Berita Terkini
Trending Tags

Magetan Job Fair 2026 Menyusut, Jumlah Perusahaan dan Lowongan Turun Drastis akibat Efisiensi Anggaran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Job Fair 2026 buka ribuan peluang kerja di Magetan. (30/6/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Magetan Job Fair 2026 di Gedung Korpri Magetan, Selasa (30/6/2026), menghadirkan suasana berbeda dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2025 pemerintah daerah mampu menghadirkan puluhan perusahaan dengan ribuan hingga belasan ribu peluang kerja, tahun ini skala kegiatan menyusut cukup signifikan.

Data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan menunjukkan, Magetan Job Fair 2026 hanya diikuti 20 perusahaan yang membuka 73 posisi jabatan dengan total 2.159 lowongan kerja. Kegiatan pun hanya berlangsung selama satu hari, dengan layanan rekrutmen secara luring dan daring.

Sebagai perbandingan, Magetan Job Fair 2025 yang digelar di GOR Ki Mageti menghadirkan sekitar 45 perusahaan secara langsung dan puluhan perusahaan lainnya secara daring. Saat itu tersedia sedikitnya 4.500 lowongan kerja berdasarkan data resmi Pemkab Magetan, bahkan sejumlah penyelenggara mencatat lebih dari 16 ribu peluang kerja dari berbagai sektor, termasuk kesempatan bekerja di luar negeri.

Penurunan jumlah peserta perusahaan maupun formasi lowongan pada tahun ini memunculkan pertanyaan mengenai daya jangkau kegiatan dalam menjawab kebutuhan pencari kerja. Apalagi, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Magetan masih berada di angka 3,14 persen, atau sekitar 13 ribu penduduk usia kerja yang belum memperoleh pekerjaan.

Kepala Disnaker Magetan, Rudy Harsono, mengakui jumlah perusahaan yang mengikuti Job Fair tahun ini memang lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi kebijakan efisiensi anggaran sehingga pemerintah hanya mampu memfasilitasi keikutsertaan 20 perusahaan.

“Kalau dibandingkan tahun lalu memang jumlahnya lebih sedikit karena adanya efisiensi anggaran. Namun seluruh perusahaan yang hadir telah disesuaikan dengan hasil survei kebutuhan tenaga kerja,” ujar Rudy.

Meski demikian, Rudy memastikan seluruh perusahaan yang hadir telah diseleksi berdasarkan kebutuhan riil pasar kerja. Jenis pekerjaan yang ditawarkan merupakan hasil survei kebutuhan tenaga kerja dari dunia usaha sehingga diharapkan lebih sesuai dengan permintaan industri. Selain itu, sebagian lowongan tetap dapat diakses secara online agar jangkauan pelayanan kepada masyarakat lebih luas.

Di sisi lain, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menegaskan bahwa penyediaan akses informasi ketenagakerjaan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, Job Fair merupakan salah satu upaya mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan lembaga pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten.

Image Not Found
Magetan Job Fair 2026 diikuti 20 perusahaan peserta. Foto : Kus-Sinergia

“Kami berharap Job Fair ini tidak hanya menjadi ajang mencari kerja, tetapi juga membangun sinergi untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan berdaya saing,” kata Nanik.

Namun, berkurangnya jumlah perusahaan peserta dibanding tahun lalu menjadi tantangan tersendiri. Dengan jumlah kesempatan kerja yang lebih terbatas, persaingan antar pencari kerja diperkirakan semakin ketat. Kondisi ini juga menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah untuk memperluas kemitraan dengan dunia usaha agar pelaksanaan Job Fair pada tahun-tahun mendatang kembali mampu menghadirkan lebih banyak perusahaan dan peluang kerja bagi masyarakat.

