Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 172
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sumadi, kuasa hukum Gus Wahid kritik proses PAW DPRD Magetan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Magetan yang melibatkan Nur Wakhid atau Gus Wahid kembali memanas di tengah proses hukum. Kuasa hukum penggugat, Sumadi, menuding Ketua DPRD Magetan mengambil langkah sepihak dalam pengajuan PAW tanpa mengikuti prosedur yang diatur oleh perundang-undangan.

Tudingan ini dilontarkan Sumadi usai pelaksanaan mediasi ketiga dalam perkara 34/Pdt.G/2025/PN Mgt. Sumadi membeberkan bahwa surat pengajuan PAW telah dikirim oleh Ketua DPRD Magetan kepada Biro Otonomi Daerah Pemprov Jawa Timur, padahal pengiriman tersebut dilakukan tanpa pembahasan bersama unsur pimpinan dewan lainnya.

Menurutnya, tindakan Ketua DPRD Magetan tersebut menyalahi prinsip kolektif-kolegial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), maupun Tata Tertib DPRD Magetan.

“Pengiriman surat PAW itu dilakukan tanpa mekanisme yang semestinya. Tidak pernah ada pembicaraan dengan pimpinan DPRD secara kolektif,” ujar Sumadi.

Sumadi menambahkan bahwa langkah individual yang dilakukan Ketua DPRD ini berpotensi kuat melanggar ketentuan UU MD3.

“Kami melihat ada dugaan kuat pelanggaran aturan. Ini bukan hal sepele dan sudah seharusnya menjadi perhatian serius oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD,” lanjutnya.

Dalam mediasi yang berlangsung hampir dua jam tersebut, hakim mediator memberikan tambahan waktu satu minggu bagi pihak tergugat (pimpinan dewan) untuk menentukan sikap terkait permohonan pencabutan surat PAW.

“Agenda hari ini belum menghasilkan keputusan. Pimpinan dewan diminta menggelar rapat pleno untuk mengambil sikap secara kolektif terhadap permohonan pencabutan surat PAW,” jelas Sumadi.

Ia menilai bahwa penundaan ini justru menguak kondisi internal pimpinan DPRD Magetan. “Semakin terlihat bahwa keputusan selama ini banyak diambil secara individual. Padahal pimpinan dewan itu bersifat kolektif-kolegial. DPRD Magetan ini adalah lembaga publik, bukan kewenangan pribadi,” kritiknya.

Melihat dugaan ketidaksesuaian prosedur, pihak Gus Wahid memastikan tengah menyiapkan langkah lanjutan yang lebih tegas. “Dalam waktu dekat kami akan menyampaikan laporan resmi ke Badan Kehormatan DPRD Magetan. Unsur pelanggaran etik menurut kami sudah terpenuhi,” tegas Sumadi. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Kota Madiun Bekali 385 Calon Jemaah Haji Estimasi 2027, Persiapan Paspor hingga Fisik Diperkuat

    Kemenhaj Kota Madiun Bekali 385 Calon Jemaah Haji Estimasi 2027, Persiapan Paspor hingga Fisik Diperkuat

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Madiun mulai mempersiapkan calon jemaah haji yang masuk dalam estimasi keberangkatan 1448 H/2027 M. Sebanyak sekitar 385 calon jemaah mengikuti sosialisasi di Asrama Haji Kota Madiun, Selasa (14/7/2026). Kepala Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah, mengatakan sosialisasi tersebut difokuskan pada persiapan sejak dini, terutama menyangkut […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Ponorogo Titipkan 90 Siswa ke Madiun, Lisdyarita Minta Orang Tua Ikhlas

    Sekolah Rakyat Ponorogo Titipkan 90 Siswa ke Madiun, Lisdyarita Minta Orang Tua Ikhlas

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 90 calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 5 Ponorogo akan menjalani pendidikan tahun ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat permanen Madiun. Kebijakan tersebut ditempuh karena pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Ponorogo masih berlangsung. Para siswa dijadwalkan diberangkatkan secara serentak pada 14 Juli mendatang. Selain mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), […]

    Bagikan
  • Harlah Pancasila, Bupati Madiun Ajak Warga Jadikan Pancasila Pedoman Hidup

    Harlah Pancasila, Bupati Madiun Ajak Warga Jadikan Pancasila Pedoman Hidup

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Lapangan Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, berlangsung khidmat, Senin (02/06/2025). Bupati Madiun, Hari Wuryanto bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanat Kepala BPIP RI Yudian Wahyudi yang dibacakan oleh Bupati, disampaikan bahwa Pancasila bukan hanya dokumen sejarah atau teks hukum. Lebih dari […]

    Bagikan
  • Hari Buku Nasional di Madiun: Anak Muda Rayakan Literasi Lewat Diskusi Buku hingga Musik

    Hari Buku Nasional di Madiun: Anak Muda Rayakan Literasi Lewat Diskusi Buku hingga Musik

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Semangat literasi anak muda di Madiun terlihat semakin hidup dalam peringatan Hari Buku Nasional yang digelar Minggu (17/5/2026). Melalui acara Madiun Book Party (MBP) yang berkolaborasi dengan Magetan Book Party, puluhan pecinta buku berkumpul di Aula Tiram Bintang Madiun untuk merayakan karya tulis sekaligus mendalami dunia kepenulisan. Mengusung tema “Semua […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Percepat Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

    Pemkot Madiun Percepat Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pemerintah Kota Madiun dalam meminimalkan risiko banjir kembali dilakukan melalui program normalisasi sungai. Langkah tersebut digencarkan sebagai bagian dari mitigasi menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi meningkat dalam waktu dekat. Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPUPR Kota Madiun, Dwi Setyo Nugroho, menjelaskan bahwa pekerjaan utama pada program ini adalah pengerukan […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Bakal Tindak Tegas Sound Horeg Jika Meresahkan Masyarakat

    Polres Ngawi Bakal Tindak Tegas Sound Horeg Jika Meresahkan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi menyatakan sikap tegas terhadap penggunaan sound horeg yang kerap digunakan dalam hajatan atau konvoi dengan volume ekstrem. Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menegaskan bahwa perangkat audio dengan suara berlebihan yang mengganggu ketertiban umum akan ditindak tegas. “Tak ada ukuran baku soal bentuk atau ukuran sound system, tapi bila […]

    Bagikan
expand_less