Selasa, 3 Nov 2026
Trending Tags

Pemkot Madiun Bagikan 5.368 Stel Seragam Sekolah, Siswa Negeri Dapat Uang Jahit Rp 300 Ribu

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
  • visibility 144
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penyerahan simbolis bantuan seragam dan ongkos jahit di SMPN 3 Madiun. (2/11/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menyalurkan bantuan seragam sekolah kepada 5.368 siswa SD dan SMP negeri maupun swasta. Selain mendapatkan dua stel kain seragam, siswa sekolah negeri juga memperoleh bantuan uang tunai Rp 300 ribu untuk biaya menjahit.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, di SMP Negeri 3 Kota Madiun, Senin (2/11/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bagus menyerahkan kain seragam sekaligus bantuan ongkos jahit kepada perwakilan siswa.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Madiun, total bantuan seragam yang disalurkan mencapai 5.368 stel. Rinciannya, sebanyak 2.242 stel untuk siswa SD dan 3.126 stel untuk siswa SMP. Bantuan tersebut terdiri dari seragam putih-merah untuk SD, putih-biru untuk SMP, serta seragam Pramuka.

Sementara itu, bantuan ongkos jahit diberikan kepada 4.393 siswa sekolah negeri. Jumlah tersebut terdiri dari 1.651 siswa SD negeri dan 2.742 siswa SMP negeri. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 1.317.900.000.

Image Not Found
Plt Walikota Madiun F Bagus Panuntun menyerahkan secara simbolis kain seragam dan ongkos jahit kepada siswa SDN dan SMPN Kota Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Besaran bantuan ongkos jahit masing-masing siswa sebesar Rp 300 ribu. Dana tersebut nantinya ditransfer langsung ke rekening masing-masing walimurid.

Adapun perbedaan jumlah penerima seragam dan bantuan ongkos jahit disebabkan siswa SD dan SMP swasta juga mendapatkan bantuan kain seragam. Namun, biaya menjahit seragam bagi siswa sekolah swasta masih menjadi tanggungan masing-masing orang tua murid.

Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, mengatakan seluruh bantuan kain seragam ditargetkan sudah terdistribusi dalam tujuh hari. Sedangkan pencairan bantuan ongkos jahit membutuhkan waktu sekitar tujuh hari karena melalui proses transfer perbankan.

“Targetnya tujuh hari, hari ini seluruh seragam terdistribusi. Untuk keuangan karena transfer membutuhkan waktu kurang lebih tujuh hari,” kata Bagus.

Dia menjelaskan, pengadaan seragam tersebut sempat mengalami kendala dalam proses lelang. Minimnya peserta lelang serta pertimbangan kualitas kain menjadi beberapa faktor yang memengaruhi proses pengadaan.

Untuk pengerjaan seragam, Pemkot Madiun juga mengarahkan orang tua siswa agar menggunakan jasa penjahit lokal. Kebijakan pemberian bantuan uang secara langsung diharapkan ikut menggerakkan usaha penjahit di Kota Madiun.

Image Not Found
Siswa SD dan SMP menerima bantuan kain seragam dari Pemkot Madiun. Foto : Tova-Sinergia

“Makanya kita berikan ongkos jahit supaya nanti orang tuanya bisa menjahitkan langsung ke penjahit sekitar. Ya harus lokal,” tambahnya.

Bagus berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus meningkatkan semangat anak-anak dalam mengikuti pendidikan. Pemkot juga berharap program ini berdampak terhadap peningkatan kehadiran siswa di sekolah.

Salah satu wali murid, Siti Nur Sulaikah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemkot Madiun. Kedua anaknya masing-masing bersekolah di SDN 04 dan SMP Negeri 3 Kota Madiun.

Menurutnya, bantuan kain seragam beserta ongkos jahit sangat membantu mengurangi pengeluaran keluarga, terutama bagi orang tua yang memiliki lebih dari satu anak usia sekolah.