Di tengah keterbatasan anggaran, efektivitas Job Fair 2026 pada akhirnya akan diukur bukan hanya dari banyaknya pelamar yang datang, melainkan dari seberapa besar jumlah pencari kerja yang benar-benar berhasil terserap ke dunia kerja setelah kegiatan berakhir. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dindik Jatim Keluarkan Kebijakan Peniadaan Wisuda Siswa SMA/SMK

    Dindik Jatim Keluarkan Kebijakan Peniadaan Wisuda Siswa SMA/SMK

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia – Dinas Pendidikan Jawa Timur resmi mengeluarkan kebijakan terkait kegiatan wisuda atau purnawiyata bagi siswa SMA dan SMK di wilayahnya. Dindik meminta untuk kegiatan wisuda atau purnawiyata untuk ditiadakan. Hal itu tertuang dalam surat edaran nomor 000.1.5/1506/101.5/2025 dan ditandatangani pada 6 Maret 2025. Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai mengungkapkan kebijakan itu menyikapi keluhan […]

    Bagikan
  • Jukir Keberatan Target Setoran Naik, Pemkab Ponorogo Cari Jalan Tengah

    Jukir Keberatan Target Setoran Naik, Pemkab Ponorogo Cari Jalan Tengah

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan juru parkir (jukir) di Kabupaten Ponorogo yang tergabung dalam paguyuban berencana menggelar aksi unjuk rasa. Mereka mempersoalkan kenaikan target setoran pendapatan parkir tahun 2026 yang dinilai terlalu memberatkan. Target pendapatan parkir yang dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo tahun ini mencapai sekitar Rp3,7 miliar. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan target sebelumnya […]

    Bagikan
  • Satpol PP-Damkar Kota Madiun Tertibkan Pedagang Ayam Potong di Fasilitas Umum

    Satpol PP-Damkar Kota Madiun Tertibkan Pedagang Ayam Potong di Fasilitas Umum

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Madiun melaksanakan penertiban terhadap pedagang ayam potong yang menempati fasilitas umum di wilayah Kota Madiun. Kegiatan ini dilakukan 7-8 Mei 2025. Penataan tersebut dilakukan di tiga kecamatan, yakni Kartoharjo, Manguharjo, dan Taman. Selama 2 hari penertiban, Satpol PP dan Damkar telah menindak […]

    Bagikan
  • Uji Petik PDPB Bawaslu Magetan Ungkap Data Pemilih Baru dan TMS Meningkat Signifikan

    Uji Petik PDPB Bawaslu Magetan Ungkap Data Pemilih Baru dan TMS Meningkat Signifikan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menjaga akurasi data pemilih terus dilakukan Bawaslu Kabupaten Magetan melalui rangkaian pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Data pengawasan menunjukkan hasil uji petik yang dilakukan melalui koordinasi dengan lembaga pendidikan, pemerintah desa/kelurahan, hingga aparat keamanan. Dari hasil itu, ditemukan 172 data pemilih baru dan 158 data pemilih TMS. Sementara pada […]

    Bagikan
  • Dindikbud Madiun Pantau Proses SPMB 2026 Tingkat SD, Optimalkan Peran Pengawas

    Dindikbud Madiun Pantau Proses SPMB 2026 Tingkat SD, Optimalkan Peran Pengawas

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Madiun berjalan sejak tanggal 2 Juni lalu. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Madiun memastikan selama proses SPMB sesuai aturan.  Pengawasan dilakukan melalui pengawas sekolah yang ditugaskan memantau seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • 8 Buruh Tani Dievakuasi Tim BPBD Usai Terjebak Banjir Saat Panen Jagung

    8 Buruh Tani Dievakuasi Tim BPBD Usai Terjebak Banjir Saat Panen Jagung

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak delapan orang berhasil dievakuasi oleh tim BPBD Kabupaten Madiun setelah terjebak banjir di sungai Tretes Desa Gandul Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, pada Senin malam, (24/02/2025). Kejadian ini bermula saat hujan lebat yang mengguyur wilayah setempat sejak siang hari. Hal itu menyebabkan aliran sungai di kawasan itu meluap dan menutup […]

    Bagikan
expand_less