Berita Terkini
Trending Tags

Magetan Job Fair 2026 Menyusut, Jumlah Perusahaan dan Lowongan Turun Drastis akibat Efisiensi Anggaran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 235
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Job Fair 2026 buka ribuan peluang kerja di Magetan. (30/6/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Magetan Job Fair 2026 di Gedung Korpri Magetan, Selasa (30/6/2026), menghadirkan suasana berbeda dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2025 pemerintah daerah mampu menghadirkan puluhan perusahaan dengan ribuan hingga belasan ribu peluang kerja, tahun ini skala kegiatan menyusut cukup signifikan.

Data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan menunjukkan, Magetan Job Fair 2026 hanya diikuti 20 perusahaan yang membuka 73 posisi jabatan dengan total 2.159 lowongan kerja. Kegiatan pun hanya berlangsung selama satu hari, dengan layanan rekrutmen secara luring dan daring.

Sebagai perbandingan, Magetan Job Fair 2025 yang digelar di GOR Ki Mageti menghadirkan sekitar 45 perusahaan secara langsung dan puluhan perusahaan lainnya secara daring. Saat itu tersedia sedikitnya 4.500 lowongan kerja berdasarkan data resmi Pemkab Magetan, bahkan sejumlah penyelenggara mencatat lebih dari 16 ribu peluang kerja dari berbagai sektor, termasuk kesempatan bekerja di luar negeri.

Penurunan jumlah peserta perusahaan maupun formasi lowongan pada tahun ini memunculkan pertanyaan mengenai daya jangkau kegiatan dalam menjawab kebutuhan pencari kerja. Apalagi, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Magetan masih berada di angka 3,14 persen, atau sekitar 13 ribu penduduk usia kerja yang belum memperoleh pekerjaan.

Kepala Disnaker Magetan, Rudy Harsono, mengakui jumlah perusahaan yang mengikuti Job Fair tahun ini memang lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi kebijakan efisiensi anggaran sehingga pemerintah hanya mampu memfasilitasi keikutsertaan 20 perusahaan.

“Kalau dibandingkan tahun lalu memang jumlahnya lebih sedikit karena adanya efisiensi anggaran. Namun seluruh perusahaan yang hadir telah disesuaikan dengan hasil survei kebutuhan tenaga kerja,” ujar Rudy.

Meski demikian, Rudy memastikan seluruh perusahaan yang hadir telah diseleksi berdasarkan kebutuhan riil pasar kerja. Jenis pekerjaan yang ditawarkan merupakan hasil survei kebutuhan tenaga kerja dari dunia usaha sehingga diharapkan lebih sesuai dengan permintaan industri. Selain itu, sebagian lowongan tetap dapat diakses secara online agar jangkauan pelayanan kepada masyarakat lebih luas.

Di sisi lain, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menegaskan bahwa penyediaan akses informasi ketenagakerjaan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, Job Fair merupakan salah satu upaya mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan lembaga pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten.

Image Not Found
Magetan Job Fair 2026 diikuti 20 perusahaan peserta. Foto : Kus-Sinergia

“Kami berharap Job Fair ini tidak hanya menjadi ajang mencari kerja, tetapi juga membangun sinergi untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan berdaya saing,” kata Nanik.

Namun, berkurangnya jumlah perusahaan peserta dibanding tahun lalu menjadi tantangan tersendiri. Dengan jumlah kesempatan kerja yang lebih terbatas, persaingan antar pencari kerja diperkirakan semakin ketat. Kondisi ini juga menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah untuk memperluas kemitraan dengan dunia usaha agar pelaksanaan Job Fair pada tahun-tahun mendatang kembali mampu menghadirkan lebih banyak perusahaan dan peluang kerja bagi masyarakat.

Di tengah keterbatasan anggaran, efektivitas Job Fair 2026 pada akhirnya akan diukur bukan hanya dari banyaknya pelamar yang datang, melainkan dari seberapa besar jumlah pencari kerja yang benar-benar berhasil terserap ke dunia kerja setelah kegiatan berakhir. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengawasan Ditingkatkan, Kompetensi Pengemudi Perahu di Telaga Sarangan Jadi Sorotan

    Pengawasan Ditingkatkan, Kompetensi Pengemudi Perahu di Telaga Sarangan Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Meski sistem keamanan wisata perahu di Telaga Sarangan terus dibenahi, namun insiden kecelakaan yang melibatkan salah satu perahu wisata baru-baru ini kembali memunculkan sorotan terhadap kompetensi pengemudi serta konsistensi pengawasan di lapangan. Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan, Eka Raditya, menyebutkan bahwa secara umum sistem keamanan […]

    Bagikan
  • Evaluasi dan Peluncuran Buku Pilkada Serentak 2024 oleh KPU Kota Madiun

    Evaluasi dan Peluncuran Buku Pilkada Serentak 2024 oleh KPU Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun melaksanakan evaluasi tahapan Pilkada Serentak 2024 serta peluncuran buku yang mengulas perjalanan Pilkada Serentak 2024. Kegiatan yang diselenggarakan di Pahlawan Business Center (PBC) pada, Jumat (21/03/2025) dihadiri oleh Wali Kota Madiun, Maidi yang didampingi oleh Wakil Walikota Madiun serta para jajaran OPD dan KPU […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Raih Penghargaan Smart City Kategori Smart Branding Berkat Inovasi PSC

    Kota Madiun Raih Penghargaan Smart City Kategori Smart Branding Berkat Inovasi PSC

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Konsistensi Pemerintah Kota Madiun dalam mengembangkan program Smart City kembali membuahkan hasil. Kota Pendekar resmi meraih penghargaan Smart City kategori smart branding. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia (Komdigi), Meutya Hafid, di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Selasa (26/08/2025) malam. Raihan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Kota […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, pada Rabu (22/10/2025) menyebabkan rumah milik Jumiran (60),warga Dukuh Natah, Desa Selotinatah roboh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa robohnya bangunan bagian dapur tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 15 juta. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten […]

    Bagikan
  • Bahas Batas Usia Calon Kades, DPRD Madiun Juga Soroti Kesiapan Fasilitas dalam Raperda Disabilitas

    Bahas Batas Usia Calon Kades, DPRD Madiun Juga Soroti Kesiapan Fasilitas dalam Raperda Disabilitas

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyoroti kesiapan fasilitas publik sebelum Raperda tentang Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas disahkan menjadi regulasi daerah. Dewan menilai aturan tersebut tak cukup hanya mengatur norma, tetapi harus dibarengi kesiapan sarana dan prasarana di lapangan. Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mengatakan pihaknya akan membahas raperda tersebut […]

    Bagikan
  • Usulan Rp8,5 Miliar untuk Mobil Camat dan Videotron di Magetan Dikritik, DPRD Soroti Prioritas Jalan Rusak

    Usulan Rp8,5 Miliar untuk Mobil Camat dan Videotron di Magetan Dikritik, DPRD Soroti Prioritas Jalan Rusak

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengalokasikan anggaran sekitar Rp8,5 miliar untuk pengadaan 18 mobil operasional camat dan lima unit videotron mendapat sorotan dari DPRD Magetan. Di tengah ruang fiskal daerah yang terbatas, belanja tersebut dinilai perlu dikaji kembali agar anggaran lebih banyak diarahkan untuk kebutuhan yang berdampak langsung kepada masyarakat. Anggota […]

    Bagikan
expand_less