Kasus Kekerasan SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun, 10 Siswa Terlibat Pemukulan, Kepala Sekolah Minta Maaf
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Jumat, 5 Des 2025
- visibility 65
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Pihak SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Madiun buka suara terkait dugaan kekerasan yang menimpa salah satu siswanya. Kepala SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Madiun, Agus Supriyono, menyatakan bahwa pihaknya sangat menyesalkan terjadinya insiden yang tidak diinginkan di lingkungan sekolah.
“Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Dari pemeriksaan internal, terdapat 10 siswa yang diduga terlibat dalam pemukulan terhadap adik kelasnya,” ujar Agus, Kamis (04/12/2025).
Ia menjelaskan, sekolah telah meminta keterangan dari para siswa yang terlibat dan segera menjatuhkan sanksi disiplin sesuai ketentuan internal. Pihak sekolah juga akan memanggil orang tua mereka untuk memberikan penjelasan dan pendampingan lebih lanjut, sebagai bagian dari upaya pembinaan.
Agus Supriyono secara terbuka telah menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban. Ia menegaskan komitmen SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun dalam memberikan pembinaan yang lebih baik serta menjaga lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi seluruh peserta didik.
“Atas nama sekolah, kami memohon maaf atas peristiwa ini. Kejadian ini menjadi pembelajaran penting dan evaluasi mendalam bagi kami,” tuturnya.
Pihak sekolah menegaskan tidak akan menghambat proses hukum yang ditempuh oleh keluarga korban. Sekolah menyatakan siap bekerja sama penuh dengan pihak berwajib agar penanganan kasus berjalan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami menghormati laporan yang telah disampaikan kepada pihak berwajib dan akan mengikuti seluruh proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Agus.
Sebagai langkah pencegahan dan perbaikan ke depan, sekolah berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan serta memperkuat pembinaan karakter terhadap seluruh taruna dan taruni.
“Pembinaan dan pengawasan akan kami optimalkan agar seluruh peserta didik di SMAN 3 Taruna Angkasa merasa aman dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan,” pungkasnya. (Krs).
- Penulis: Kriswanto