“Ya sangat senang. Anak-anak saya yang dua, masuk SD dan SMP, sangat-sangat senang. Apalagi dapat ongkos jahit sekalian, jadi meringankan sekali bagi saya sebagai orang tua,” ungkap Siti.

Siti berharap program bantuan seragam dan ongkos jahit dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya. Dia juga berharap Pemkot Madiun menghadirkan bantuan pendidikan lainnya agar anak-anak semakin termotivasi belajar dan meraih prestasi.

“Ya mungkin dipertahankan bantuan seperti ini untuk anak-anak yang masuk SD, SMP. Mungkin juga bantuan-bantuan yang lain biar anak-anak lebih semangat dalam belajar dan meraih prestasi,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Barang Bukti dan Gaya Hidup Pelaku Usai Bobol ATM Rp649 Juta di Magetan

    Jejak Barang Bukti dan Gaya Hidup Pelaku Usai Bobol ATM Rp649 Juta di Magetan

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Polisi tidak hanya berhasil membekuk tiga pelaku utama pembobolan ATM BNI di Indomaret FL 71, Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, tetapi juga mengamankan beragam barang bukti penting yang mengungkap pola kerja dan pemanfaatan hasil kejahatan oleh para pelaku. Peralatan Pembobolan ATM Barang bukti utama mencakup peralatan teknis berbahaya yang […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hutan Pinus Lereng Lawu Magetan, Api Bergerak ke Ngawi akibat Angin Kencang

    Kebakaran Hutan Pinus Lereng Lawu Magetan, Api Bergerak ke Ngawi akibat Angin Kencang

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan pinus di kawasan lereng Gunung Lawu, Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mulai terkendali di sisi Magetan. Namun, pergerakan api ke arah utara akibat tiupan angin membuat petugas gabungan memperluas upaya antisipasi hingga masuk wilayah Kabupaten Ngawi, Senin (14/9/2026). Pergerakan api terjadi setelah kobaran yang awalnya muncul […]

    Bagikan
  • Razia Truk ODOL di Ponorogo, Sopir Tinggalkan Kendaraan karena Takut Ditilang

    Razia Truk ODOL di Ponorogo, Sopir Tinggalkan Kendaraan karena Takut Ditilang

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Polsek, dan Koramil menggelar razia terhadap truk Over Dimension Over Loading (ODOL) di wilayah Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Razia ini digelar sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait maraknya truk tambang yang melintas dengan muatan berlebih dan berpotensi merusak jalan. […]

    Bagikan
  • DPRD dan Pemkab Ponorogo Tetapkan KUA-PPAS 2026, Fokus pada Kenaikan PAD Tanpa Membebani Rakyat

    DPRD dan Pemkab Ponorogo Tetapkan KUA-PPAS 2026, Fokus pada Kenaikan PAD Tanpa Membebani Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2026. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota bersama dalam rapat paripurna di ruang rapat DPRD, Jumat (22/08/2025). Rapat dipimpin Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, serta dihadiri Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita. Penandatanganan […]

    Bagikan
  • Jalan Rusak di Madiun Mulai Ditangani, DPUPR Segera Lelang Proyek dan Kejar Dana IJD

    Jalan Rusak di Madiun Mulai Ditangani, DPUPR Segera Lelang Proyek dan Kejar Dana IJD

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perbaikan jalan rusak di Kabupaten Madiun segera memasuki tahap pelaksanaan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun memastikan proses lelang paket pekerjaan perbaikan jalan akan dimulai pada pekan depan setelah pengadaan material aspal rampung. Langkah tersebut menjadi awal realisasi program pemeliharaan jalan tahun 2026 yang didukung anggaran sekitar Rp10 […]

    Bagikan
  • Tim Labfor Polda Jatim Periksa Tungku Api di Rumah Kasus Dugaan Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun 

    Tim Labfor Polda Jatim Periksa Tungku Api di Rumah Kasus Dugaan Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun 

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur bersama tim Jatanras dan Satreskrim Polres Madiun Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah rumah di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Senin (26/10/2026). Olah TKP tersebut berkaitan dengan kasus dugaan pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4). […]

    Bagikan
expand_less