Berita Terkini
Trending Tags

Polemik TK Islam Masyitoh, Pemkot Madiun Sarankan Cari Lokasi Alternatif

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 31
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun tawarkan relokasi TK Masyitoh ke gedung alternatif yang sesuai. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun angkat bicara terkait polemik penggunaan fasilitas pendidikan oleh TK Islam Masyitoh di atas aset milik PCNU Kota Madiun di Jalan Alun-Alun Barat. Melalui Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun, Totok Sugiarto, Pemkot menegaskan telah mengambil langkah koordinatif untuk mencari solusi terbaik.

Totok menjelaskan, pihak TK Islam Masyitoh sebelumnya telah mengirimkan surat kepada Pemkot Madiun terkait permohonan penggunaan fasilitas. Surat tersebut telah dibahas dalam rapat lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

“Dari Masyitoh memang pernah membuat surat ke pemerintah kota, dan terkait itu sudah kami rapatkan dengan pihak terkait, seperti BPKAD, Dinas Pendidikan, dan dinas lainnya,” ujar Totok.

Hasil rapat tersebut menunjukkan bahwa kondisi SD Pangongangan dinilai kurang layak untuk digunakan. Selain itu, bangunan tersebut saat ini juga masih digunakan oleh Pemkot Madiun untuk kepentingan internal.

“Untuk SD Pangongangan itu kondisinya kurang baik, ada beberapa yang rusak. Selain itu, tempat tersebut juga dipakai sendiri oleh Pemkot, sehingga kami arahkan untuk tidak di sana,” jelasnya.

Sebagai solusi, Pemkot Madiun menyarankan agar pihak TK Islam Masyitoh mempertimbangkan lokasi alternatif yang dinilai lebih layak dan siap pakai. Salah satu opsi yang ditawarkan adalah gedung SD Rejomulyo 2 yang saat ini dalam kondisi baik setelah dilakukan rehabilitasi.

“Yang kosong itu SD Rejomulyo 2, baru direhab dan masih bagus. Silakan jika ingin menyewa,” tambah Totok.

Ia menegaskan bahwa mekanisme pemanfaatan aset milik pemerintah daerah oleh pihak swasta harus melalui skema sewa sesuai aturan yang berlaku.

“Dari swasta ke Pemkot harus sewa. Dari Masyitoh silakan menyampaikan permohonan sewa untuk itu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Totok menyebut Pemkot Madiun memiliki itikad baik untuk membantu kelancaran operasional TK Islam Masyitoh dengan mencarikan alternatif lokasi yang sesuai.

Namun demikian, hingga saat ini Pemkot mengaku belum menerima surat lanjutan dari pihak TK Islam Masyitoh terkait tindak lanjut permohonan tersebut.

“Surat kedua belum kami terima. Tapi prinsipnya kami siap membantu mencarikan solusi agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembalap Muda Magetan, Adenanta Putra Torehkan Podium Kemenangan di Motegi Jepang

    Pembalap Muda Magetan, Adenanta Putra Torehkan Podium Kemenangan di Motegi Jepang

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lagu kebangsaan Indonesia Raya menggema di Sirkuit Motegi Mobility Resort, Jepang, Minggu (13/07/2025), tepatnya dari arena balap motor Asia Road Racing Championship (ARRC). Muhammad Adenanta Putra, pembalap muda asal Magetan, Jawa Timur, mencetak sejarah dengan meraih kemenangan gemilang di kelas Supersport 600 (SS600), Race 2. Namun, lebih dari sekadar kemenangan, sorotan […]

    Bagikan
  • Pekerja Hiburan Malam di Ponorogo Terciduk Jadi Pengedar Obat Terlarang

    Pekerja Hiburan Malam di Ponorogo Terciduk Jadi Pengedar Obat Terlarang

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dunia hiburan malam di Ponorogo diguncang kabar mengejutkan. Seorang wanita pekerja hiburan malam berinisial IPC (30), asal Bandung, Jawa Barat, ternyata menyambi sebagai pengedar obat-obatan terlarang. Ia ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Ponorogo bersama 10 orang lainnya dalam operasi Tumpas Narkoba Semeru. Selain IPC, polisi juga menciduk seorang perempuan lain berinisial […]

    Bagikan
  • 1.119 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Sekda Magetan Tekankan Soal Integritas ASN

    1.119 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Sekda Magetan Tekankan Soal Integritas ASN

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun 2025. Penyerahan dilakukan dalam apel khusus di Alun-alun Magetan, Selasa (16/12/2025). SK diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan yang mewakili Bupati Magetan kepada perwakilan peserta PPPK. Total sebanyak 1.119 orang […]

    Bagikan
  • Ini Skema Gaji dan Penempatan 1.119 PPPK Paruh Waktu Magetan

    Ini Skema Gaji dan Penempatan 1.119 PPPK Paruh Waktu Magetan

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah mengikuti apel penyerahan SK secara simbolis di Alun-alun Magetan, sebanyak 1.119 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu akhirnya menerima berkas fisik Surat Keputusan (SK) pengangkatan di Pendopo Surya Graha, Selasa (16/12/2025). Ribuan PPPK Paruh Waktu tersebut terdiri dari 38 tenaga pendidik (guru) dan 1.081 tenaga teknis yang akan […]

    Bagikan
  • 361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pelunasan biaya haji tahap pertama untuk Kabupaten Magetan telah berakhir pada 23 Desember 2025. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, menyampaikan perkembangan terbaru terkait jumlah jemaah yang telah melunasi maupun yang belum menyelesaikan kewajibannya. Ida menjelaskan, dari 415 jemaah yang berhak melunasi, tercatat 361 jemaah telah […]

    Bagikan
  • Ratusan Calon P3K Paruh Waktu Urus Surat Sehat di RSU Dungus

    Ratusan Calon P3K Paruh Waktu Urus Surat Sehat di RSU Dungus

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun  – Ratusan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu memadati Rumah Sakit Umum (RSU) Dungus, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, sejak Jumat pagi (19/09/2025). Mereka mengurus surat keterangan sehat sebagai salah satu syarat administrasi penerimaan. Hingga Jumat, pihak rumah sakit mencatat sudah melayani 574 peserta sejak layanan dibuka pada Senin […]

    Bagikan
expand_less