Berita Terkini
Trending Tags

Aksi Pencurian HP di Dolopo Berujung Apes, Dua Pelaku Tertangkap Usai Kejar-kejaran

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • visibility 170
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penyidik Satreskrim Polres Madiun memintai keterangan salah satu anggota pelaku komplotan pencurian HP,
Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Madiun — Aksi pencurian telepon genggam yang diduga dilakukan komplotan spesialis pencurian digagalkan oleh karyawan sebuah toko di wilayah Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (19/12/2025).

Peristiwa itu terekam dalam video cctv yang memperlihatkan seorang karyawan Toko Amanah berlari keluar toko dan mengejar para terduga pelaku. Aksi kejar-kejaran sempat diwarnai saling tarik dan upaya menghalau, hingga salah satu pelaku dan karyawan toko terjatuh di badan jalan raya. Kejadian tersebut segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

Aparat Polsek Dolopo yang menerima laporan langsung berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Madiun dan melakukan pengejaran karena para pelaku diketahui menggunakan mobil sebagai sarana pelarian. Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi Anto, mengatakan peristiwa pencurian terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di Toko Amanah, yang lokasinya tidak jauh dari Polsek Dolopo.

“Setelah diketahui oleh pemilik toko, karyawan langsung melapor ke Polsek Dolopo. Karena pelaku menggunakan mobil, kami lakukan pengejaran bersama jajaran terkait,” kata AKP Agus.

Dalam pengejaran tersebut, dua orang pelaku tertinggal dan gagal masuk ke mobil sehingga berhasil diamankan petugas. Sementara dua pelaku lainnya melarikan diri dan meninggalkan kendaraan di area persawahan wilayah Kebonsari.

“Mobil yang digunakan pelaku kami temukan ditinggal di area persawahan. Di dalamnya terdapat sejumlah pakaian yang diduga hasil pencurian dari toko-toko lain,” ujarnya.

Dua tersangka yang diamankan diketahui berinisial Daryoto dan Sumiati, pasangan suami istri asal Mojokerto. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua unit handphone hasil curian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, salah satu pelaku yang diamankan merupakan residivis kasus penganiayaan. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian. “Total pelaku ada empat orang. Dua sudah diamankan, dua lainnya masih kami kejar,” tegas Agus.

Kasus ini kini ditangani Satreskrim Polres Madiun untuk pengembangan lebih lanjut dan memburu pelaku yang masih buron.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPB Gelar Program Dosen Pulang Kampung di Magetan, Genjot Digital Marketing untuk Anak Muda Desa

    IPB Gelar Program Dosen Pulang Kampung di Magetan, Genjot Digital Marketing untuk Anak Muda Desa

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui program “Dosen Pulang Kampung” hadir di Kabupaten Magetan, Jawa Timur Kamis (12/06/2025). Kegiatan itu dengan misi pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan digital marketing. Fokus utama kegiatan kali ini adalah memberdayakan generasi muda desa dalam memasarkan produk lokal secara daring. Program ini digagas oleh Dr. Tekad Urip […]

    Bagikan
  • Hadiri Suran Agung PSHW Tunas Muda, Danrem Untoro Bawa Semangat Persatuan

    Hadiri Suran Agung PSHW Tunas Muda, Danrem Untoro Bawa Semangat Persatuan

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menghadiri kegiatan Suran Agung yang digelar Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM) di Lapangan Winongo, Manguharjo, Kota Madiun, Minggu (28/6/2026). Dalam kegiatan yang dihadiri ribuan pesilat dari berbagai daerah tersebut, Danrem mengajak seluruh warga PSHWTM untuk terus memupuk semangat persatuan dan kesatuan.  “Sebagai salah […]

    Bagikan
  • Mantan Ketua DPRD Ponorogo Jadi Tersangka, Punya Harta Rp3,6 Miliar dan Utang Rp1,4 Miliar

    Mantan Ketua DPRD Ponorogo Jadi Tersangka, Punya Harta Rp3,6 Miliar dan Utang Rp1,4 Miliar

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Mantan Ketua DPRD Ponorogo periode 2019-2024, Sunarto, kini menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Ponorogo tahun anggaran 2023-2026. Sunarto ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo pada Kamis (6/8/2026) malam. Ia diduga berperan memerintahkan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Ponorogo, Fuad Safrowi, untuk menaikkan […]

    Bagikan
  • SDN Berkebutuhan Khusus Butuh Dermawan Perbaiki Gedung Sekolah Ambrol

    SDN Berkebutuhan Khusus Butuh Dermawan Perbaiki Gedung Sekolah Ambrol

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di saat Negara tidak hadir, maka uluran tangan para dermawan sangat ditunggu. Kalimat ini dirasa cukup tepat menggambarkan kondisi SDN Sukosari, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun yang rusak parahnamun tidak kunjung mendapat perbaikan. Sekolah ini dihuni 30 murid berkebutuhan khusus. Pelajar yang sekolah di SDN Sukosari, merasa was-was. Mereka terpaksa belajar […]

    Bagikan
  • Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Ditahan KPK Dalam Pusaran Kasus Harun Masiku

    Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Ditahan KPK Dalam Pusaran Kasus Harun Masiku

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Usai menjalani pemeriksaan, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (20/2/2025). Hasto telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan atau obstruction of justice (OJ) dalam pusaran kasus Harun Masiku. Penahanan bakal dilakukan selama 20 hari pertama terhitung mulai hari […]

    Bagikan
  • Dispendukcapil Madiun Wujudkan Layanan Adminduk “Sarapan Pecel”, Warga Bisa Urus dari Desa

    Dispendukcapil Madiun Wujudkan Layanan Adminduk “Sarapan Pecel”, Warga Bisa Urus dari Desa

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun terus berupaya mendekatkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat. Salah satu terobosan terbaru yang diluncurkan adalah inovasi “Sarapan Pecel” atau Sistem Administrasi Kependudukan Terdepan di Pedesaan, yang memungkinkan warga mengurus dokumen kependudukan langsung dari kantor desa. Program ini diperkenalkan beriringan dengan kegiatan Bahana […]

    Bagikan
expand_less