Berita Terkini
Trending Tags

Rapat Paripurna Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, DPRD Tekankan Anggaran Fokus untuk Kepentingan Masyarakat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 200
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Hari Jadi ke-108, anggaran diminta fokus untuk masyarakat. (20/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun di Gedung Paripurna, Sabtu (20/6/2026). Momentum peringatan hari jadi tersebut dimanfaatkan DPRD untuk mengingatkan pentingnya fokus pembangunan daerah di tengah tantangan ekonomi global dan efisiensi anggaran.

Rapat paripurna dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), anggota DPRD, serta perwakilan masyarakat. Seluruh peserta mengenakan busana khas daerah sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal dalam peringatan hari jadi kota.

Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengatakan peringatan Hari Jadi ke-108 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Menurutnya, komunikasi antara DPRD dan Pemerintah Kota Madiun telah berjalan baik, terutama terkait penyesuaian program di tengah kondisi ekonomi saat ini.

“Sudah ada komunikasi dengan pemerintah kota. Madiun masih memiliki banyak pekerjaan rumah, ditambah adanya kondisi force majeure sebelumnya dan situasi global seperti sekarang. Karena itu kami memberi ruang agar pemerintah lebih fokus menjalankan program-program yang sudah direncanakan,” ujarnya usai rapat paripurna.

Armaya menegaskan DPRD siap memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah selama program yang dijalankan benar-benar berpihak kepada masyarakat. Pembahasan bersama juga akan dilakukan di internal DPRD, khususnya bersama Badan Anggaran (Banggar), agar arah kebijakan tetap selaras dengan kebutuhan daerah.

“Kalau memang itu untuk kepentingan masyarakat, tentu kami akan support. Nanti akan kami sampaikan kepada teman-teman DPRD agar fokus pada program-program yang menjawab situasi politik, keuangan, dan kondisi yang sedang dihadapi,” katanya.

Selain menyoroti kondisi ekonomi, DPRD juga memberikan catatan terhadap penyusunan anggaran daerah. Armaya menilai program yang tidak mendesak perlu dievaluasi agar alokasi anggaran dapat diprioritaskan untuk menyelesaikan persoalan yang langsung dirasakan masyarakat.

“Program yang tidak terlalu penting bisa kita cut dan dialihkan ke program prioritas. Ke depan kita harus fokus pada penanganan kemiskinan, pengangguran, stunting, dan persoalan lain yang menyentuh masyarakat,” tegasnya.

Menurut Armaya, dengan luas wilayah sekitar 33 kilometer persegi, jumlah penduduk lebih dari 210 ribu jiwa, serta kemampuan anggaran sekitar Rp1,1 triliun, Pemerintah Kota Madiun memiliki ruang yang cukup untuk mengoptimalkan program-program prioritas asalkan anggaran digunakan secara tepat sasaran.

Sementara itu, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menyampaikan Pemerintah Kota Madiun akan terus membangun komunikasi dengan DPRD dalam menyusun kebijakan menghadapi dinamika ekonomi global. Pemkot, kata dia, juga membuka ruang bagi DPRD untuk memberikan masukan terhadap berbagai strategi pembangunan yang disiapkan pemerintah.

Image Not Found
DPRD dan Pemkot perkuat sinergi pembangunan Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

“Pemkot sangat terbuka terhadap masukan dari DPRD. Strategi yang sudah kami siapkan akan kami diskusikan bersama, termasuk untuk mendapatkan review sehingga kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Bagus menegaskan, seluruh program pemerintah akan diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Bahkan, rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Madiun tahun ini juga difokuskan pada kegiatalg memiliki dampak nyata bagi warga.

Terkait persoalan kemiskinan dan pengangguran, Bagus mengakui kedua sektor tersebut masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah meski secara statistik mengalami penurunan setiap tahun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurutnya, pemerintah tidak ingin hanya berpatokan pada angka statistik. Saat ini Pemkot Madiun tengah menyiapkan pendataan secara rinci hingga tingkat rumah tangga agar intervensi program lebih tepat sasaran.

