak jadi (panen),” kata Asminah, Rabu (9/9/2026).

Menurut dia, pasokan cabai ke pasar sebenarnya masih berjalan, tetapi jumlahnya lebih sedikit dibandingkan kondisi normal. Stok di tingkat pedagang masih tersedia dan relatif mencukupi, namun jumlah kiriman yang masuk berkurang. Kondisi tersebut turut berdampak pada aktivitas jual beli. Asminah mengatakan jumlah pembeli cenderung menurun setelah harga cabai mengalami kenaikan.

Selain cabai segar, cabai kering juga tetap diminati konsumen. Harganya saat ini sekitar Rp75.000 per kilogram. Namun, menurut Asminah, konsumen umumnya tidak serta-merta beralih dari cabai segar ke cabai kering karena masing-masing memiliki pelanggan tersendiri. “Yang biasa kering, kering. Yang biasa basah, basah,” ujarnya.

Kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas sayuran lainnya. Pedagang Pasar Sayur Magetan, Warmi, menyebut harga labu siam kini mencapai sekitar Rp8.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp5.000 hingga Rp6.000.

Harga tomat juga meningkat dari sekitar Rp5.000 menjadi Rp7.000 per kilogram. Sementara kubis yang sebelumnya sekitar Rp5.000 kini berada di kisaran Rp7.000 per kilogram.

Image Not Found
Harga tomat dan kubis turut mengalami kenaikan. Foto : Kus-Sinergia

Warmi mengatakan kenaikan harga sayuran tersebut mulai terasa sekitar empat hari terakhir. Selain faktor pasokan, musim kemarau membuat proses produksi dan panen sayuran menjadi lebih sulit.

“Karena musim kemarau ini agak susah untuk panen,” jelas Warmi.

Meski harga naik, permintaan dari konsumen rumah tangga untuk kebutuhan sehari-hari masih relatif normal. Namun, konsumen yang membeli sayuran untuk dijual kembali mulai mengeluhkan kenaikan harga karena dapat memengaruhi margin keuntungan mereka.

Di sisi lain, kenaikan harga cabai juga dirasakan langsung oleh konsumen. Salah seorang pembeli, Jeni Imanta Putri, mengatakan harga cabai yang dibelinya mengalami peningkatan cukup terasa.

Ia mencontohkan, cabai yang sebelumnya dibeli dengan harga sekitar Rp14.000 untuk seperempat kilogram, kini harus ditebus sekitar Rp18.000.

“Lumayan ada kenaikan. Walaupun naik, tetap beli segitu,” kata Jeni.

Cabai tersebut digunakan untuk kebutuhan memasak sehari-hari, termasuk membuat sambal. Meski harga meningkat, Jeni memilih tetap membeli dalam jumlah yang sama karena cabai merupakan kebutuhan rumah tangga yang rutin digunakan. Menurutnya, kenaikan harga tersebut cukup membebani konsumen, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan cabai sebagai bagian dari kebutuhan pangan sehari-hari.

Ia berharap harga cabai dan sayuran kembali normal sehingga tidak terlalu membebani masyarakat. “Harapannya semaksimal mungkin agak turun sedikit, normal seperti biasanya,” ujarnya.

Pedagang pun berharap kondisi pasokan segera membaik. Dengan kembali normalnya produksi dan distribusi komoditas pertanian, harga di tingkat pasar diharapkan dapat lebih stabil sehingga pedagang maupun konsumen sama-sama tidak terbebani. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Gabungan Evakuasi Batu Jumbo Timpa Rumah di Slahung

    Petugas Gabungan Evakuasi Batu Jumbo Timpa Rumah di Slahung

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo Minggu (23/2/2025) meninjau batu berukuran jumbo jatuh dari tebing setinggi 50 meter yang longsor menimpa rumah milik Sunarto di Desa Ngilo Ilo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Sabtu (22/02/2025) kemarin. Batu tersebut menyebabkan kerusakan cukup parah. Polres dan BPBD Ponorogo kini fokus pada pemecahan batu tersebut […]

    Bagikan
  • 6 SPPG di Kota Madiun Belum Kantongi SLHS, Pemkot Juga Soroti IPAL

    6 SPPG di Kota Madiun Belum Kantongi SLHS, Pemkot Juga Soroti IPAL

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun masih belum memenuhi persyaratan lingkungan dan kesehatan. Hal ini mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Pengendalian Pencemaran Air Limbah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun yang digelar di Gedung Krida Praja, Kamis (23/4/2026). Dalam arahannya, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus […]

    Bagikan
  • Seniman Reog Mbah Bikan Gondo Wiyono, Tutup Usia di Usia 80 Tahun

    Seniman Reog Mbah Bikan Gondo Wiyono, Tutup Usia di Usia 80 Tahun

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kabar duka menyelimuti dunia kesenian Ponorogo. Bikan Gondo wiyono, seniman kawakan asal Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, meninggal dunia pada Kamis malam (29/05/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. Mbah Bikan, demikian ia akrab disapa, wafat di usia 80 tahun karena sakit. Kepergian mbah Bikan meninggalkan duka mendalam bagi para pelaku seni, […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Hadiri Halal Bihalal IKAPTK, Tekankan Peran Alumni dalam Pembangunan Daerah

    Bupati Madiun Hadiri Halal Bihalal IKAPTK, Tekankan Peran Alumni dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bupati Madiun, Hari Wuryanto menghadiri acara Halal Bihalal yang digelar oleh Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Madiun di Panti Asuhan Asih, Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Sabtu (12/4/2025). Kegiatan tersebut mengusung tema “Perkuat Silaturahmi dengan Semangat Kesederhanaan, Kebersamaan, dan Kekeluargaan serta Kepedulian untuk Meraih Keberkahan.” Acara berlangsung dalam suasana […]

    Bagikan
  • DPC PKB Magetan Usulkan PAW, Jamaludin Malik Disiapkan Isi Kursi Nur Wahid

    DPC PKB Magetan Usulkan PAW, Jamaludin Malik Disiapkan Isi Kursi Nur Wahid

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Konstelasi politik di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Magetan kembali bergerak. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB resmi mengajukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap salah satu kadernya di DPRD Kabupaten Magetan, Nur Wahid. Posisi tersebut rencananya akan diisi oleh Jamaludin Malik. Langkah politik ini tertuang dalam surat bernomor 2947/DPC-25.20/01/X/2025, tertanggal 7 Oktober […]

    Bagikan
  • LavAni Navy Berhasil Pertahankan Gelar Juara Livoli Divisi Utama

    LavAni Navy Berhasil Pertahankan Gelar Juara Livoli Divisi Utama

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tim bola voli putra LavAni Navy menegaskan dominasinya dengan meraih gelar juara di laga Livoli Divisi Utama 2025. Dalam partai final di GOR Ki Mageti, Magetan, Minggu (19/10/2025) malam, LavAni Navy sukses menaklukkan TNI AU Electric dengan skor telak 3-0 (25-21, 28-26, 25-14). Kemenangan ini menandai keberhasilan LavAni Navy dalam mempertahankan […]

    Bagikan
expand_less