Berita Terkini
Trending Tags

Rapat Paripurna Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, DPRD Tekankan Anggaran Fokus untuk Kepentingan Masyarakat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 135
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Hari Jadi ke-108, anggaran diminta fokus untuk masyarakat. (20/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun di Gedung Paripurna, Sabtu (20/6/2026). Momentum peringatan hari jadi tersebut dimanfaatkan DPRD untuk mengingatkan pentingnya fokus pembangunan daerah di tengah tantangan ekonomi global dan efisiensi anggaran.

Rapat paripurna dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), anggota DPRD, serta perwakilan masyarakat. Seluruh peserta mengenakan busana khas daerah sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal dalam peringatan hari jadi kota.

Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengatakan peringatan Hari Jadi ke-108 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Menurutnya, komunikasi antara DPRD dan Pemerintah Kota Madiun telah berjalan baik, terutama terkait penyesuaian program di tengah kondisi ekonomi saat ini.

“Sudah ada komunikasi dengan pemerintah kota. Madiun masih memiliki banyak pekerjaan rumah, ditambah adanya kondisi force majeure sebelumnya dan situasi global seperti sekarang. Karena itu kami memberi ruang agar pemerintah lebih fokus menjalankan program-program yang sudah direncanakan,” ujarnya usai rapat paripurna.

Armaya menegaskan DPRD siap memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah selama program yang dijalankan benar-benar berpihak kepada masyarakat. Pembahasan bersama juga akan dilakukan di internal DPRD, khususnya bersama Badan Anggaran (Banggar), agar arah kebijakan tetap selaras dengan kebutuhan daerah.

“Kalau memang itu untuk kepentingan masyarakat, tentu kami akan support. Nanti akan kami sampaikan kepada teman-teman DPRD agar fokus pada program-program yang menjawab situasi politik, keuangan, dan kondisi yang sedang dihadapi,” katanya.

Selain menyoroti kondisi ekonomi, DPRD juga memberikan catatan terhadap penyusunan anggaran daerah. Armaya menilai program yang tidak mendesak perlu dievaluasi agar alokasi anggaran dapat diprioritaskan untuk menyelesaikan persoalan yang langsung dirasakan masyarakat.

“Program yang tidak terlalu penting bisa kita cut dan dialihkan ke program prioritas. Ke depan kita harus fokus pada penanganan kemiskinan, pengangguran, stunting, dan persoalan lain yang menyentuh masyarakat,” tegasnya.

Menurut Armaya, dengan luas wilayah sekitar 33 kilometer persegi, jumlah penduduk lebih dari 210 ribu jiwa, serta kemampuan anggaran sekitar Rp1,1 triliun, Pemerintah Kota Madiun memiliki ruang yang cukup untuk mengoptimalkan program-program prioritas asalkan anggaran digunakan secara tepat sasaran.

Sementara itu, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menyampaikan Pemerintah Kota Madiun akan terus membangun komunikasi dengan DPRD dalam menyusun kebijakan menghadapi dinamika ekonomi global. Pemkot, kata dia, juga membuka ruang bagi DPRD untuk memberikan masukan terhadap berbagai strategi pembangunan yang disiapkan pemerintah.

Image Not Found
DPRD dan Pemkot perkuat sinergi pembangunan Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

“Pemkot sangat terbuka terhadap masukan dari DPRD. Strategi yang sudah kami siapkan akan kami diskusikan bersama, termasuk untuk mendapatkan review sehingga kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Bagus menegaskan, seluruh program pemerintah akan diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Bahkan, rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Madiun tahun ini juga difokuskan pada kegiatalg memiliki dampak nyata bagi warga.

Terkait persoalan kemiskinan dan pengangguran, Bagus mengakui kedua sektor tersebut masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah meski secara statistik mengalami penurunan setiap tahun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurutnya, pemerintah tidak ingin hanya berpatokan pada angka statistik. Saat ini Pemkot Madiun tengah menyiapkan pendataan secara rinci hingga tingkat rumah tangga agar intervensi program lebih tepat sasaran.