“Kami ingin program pemerintah benar-benar menyentuh setiap individu yang membutuhkan. Karena itu akan dilakukan pendataan secara detail dengan melibatkan kelurahan, RT, hingga sekitar 2.600 tim Dasawisma,” katanya.

Rapat paripurna Hari Jadi ke-108 Kota Madiun itu tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi forum untuk memperkuat komitmen antara legislatif dan eksekutif dalam mengarahkan pembangunan agar lebih berpihak pada kepentingan masyarakat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terekam CCTV, Perempuan Berkerudung Gasak Beras dan Elpiji di Pasar Paron Ngawi

    Terekam CCTV, Perempuan Berkerudung Gasak Beras dan Elpiji di Pasar Paron Ngawi

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sebuah aksi pencurian di toko kelontong yang berada di kawasan Pasar Paron, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, terekam kamera pengawas (CCTV), Rabu (14/05/2025). Dalam rekaman berdurasi 1 menit 20 detik itu, tampak seorang perempuan mengenakan hijab biru tua dan masker mengambil sejumlah barang tanpa melakukan pembayaran. Perempuan yang belum diketahui identitasnya tersebut terlihat […]

    Bagikan
  • Audit Belum Rampung, Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Koperasi MSI Magetan Masuk Tahap Penyidikan

    Audit Belum Rampung, Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Koperasi MSI Magetan Masuk Tahap Penyidikan

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepolisian Resor (Polres) Magetan resmi menaikkan status penanganan dugaan penyelewengan dana nasabah Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPP) Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) ke tahap penyidikan. Meski demikian, penetapan tersangka belum dapat dilakukan lantaran hasil audit kerugian keuangan masih belum diterima penyidik. Kasat Reskrim Polres Magetan, AKP Joko Santoso, menjelaskan bahwa […]

    Bagikan
  • Ribuan Guru Somasi Gubernur Jatim, Tolak Mutasi Sepihak Eks-Kepala SMKN 1 Ponorogo

    Ribuan Guru Somasi Gubernur Jatim, Tolak Mutasi Sepihak Eks-Kepala SMKN 1 Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sedikitnya 2.000 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ponorogo menggelar aksi long march, Selasa (30/12/2025). Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo, Katenan, yang dinilai dilakukan secara sepihak dan menabrak aturan. Ribuan guru berjalan kaki dari Gedung Terpadu menuju Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa […]

    Bagikan
  • Seleksi Sekda Magetan Masih Sepi Peminat, Penutupan Tinggal Dua Hari

    Seleksi Sekda Magetan Masih Sepi Peminat, Penutupan Tinggal Dua Hari

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hingga memasuki pertengahan Agustus 2025, seleksi terbuka pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Magetan belum diminati. Padahal, proses pendaftaran sudah dibuka sejak 4 Agustus lalu dan akan berakhir pada 17 Agustus mendatang. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, mengungkapkan sampai 10 Agustus belum ada satu […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Geser Penugasan 450 Guru dan PPPK, Jarak Kerja Dipangkas Demi Hemat BBM

    Pemkab Madiun Geser Penugasan 450 Guru dan PPPK, Jarak Kerja Dipangkas Demi Hemat BBM

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai menerapkan kebijakan penugasan yang mendekatkan lokasi kerja dengan domisili bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Langkah ini dilakukan untuk menekan pengeluaran bahan bakar minyak (BBM), meningkatkan kesejahteraan aparatur, sekaligus mendongkrak kualitas layanan pendidikan. Kebijakan tersebut ditandai dengan kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyerahan surat tugas […]

    Bagikan
  • 3 Warung di Telaga Sarangan Magetan Rusak Tertimpa Pohon

    3 Warung di Telaga Sarangan Magetan Rusak Tertimpa Pohon

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Telaga Sarangan Magetan pada Senin dini hari (20/1/2025). Dampaknya 3 warung milik pedagang di Telaga Sarangan rusak parah tertimpa Pohon. BPBD Magetan mencatat pemilik 3 warung itu diantaranya Ipan, Midi, dan Saeran, warga Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan. “Saat kejadian kondisi warung tengah kosong. […]

    Bagikan
expand_less