Berita Terkini
Trending Tags

Kepala SPPG Klecorejo Buka Suara, Menu Nasi Goreng MBG Dimasak Dini Hari

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 182
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah ompreng berisi menu MBG di SDN Klecorejo ditarik kembali oleh petugas SPPG Cinta Anak Klecorejo Mejayan Kabupaten Madiun, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Puluhan siswa sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, mengalami gejala mual dan muntah usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (27/11/2025). Insiden ini menjadi kasus keracunan pertama yang terkait dengan program tersebut di Kabupaten Madiun.

Kasus ini langsung menyita perhatian pemerintah daerah dan menjadi bahan evaluasi bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyedia makanan untuk ribuan siswa.Kepala SPPG Cinta Anak Klecorejo, Sendi Wicaksono, membenarkan bahwa menu nasi goreng yang diduga memicu keracunan dimasak pada dini hari. 

“Makanan mulai kami masak sekitar pukul 00.00, dan nasi goreng selesai dimasak sekitar pukul 03.00,” ujarnya.

Menu MBG hari itu terdiri dari nasi goreng lengkap dengan keripik, pangsit, susu, edamame, telur, dan buah semangka. SPPG Cinta Anak Klecorejo tercatat melayani 31 sekolah dengan total 2.819 siswa.

Menurut Sendi, makanan dikirim ke sekolah sekitar pukul 07.00 dalam kondisi yang ia klaim masih layak konsumsi. Namun setelah laporan siswa mengalami mual dan muntah muncul, pihaknya segera melakukan penarikan. 

“Begitu ada laporan, makanan langsung kami tarik dan kami bawa ke puskesmas untuk pengecekan,” kata Sendi.

Sendi mengaku jika pasca adanya laporan siswa mual dan muntah, sebagian menu MBG yang telah didistribusikan, sempat ditarik kembali oleh pihaknya.Polisi telah mengambil sampel makanan untuk diuji laboratorium guna mengetahui kandungan yang berpotensi menyebabkan keracunan massal tersebut.

Di sisi lain, orang tua siswa mendesak adanya pengawasan ketat terhadap kualitas menu MBG. Salah satu wali murid, Darsafa Cikita, mengaku kaget ketika mendapatkan kabar bahwa anaknya harus dilarikan ke rumah sakit.

“Sekarang sudah diinfus, kondisinya masih pusing. Harapannya menu MBG ke depan lebih diperhatikan dan pengawasannya diperketat,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Ramadhan, Harga Cabai Tembus Rp. 95 Ribu per Kg, Ayam Potong Rp. 35 Ribu per Kg

    Jelang Ramadhan, Harga Cabai Tembus Rp. 95 Ribu per Kg, Ayam Potong Rp. 35 Ribu per Kg

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang bulan suci Ramadhan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Legi Ponorogo, Jawa Timur, mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada cabai rawit yang kini menembus Rp95 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp70 ribu per kilogram. Selain cabai rawit, kenaikan juga terjadi pada jenis cabai lainnya. Cabai merah […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan SPPG, SLHS Jadi Syarat Mutlak Operasional

    Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan SPPG, SLHS Jadi Syarat Mutlak Operasional

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Ponorogo membuat pemerintah daerah meningkatkan pengawasan secara ketat. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar kesehatan. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, turun langsung memastikan makanan yang diproduksi melalui […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Akui Pengawasan Pokir Terbatas, Wabup: Praktik di Lapangan di Luar Kewenangan

    Pemkab Magetan Akui Pengawasan Pokir Terbatas, Wabup: Praktik di Lapangan di Luar Kewenangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menyampaikan sikap resmi terkait mencuatnya kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang saat ini tengah ditangani aparat penegak hukum. Pemkab menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan selama ini lebih bersifat administratif, sementara praktik di lapangan berada di luar jangkauan kewenangan eksekutif. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, […]

    Bagikan
  • Ngaku Dari Perguruan Pencak Silat, Pemuda 18 Tahun di Ngawi Rampas Kaos Warga

    Ngaku Dari Perguruan Pencak Silat, Pemuda 18 Tahun di Ngawi Rampas Kaos Warga

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Lantaran hanya tidak suka kaos yang dikenakan seseorang, A.P warga Desa Sekarputih Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi nekad melakukan perampasan. Pemuda 18 tahun itu mengaku dari salah satu perguruan pencak silat. Korban saat itu tengah beli es teh di angkringan Jalan Raya Ngawi-Solo, Desa Sambirejo Kecamatan Mantingan didatangi oleh pelaku yang […]

    Bagikan
  • Musrenbang Kabupaten Madiun Tahun 2026 Tentukan 12 Program Prioritas

    Musrenbang Kabupaten Madiun Tahun 2026 Tentukan 12 Program Prioritas

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah Kabupaten Madiun menggelar  Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Madiun dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Selasa (25/3/2025).  Dalam sambutannya, Bupati Madiun menyampaikan kinerja pembangunan Kabupaten Madiun di tahun 2024 lalu, diantaranya, adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi, […]

    Bagikan
  • Sapi “Bruno” Seberat 1,1 Ton Milik Pemuda Madiun Dibeli Presiden Prabowo 

    Sapi “Bruno” Seberat 1,1 Ton Milik Pemuda Madiun Dibeli Presiden Prabowo 

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di sebuah kandang sederhana di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, suara kunyahan sapi terdengar bersahut-sahutan sejak pagi. Di antara puluhan sapi yang memenuhi kandang itu, seekor sapi jantan berbadan jumbo bernama Bruno tampak paling mencolok. Bobotnya mencapai 1,1 ton, tak banyak yang menyangka, sapi jenis simental itu kini menjadi hewan […]

    Bagikan
expand_less