“Kami ingin program pemerintah benar-benar menyentuh setiap individu yang membutuhkan. Karena itu akan dilakukan pendataan secara detail dengan melibatkan kelurahan, RT, hingga sekitar 2.600 tim Dasawisma,” katanya.

Rapat paripurna Hari Jadi ke-108 Kota Madiun itu tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi forum untuk memperkuat komitmen antara legislatif dan eksekutif dalam mengarahkan pembangunan agar lebih berpihak pada kepentingan masyarakat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Statement Mendagri Direspon Cepat, Pemkot Bersurat Untuk Mutasi Pejabat

    Statement Mendagri Direspon Cepat, Pemkot Bersurat Untuk Mutasi Pejabat

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemkot Madiun bergerak cepat merespon pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri ) Tito Karnavian. Ini terkait kosongnya kursi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker KUKM) Kota Madiun. Posisinya masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Menyikapi hal itu, […]

    Bagikan
  • Temukan Kasus DBD, Dinkes Kota Madiun Gencarkan Fogging dan PSN

    Temukan Kasus DBD, Dinkes Kota Madiun Gencarkan Fogging dan PSN

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya mengendalikan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digencarkan Pemerintah Kota Madiun. BPBD bersama Dinas Kesehatan PPKB Kota Madiun melakukan fogging di lingkungan SDN 01 Kartoharjo serta kawasan Jalan Jayengan, Kartoharjo pada Kamis (27/11/2025). Langkah ini dilakukan setelah dua siswa SDN 01 Kartoharjo dan dua warga Jalan Jayengan dinyatakan positif […]

    Bagikan
  • Kurir Cantik Perkara Narkotika 1 Kg Hadapi Tuntutan 17 Tahun Penjara

    Kurir Cantik Perkara Narkotika 1 Kg Hadapi Tuntutan 17 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Seorang perempuan berinisial IIR (41), warga Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun, harus menghadapi tuntutan berat atas keterlibatan dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 17 tahun atas perannya sebagai kurir narkoba. Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang di […]

    Bagikan
  • Belum Ada Kantor Haji di Ponorogo, Pelayanan Tetap di Bawah Kemenag

    Belum Ada Kantor Haji di Ponorogo, Pelayanan Tetap di Bawah Kemenag

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Meski Presiden Prabowo Subianto telah melantik Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah pada Senin (08/09/2025) lalu, urusan penyelenggaraan haji di Ponorogo hingga kini masih sepenuhnya ditangani oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, Nurul Huda, menegaskan pelayanan haji tahun 2026 tetap berjalan normal di […]

    Bagikan
  • Meningkatkan Literasi Anak Kota Madiun Melalui Program Empok Remen

    Meningkatkan Literasi Anak Kota Madiun Melalui Program Empok Remen

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka kegiatan pembudayaan gemar membaca, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat menggelar kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan anak-anak. Hal itu juga guna meningkatkan literasi di Kota Madiun. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program kerja 100 hari Walikota Madiun, dengan salah satu program unggulannya yaitu Madiun […]

    Bagikan
  • Kredit Macet di Bank Madiun Capai Milyaran, Komisi C DPRD Agendakan RDP Dengan Manajemen

    Kredit Macet di Bank Madiun Capai Milyaran, Komisi C DPRD Agendakan RDP Dengan Manajemen

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menyoroti kredit macet di Perumda Bank Madiun yang nilainya ditaksir mencapai milyaran rupiah. Pinjaman itu disalurkan untuk sebuah usaha di Dusun Panggung, Desa/Kecamatan Dagangan, namun kini bermasalah dalam pengembalian. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Madiun, Rudy Triswahono, mengatakan indikasi kredit bermasalah tersebut sudah […]

    Bagikan
expand_less