Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Percepat Standarisasi SLHS untuk Seluruh SPPG

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 130
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Walikota Madiun lakukan pengecekan SPPG, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mendorong percepatan standarisasi Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah diresmikan. Dari tujuh SPPG yang telah berdiri, empat di antaranya kini dalam proses pengurusan SLHS melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyampaikan bahwa proses standarisasi tengah berjalan sesuai prosedur.

“Beberapa SPPG sudah mengajukan ke Dinas Kesehatan. Kemarin, Dinkes sudah melakukan pembahasan internal untuk menstandarkan SLHS. Saat ini sudah bersurat dan dalam proses tindak lanjut oleh Dinkes. Kalau sudah berjalan, maksimal satu bulan setelah informasi diberikan harus selesai,” jelasnya, Rabu (15/10/2025).

Ia menambahkan, tiga SPPG lainnya masih dalam tahap persiapan dan komunikasi dengan pihak yayasan.

“Yang sudah ada empat dari tujuh yang diresmikan Pemkot. Yang lain sudah membuat surat persiapan dan sedang berkomunikasi dengan pihak yayasan karena masih baru. Nanti pasti ada pendamping dari Dinkes supaya proses SLHS bisa dipercepat,” terangnya.

Selain itu, Bagus juga menyebutkan bahwa posko pengaduan untuk SPPG belum dibentuk. Namun, Pemkot telah meminta agar masing-masing SPPG memanfaatkan aset kantor pemerintah sebagai tempat operasional sementara.

“Kami sudah menawarkan agar SPPG menggunakan aset kantor pemerintah kota untuk kantor mereka. Tinggal menunggu suratnya. Semua aduan tetap kami perhatikan, meski saat ini belum banyak sekitar satu persen. Rata-rata aduan terkait kualitas makanan,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Madiun berharap seluruh SPPG dapat memenuhi standar higienitas dan administrasi secara menyeluruh. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan gizi masyarakat berjalan optimal dan aman sesuai ketentuan kesehatan.

Surya – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

    Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada Jumat (07/11/2025). Dari informasi yang beredar, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menjadi salah satu yang turut diamankan. Apalagi, Jumat siang, Sugiri juga baru saja melakukan mutasi jabatan terhadap 138 pejabat di Lingkup Pemkab Ponorogo. “Benar. Saat ini […]

    Bagikan
  • DPRD Kabupaten Madiun Gelar Sertijab Bupati, Tekankan Fungsi Pengawasan

    DPRD Kabupaten Madiun Gelar Sertijab Bupati, Tekankan Fungsi Pengawasan

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna Serah Terima Jabatan (Sertijab) di ruang paripurna DPRD setempat Senin (3/3/2025). Selain dihadiri jajaran legislatif dan Forkopimda Madiun, prosesi serah terima jabatan dari PJ Bupati Madiun Tontro Pahlawanto kepada Bupati Madiun definitif Hari Wuryanto disaksikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak. Dalam kesempatan […]

    Bagikan
  • Berangkat Haji, Tiga ASN Dinas Kesehatan Ponorogo Ajukan Cuti

    Berangkat Haji, Tiga ASN Dinas Kesehatan Ponorogo Ajukan Cuti

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Tiga aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mengajukan cuti untuk melaksanakan ibadah haji. Permohonan cuti disampaikan secara daring melalui aplikasi yang disediakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan, Penilaian Kinerja, dan Kesejahteraan ASN BKPSDM Ponorogo, Denik […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Gelar Tes Urine Mendadak, Seluruh Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    Polres Magetan Gelar Tes Urine Mendadak, Seluruh Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam rangka memperkuat pengawasan internal dan mencegah penyalahgunaan narkoba, Polres Magetan menggelar tes urine mendadak kepada anggota Polri dan ASN. Pemeriksaan dilakukan sesaat setelah apel pagi, berdasarkan instruksi langsung dari Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa. Tes urine dilaksanakan oleh Seksi Propam bersama Seksi Dokkes dan dipusatkan di Klinik Bhayangkara […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Naik, Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik

    Harga Cabai Naik, Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Harga cabai rawit di Ponorogo, Jawa Timur hingga kini masih tinggi. Bahkan sempat menyentuh angka Rp. 120 Ribu per kilogramnya. Meski kini turun di kisaran harga Rp. 85 Ribu per kilogram, namun itu masih jauh dari harga normal. Kondisi ini memberikan tekanan besar terhadap pelaku usaha kuliner dan produsen sambal […]

    Bagikan
  • Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

    Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Panen kentang di Plaosan, Kabupaten Magetan, yang biasanya membawa harapan besar bagi petani, justru berubah menjadi beban. Supriyono, petani asal Desa Pacalan, hanya bisa pasrah melihat kentang di lahannya mulai membusuk karena tidak kunjung diambil oleh pabrik mitra. “Lahan hampir satu hektare saya terancam sia-sia. Pabrik cuma menyerap sekitar 40 persen […]

    Bagikan
expand_less