Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

BPBD Siagakan Tim dan Peralatan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 229
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Kabupaten Madiun menyiagakan personel relawan untuk siap siaga kebencanaan. Foto : Tova Pradana – Sinergia.

Sinergia | Kab. Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi saat memasuki musim hujan. Sejumlah langkah antisipatif dilakukan mulai dari memperkuat relawan Desa Tangguh Bencana (Destana), menyiapkan jalur evakuasi, hingga memastikan sistem peringatan dini berfungsi optimal.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Madiun, Endik Rukmana, mengatakan pihaknya rutin melakukan sosialisasi dan pembentukan tim Destana di berbagai desa rawan bencana. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana gempa, banjir, dan longsor.

“Kami rutin melaksanakan sosialisasi bahaya gempa kepada masyarakat dan melakukan pengecekan 11 titik Early Warning System (EWS). Terakhir, kejadian gempa cukup besar terjadi pada 2016 di Desa Klangon, Saradan. Karena itu, kami juga menyiapkan kesiapsiagaan menghadapi banjir dan longsor,” ujar Endik, Selasa (07/10/2025).

BPBD Madiun juga memantau kondisi cuaca secara real time melalui Command Center yang terhubung dengan sistem peringatan dini. 

“Tercatat, ada sekitar 11 unit EWS untuk banjir, longsor, dan gempa yang rutin diperiksa agar tetap berfungsi dengan baik.” tambahnya.

Selain memperkuat kesiapsiagaan sumber daya manusia, BPBD juga menyiapkan logistik dan peralatan darurat, termasuk truk logistik yang membawa makanan siap saji dan perlengkapan tanggap darurat lainnya. Petugas lapangan dan relawan disiagakan untuk segera bergerak jika terjadi bencana.

Beberapa wilayah di Kabupaten Madiun diketahui rawan bencana hidrometeorologi, terutama banjir di Kecamatan Balerejo, Wonoasri, Madiun, dan Pilangkenceng. Sementara untuk wilayah pegunungan seperti Kare dan Dagangan, potensi tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung juga menjadi perhatian utama.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem dan segera melaporkan ke posko terdekat apabila terjadi tanda-tanda bencana.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Kabar Kasus Koperasi MSI Magetan ? Nasib Ribuan Nasabah Masih Menggantung

    Apa Kabar Kasus Koperasi MSI Magetan ? Nasib Ribuan Nasabah Masih Menggantung

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan nasabah Koperasi Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) di Kabupaten Magetan masih menanti kejelasan nasib dana mereka. Sejak mencuatnya kasus gagal bayar pada akhir April 2025 lalu, belum ada titik terang terkait besaran kerugian yang ditanggung koperasi tersebut. Audit eksternal yang tengah dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop & UKM) Magetan […]

    Bagikan
  • IBCA BFC MMA Kota Madiun Juara Umum Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Siap Bidik Porprov dan Kejurnas

    IBCA BFC MMA Kota Madiun Juara Umum Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Siap Bidik Porprov dan Kejurnas

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejuaraan Adu Wani Wali Kota Cup 2026 resmi ditutup pada Sabtu (25/7/2026) malam. Ajang olahraga bela diri campuran (MMA) yang digelar di Alun-Alun Kota Madiun itu ditutup dengan keberhasilan IBCA BFC MMA Kota Madiun keluar sebagai juara umum. Prestasi tersebut menjadi modal penting bagi pembinaan atlet Kota Madiun dalam menghadapi […]

    Bagikan
  • Padi Amfibi UGM Panen Hingga 8,5 Ton per Hektare, Petani Madiun Mulai Beralih ke Gamagora 7

    Padi Amfibi UGM Panen Hingga 8,5 Ton per Hektare, Petani Madiun Mulai Beralih ke Gamagora 7

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Universitas Gadjah Mada (UGM) terus mendorong lahirnya inovasi di sektor pertanian melalui pengembangan varietas padi unggul Gamagora 7 (Gadjah Mada Gogo Rancah 7). Varietas yang dijuluki sebagai “padi amfibi” ini diperkenalkan kepada petani Kabupaten Madiun melalui panen raya di lahan demplot Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Jumat (10/7/2026). Panen raya tersebut merupakan […]

    Bagikan
  • Disetujui DPRD, Pemkab Ponorogo Akan Pinjam Rp. 100 Miliar ke Bank Jatim untuk Perbaikan Jalan

    Disetujui DPRD, Pemkab Ponorogo Akan Pinjam Rp. 100 Miliar ke Bank Jatim untuk Perbaikan Jalan

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – DPRD Ponorogo menyetujui usulan Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk meminjam dana sebesar Rp. 100 miliar ke Bank Jatim. Pinjaman ini akan digunakan untuk pembiayaan perbaikan infrastruktur, khususnya jalan-jalan rusak yang tersebar di sejumlah wilayah. Persetujuan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap Raperda Perubahan APBD (P-APBD) tahun 2025, yang digelar […]

    Bagikan
  • Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ditengah sorotan publik beberapa waktu ini, Telaga Sarangan kembali menegaskan posisinya sebagai ikon wisata Kabupaten Magetan. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan yang datang ke destinasi andalan di lereng Gunung Lawu itu mencapai 1.094.668 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 14 ribu pengunjung dibanding capaian 2024 yang berada di angka 1.080.666 wisatawan. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • 54 Siswa di Ngawi Diduga Keracunan, Kini 12 Siswa Masih Dirawat Intensif

    54 Siswa di Ngawi Diduga Keracunan, Kini 12 Siswa Masih Dirawat Intensif

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan massal terjadi di Kabupaten Ngawi. Sedikitnya 54 siswa dari dua sekolah berbeda, yaitu SMKN 1 Sine dan SMP Muhammadiyah 4 Ngawi, dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan pada Rabu (01/10/2025). Para pelajar tersebut mengalami gejala mulai dari mual, sakit perut, hingga kejang-kejang. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi, […]

    Bagikan
expand_less