Berita Terkini
Trending Tags

Tiadakan Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026 di Ponorogo, Wujud Empati Korban Bencana di Sumatera

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • visibility 212
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
gedung pemerintahan ponorogo, Graha Krida Praja, Foto : Dok Pemkab Ponorogo/sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meniadakan pesta kembang api pada perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat, termasuk Polri, yang tidak memberikan izin pelaksanaan pesta kembang api pada malam tahun baru.

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan keputusan itu diambil sebagai bentuk empati pemerintah terhadap para korban bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

“Ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat. Kami mohon maaf kepada masyarakat Ponorogo, karena hari ini kita bersama-sama berempati kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir di Sumatera. Oleh karena itu, pesta kembang api saat pergantian tahun ditiadakan,” ujar Lisdyarita, Sabtu (27/12/2025).

Perempuan yang akrab disapa Bunda Rita itu tidak menampik bahwa sebelumnya Pemkab Ponorogo sempat mewacanakan penyelenggaraan pesta kembang api. Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan dan pemerintah daerah memilih patuh terhadap instruksi yang ada. Meski tanpa kembang api, Pemkab Ponorogo memastikan perayaan malam tahun baru tetap digelar secara sederhana. Ia pun mengimbau masyarakat untuk memedomani kebijakan tersebut.

Image Not Found
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, Foto : Jepretan Layar/sinergia

“Malam tahun baru tetap ada perayaan, hanya saja tanpa kembang api,” jelasnya.

Untuk memfasilitasi masyarakat, Pemkab Ponorogo menyiapkan tiga titik lokasi perayaan malam pergantian tahun, yakni Alun-alun Ponorogo, kawasan wisata Telaga Ngebel, serta Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Kecamatan Sampung.

Khusus di kawasan Monumen Reog, rencananya akan digelar istigotsah bersama sebagai bentuk doa dan harapan agar Kabupaten Ponorogo di tahun 2026 menjadi lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengikuti istigotsah, memanjatkan doa agar Ponorogo ke depan semakin maju dan diberi keberkahan,” pungkasnya.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Madiun Pastikan Suplai Beras SPHP Aman di Pasar Tradisional

    Bulog Madiun Pastikan Suplai Beras SPHP Aman di Pasar Tradisional

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Kantor Wilayah Madiun memastikan ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di sejumlah pasar tradisional masih aman. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bulog Madiun, Agung Sarianto, saat melakukan monitoring di Pasar Besar Kota Madiun (PBM). “Alhamdulillah, di Pasar Besar ketersediaan beras SPHP tercukupi. Beberapa kios memiliki […]

    Bagikan
  • Toko Oleh-Oleh Khas Madiun Diserbu Pembeli, Penjualan Melejit 50%

    Toko Oleh-Oleh Khas Madiun Diserbu Pembeli, Penjualan Melejit 50%

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bagi pemudik kurang lengkap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh khas saat akan kembali ke perantauan. Itulah yang terlihat di Toko Oleh-Oleh Taman Asri yang terletak di Jalan Kemiri, Kota Madiun yang diserbu para pembeli, terutama pada Jumat (04/04/2025) atau H+ 4 lebaran ini. Penjualan di toko ini mengalami Peningkatan yang […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Mengambang di Bengawan Madiun Gegerkan Warga

    Mayat Perempuan Mengambang di Bengawan Madiun Gegerkan Warga

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Kiringan, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengambang di aliran Sungai Bengawan Madiun, Minggu siang (14/12/2025). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Proses evakuasi pun berlangsung dramatis. Mayat pertama kali ditemukan oleh Sunaryo, warga setempat yang hendak memancing di sungai tersebut sekitar pukul […]

    Bagikan
  • 24 Jemaah Haji Ponorogo Batal Berangkat, Kuota Dikembalikan ke Kemenag Jatim

    24 Jemaah Haji Ponorogo Batal Berangkat, Kuota Dikembalikan ke Kemenag Jatim

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah jemaah haji asal Ponorogo dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Dari total kuota 519 jemaah Kabupaten Ponorogo, sedikitnya 24 orang mengundurkan diri karena berbagai alasan. “Sudah ada 24 jemaah yang dipastikan tidak berangkat tahun ini,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Ponorogo, Marjuni, Kamis (30/01/2025). […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Beruntun di Takeran Magetan, Pemuda 22 Tahun Tewas

    Kecelakaan Beruntun di Takeran Magetan, Pemuda 22 Tahun Tewas

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 898
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang merenggut korban jiwa terjadi di depan lapangan Desa Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa pagi (12/5/2026). Ilham M. Budiarto (22), warga Desa Bogem, Kecamatan Kawedanan, meninggal dunia di tempat kejadian setelah terlibat tabrakan antara mobil boks dan dua sepeda motor. Peristiwa nahas tersebut bermula saat korban […]

    Bagikan
  • 11 Warga Catatkan Aliran Kepercayaan di KTP Sepanjang 2025

    11 Warga Catatkan Aliran Kepercayaan di KTP Sepanjang 2025

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sepanjang tahun 2025 ini, sebanyak 11 warga Kabupaten Madiun memilih mencatatkan aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME) dalam KTP mereka. Data itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Sayogyo. Ia menegaskan bahwa pencatatan aliran kepercayaan merupakan hak setiap warga negara yang dijamin […]

    Bagikan
expand_less