Berita Terkini
Trending Tags

Harga Cabai dan Bawang Merah Naik Jelang Nataru, Pedagang PBM Keluhkan Sepi Pembeli

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 213
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, harga sejumlah bahan pokok di Kota Madiun mengalami kenaikan, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, harga sejumlah bahan pokok di Kota Madiun mengalami kenaikan cukup signifikan. Kondisi tersebut terpantau di Pasar Besar Madiun (PBM), di mana beberapa komoditas utama mulai melejit dalam beberapa hari terakhir.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit yang kini dijual dengan harga Rp. 80.000 per kilogram. Selain itu, bawang merah juga mengalami kenaikan dan saat ini berada di kisaran Rp. 55.000 per kilogram.

Tak hanya cabai rawit dan bawang merah, sejumlah komoditas lain juga ikut merangkak naik. Harga tomat kini berada di angka Rp. 14.000 per kilogram, setelah sebelumnya sempat dijual murah di kisaran Rp. 8.000 hingga Rp. 10.000 per kilogram. Sementara cabai keriting dijual dengan harga Rp. 65.000 per kilogram dan bawang putih berada di kisaran Rp. 30.000 per kilogram.

Salah satu pedagang PBM, Seno, mengungkapkan bahwa kenaikan harga tersebut turut berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat. Menurutnya, kondisi pasar saat ini cenderung lebih sepi dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

“Yang naik harganya cabai sama bawang merah. Cabai sekarang Rp. 80 ribu per kilo, kemarin sempat Rp. 95 ribu. Harga segini pembeli ya biasa saja, pasar juga sepi. Dibandingkan tahun kemarin lebih ramai,” ujar Seno, pedagang Pasar Besar Kota Madiun saat ditemui di kios, Sabtu (13/12/2025).

Ia menambahkan, meski harga naik, stok bahan pokok di pasar sejauh ini masih terbilang aman. Kenaikan harga, kata Seno, umumnya dipengaruhi oleh faktor cuaca yang berdampak pada hasil panen.

“Penghasilan juga turun. Biasanya naiknya harga karena faktor cuaca. Untuk stok masih ada dan cukup banyak,” tambahnya.

Menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momen hari besar keagamaan dan pergantian tahun. Para pedagang berharap harga segera kembali stabil agar aktivitas jual beli di pasar kembali ramai dan daya beli masyarakat tidak semakin menurun. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

    Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat langkah percepatan penanganan stunting melalui pemantauan rutin dan pendampingan lintas sektor. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, menjelaskan bahwa pengukuran tinggi badan anak di posyandu menjadi indikator utama pemantauan setiap bulan. “Stunting itu fokus utamanya tinggi badan […]

    Bagikan
  • Sepasma 2026 Resmi Dibuka, Madiun Selatan Jadi Etalase Awal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun

    Sepasma 2026 Resmi Dibuka, Madiun Selatan Jadi Etalase Awal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Madiun membuka gelaran Sepasar ing Madiun (Sepasma) 2026 di Lapangan Taman Rekso Wilis, Desa Sareng, Kecamatan Geger, Senin (22/6/2026) malam. Tahun ini, Sepasma mengusung tema Festival Budaya dan Kampung Pesilat. Madiun Selatan dipilih sebagai lokasi pembuka dengan melibatkan lima kecamatan, […]

    Bagikan
  • Harga Plastik Melonjak, Perajin Besek Bambu di Magetan Kebanjiran Pesanan Jelang Idul Adha

    Harga Plastik Melonjak, Perajin Besek Bambu di Magetan Kebanjiran Pesanan Jelang Idul Adha

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kenaikan harga plastik yang dipicu dampak konflik di Timur Tengah membawa efek tak terduga bagi perajin besek bambu di Kabupaten Magetan. Menjelang Idul Adha, permintaan wadah tradisional dari anyaman bambu tersebut meningkat tajam, bahkan mencapai lebih dari 50 persen dibandingkan hari normal. Lonjakan pesanan paling terasa di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, […]

    Bagikan
  • Ditinggal Keluar, Dua Rumah Di Balong Ponorogo Ludes Terbakar

    Ditinggal Keluar, Dua Rumah Di Balong Ponorogo Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dua rumah di Desa Sedarat, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ludes terbakar saat pemiliknya tengah menonton pertandingan sepak bola di pos kamling, Jumat (29/08/2025) malam. Api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian dapur. Kedua rumah tersebut milik Tukijo (60) dan Tukimun (65) yang letaknya berdampingan. Kebakaran terjadi sekitar pukul […]

    Bagikan
  • Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Madiun mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui sektor industri padat karya guna menekan angka pengangguran di daerah setempat. Kepala Disnakerperin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan sektor padat karya dinilai mampu menyerap ribuan tenaga kerja, khususnya dari industri sepatu.  “Industri padat karya itu menyerap […]

    Bagikan
  • DPRD Kabupaten Madiun Sosialisasikan Pokir 2027, Samakan Persepsi dengan Eksekutif Jelang Serap Aspirasi

    DPRD Kabupaten Madiun Sosialisasikan Pokir 2027, Samakan Persepsi dengan Eksekutif Jelang Serap Aspirasi

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat sosialisasi pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD untuk Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi antara legislatif dan eksekutif terkait usulan serta program prioritas pembangunan daerah. Rapat sosialisasi berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun, Senin (12/1/2026). Selain dihadiri jajaran legislatif, forum […]

    Bagikan
expand_less