Berita Terkini
Trending Tags

BPBD Siagakan Tim dan Peralatan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 142
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Kabupaten Madiun menyiagakan personel relawan untuk siap siaga kebencanaan. Foto : Tova Pradana – Sinergia.

Sinergia | Kab. Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi saat memasuki musim hujan. Sejumlah langkah antisipatif dilakukan mulai dari memperkuat relawan Desa Tangguh Bencana (Destana), menyiapkan jalur evakuasi, hingga memastikan sistem peringatan dini berfungsi optimal.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Madiun, Endik Rukmana, mengatakan pihaknya rutin melakukan sosialisasi dan pembentukan tim Destana di berbagai desa rawan bencana. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana gempa, banjir, dan longsor.

“Kami rutin melaksanakan sosialisasi bahaya gempa kepada masyarakat dan melakukan pengecekan 11 titik Early Warning System (EWS). Terakhir, kejadian gempa cukup besar terjadi pada 2016 di Desa Klangon, Saradan. Karena itu, kami juga menyiapkan kesiapsiagaan menghadapi banjir dan longsor,” ujar Endik, Selasa (07/10/2025).

BPBD Madiun juga memantau kondisi cuaca secara real time melalui Command Center yang terhubung dengan sistem peringatan dini. 

“Tercatat, ada sekitar 11 unit EWS untuk banjir, longsor, dan gempa yang rutin diperiksa agar tetap berfungsi dengan baik.” tambahnya.

Selain memperkuat kesiapsiagaan sumber daya manusia, BPBD juga menyiapkan logistik dan peralatan darurat, termasuk truk logistik yang membawa makanan siap saji dan perlengkapan tanggap darurat lainnya. Petugas lapangan dan relawan disiagakan untuk segera bergerak jika terjadi bencana.

Beberapa wilayah di Kabupaten Madiun diketahui rawan bencana hidrometeorologi, terutama banjir di Kecamatan Balerejo, Wonoasri, Madiun, dan Pilangkenceng. Sementara untuk wilayah pegunungan seperti Kare dan Dagangan, potensi tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung juga menjadi perhatian utama.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem dan segera melaporkan ke posko terdekat apabila terjadi tanda-tanda bencana.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Madiun Petakan Wilayah Rawan Kekeringan, Perkuat Mitigasi Hadapi Kemarau Panjang 2026

    BPBD Madiun Petakan Wilayah Rawan Kekeringan, Perkuat Mitigasi Hadapi Kemarau Panjang 2026

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mulai memperkuat langkah mitigasi menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi berlangsung lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Sedikitnya 20 titik wilayah telah dipetakan sebagai daerah yang berpotensi mengalami kekeringan. Sementara kawasan hutan di sejumlah kecamatan juga menjadi perhatian khusus karena rawan kebakaran hutan dan lahan […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Longsor Trosono di Magetan

    Gubernur Khofifah Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Longsor Trosono di Magetan

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan santunan kepada keluarga korban longsor di area galian C Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Pendopo Surya Graha, Minggu (05/10/2025). Korban longsor diketahui bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, yang meninggal dunia akibat tertimbun material tambang pada […]

    Bagikan
  • 55 Dapur MBG di Kabupaten Madiun Belum Kantongi PBG dan SLF, Bupati: SOP Harga Mati

    55 Dapur MBG di Kabupaten Madiun Belum Kantongi PBG dan SLF, Bupati: SOP Harga Mati

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menemukan masih rendahnya kepatuhan administrasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari 55 dapur yang sudah beroperasi, belum satu pun mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Surat Laik Fungsi (SLF). Temuan itu terungkap dalam hasil monitoring dan evaluasi (monev) Pemkab Madiun terhadap […]

    Bagikan
  • Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman, Wali Kota Madiun Jum’at Bersih Bareng ASN

    Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman, Wali Kota Madiun Jum’at Bersih Bareng ASN

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya menjaga kebersihan dan meningkatkan kenyamanan lingkungan kota, Wali Kota Madiun, Maidi, memimpin langsung apel kebersihan yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Madiun pada Jumat (01/08/2025). Usai memberikan pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti massal di kawasan tengah kota, khususnya sepanjang Jalan Pahlawan dan sekitarnya. Aksi […]

    Bagikan
  • Jumlah Penumpang Daop 7 Madiun Naik 8 Persen Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

    Jumlah Penumpang Daop 7 Madiun Naik 8 Persen Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung dari tanggal 21 Maret hingga 8 April 2025, jumlah penumpang di stasiun wilayah KAI Daop 7 Madiun tercatat mencapai 186.894 penumpang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang tercatat sebanyak 173.598 penumpang. Manajer Humas Daop 7 […]

    Bagikan
  • Ular Piton 5 Meter Hebohkan Warga Magetan, Terlihat Melilit di Atas Pohon Lamtoro

    Ular Piton 5 Meter Hebohkan Warga Magetan, Terlihat Melilit di Atas Pohon Lamtoro

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Plosotinil, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan dibuat heboh dengan kemunculan seekor ular piton berukuran besar yang tampak melilit dan diam di atas pohon lamtoro, tepat di area rumpun bambu dekat aliran sungai. Ular tersebut pertama kali terlihat oleh pengguna jalan yang melintas. Saat diperhatikan dari bawah, perut piton tampak membesar, […]

    Bagikan
expand_less