Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 264
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
ujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Magetan membuat sentra pertanian sayur di Kecamatan Poncol mengalami kerusakan parah, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Magetan dalam tiga pekan terakhir membuat sentra pertanian sayur di Kecamatan Poncol mengalami kerusakan parah. Desa Genilangit menjadi salah satu titik terdampak paling berat. Lahan-lahan yang biasanya subur kini berubah menjadi area tergenang dan tidak produktif.

Sejumlah petani terlihat membongkar tanaman cabai mereka yang semestinya sudah siap dipanen. Curah hujan yang tak kunjung mereda membuat tanaman rentan terserang patek, menyebabkan akar dan buah membusuk sebelum sempat dijual.

“Karena hujan tak berhenti, tanaman cabai kami diserang patek dan akhirnya membusuk. Tidak bisa dipanen, jadi mau tidak mau harus dibongkar,” ungkap Kemis, salah satu petani, Senin (17/11/2025).

Kerusakan tak hanya terjadi pada cabai. Bawang pre, terong, hingga tomat ikut terdampak. Tanah yang jenuh air membuat daun tanaman layu dan buah gagal berkembang.

Di tengah kerusakan lahan, harga sejumlah komoditas sayur di pasar justru merangkak naik. Cabai keriting kini dijual pedagang hingga Rp. 50 ribu per kilogram, namun petani hanya menerima kisaran Rp. 30 ribu. Kenaikan serupa terjadi pada wortel, terong, dan tomat.

“Cabai keriting sekarang sudah sampai 50 ribu. Wortel juga naik dari sepuluh ribu jadi lima belas ribu. Tomat ikut naik harganya,” ujar Sakinah, pedagang sayur di Magetan.

Cabai rawit turut merespons kelangkaan, dari sebelumnya Rp. 20 ribu menjadi Rp. 30 ribu per kilogram. Petani kini hanya bisa menunggu kondisi cuaca kembali stabil agar produksi bisa pulih secara bertahap. Jika hujan ekstrem terus berlanjut, mereka khawatir kerusakan lahan semakin luas dan pasokan sayur dari kawasan Poncol makin menurun.

Mereka juga meminta perhatian dari pemerintah daerah, mengingat kerugian yang dialami selama tiga pekan terakhir dinilai cukup besar dan mengancam ketahanan pasokan sayur dari wilayah pegunungan itu.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD TA. 2026 Disepakati, Ini Program Strategis yang Dijalankan Pemkab Madiun

    APBD TA. 2026 Disepakati, Ini Program Strategis yang Dijalankan Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun resmi menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut diberikan dalam rapat paripurna yang digelar pada Rabu (26/11/2025) dan disepakati oleh seluruh fraksi DPRD Kabupaten Madiun. Dalam laporan yang dibacakan, Pendapatan Daerah tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp. 1 […]

    Bagikan
  • Dewan Pendidikan Jatim Tinjau Proses SPMB di SMAN 2 Kota Madiun

    Dewan Pendidikan Jatim Tinjau Proses SPMB di SMAN 2 Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Demi memastikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan transparan dan akuntabel, Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur melakukan monitoring dan evaluasi (monev) langsung di SMAN 2 Kota Madiun, Selasa (17/06/2025). Anggota Dewan Pendidikan Jatim, Prof. Parji, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses di lapangan, terutama dalam aspek […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah Ramadan, Harga Sembako Turun Hingga Rp10 Ribu

    Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah Ramadan, Harga Sembako Turun Hingga Rp10 Ribu

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menggelar pasar murah guna meringankan beban kebutuhan masyarakat. Kegiatan yang digelar untuk kedua kalinya selama Ramadan ini berlangsung di Lapangan Desa Karangrejo, Kecamatan Kawedanan, pada Rabu (11/4/2026). Antusiasme warga terlihat tinggi, ditandai dengan antrean panjang di setiap stan penyedia bahan pokok […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bakal Terima 66 Persen PKB-BBNKB, Target Senilai Rp. 31 Miliar

    Pemkot Madiun Bakal Terima 66 Persen PKB-BBNKB, Target Senilai Rp. 31 Miliar

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Madiun tahun 2025 bakal bertambah. Hal ini seiring potensi sektor pajak daerah dari Opsen Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PKB dan BBNKB). Tahun 2025 ini, Pemkot Madiun memiliki target PAD sebesar Rp. 138,9 miliar. “Ya mulai tahun ini kita akan mendapatkan pemasukan […]

    Bagikan
  • Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

    Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penurunan harga sayur secara drastis di berbagai pasar tradisional Kabupaten Magetan setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu juga diduga belum beroperasinya kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama dua pekan terakhir, sebagian besar komoditas sayuran mengalami koreksi harga yang cukup besar. Kondisi ini dirasakan pedagang dan petani sebagai […]

    Bagikan
  • Fery Sudarsono Kembali Pimpin DPC PDIP Kabupaten Madiun Periode 2025–2030

    Fery Sudarsono Kembali Pimpin DPC PDIP Kabupaten Madiun Periode 2025–2030

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan resmi menetapkan Fery Sudarsono sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Madiun untuk masa bakti 2025–2030. Penetapan tersebut dibacakan anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, Sadarestuwati, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan yang digelar di Surabaya, Minggu (21/12/2025). Sadarestuwati menyampaikan keputusan itu merupakan […]

    Bagikan
expand_less