Berita Terkini
Trending Tags

DPC PDI Perjuangan Magetan Tegas Menolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 167
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menegaskan penolakannya terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD. Sikap ini disampaikan oleh Wakil Ketua Pemenangan DPC PDI Perjuangan Magetan, Joko Suyono, dalam keterangan resmi di Kantor DPC pada Sabtu (10/1/2026).

Joko menekankan bahwa pilkada merupakan pilar utama demokrasi yang harus tetap berada di tangan rakyat. Menurutnya, ruang partisipasi publik tidak boleh dipersempit dengan mekanisme pemilihan tidak langsung.

“Kita harus paham bahwa suara rakyat adalah inti dari demokrasi. Ketika hak itu diberikan kepada masyarakat, maka tidak boleh dialihkan atau dikurangi dalam bentuk apa pun,” ujar Joko, menegaskan sikapnya.

Ia menilai bahwa mekanisme pemilihan melalui perwakilan berpotensi memangkas hak masyarakat. “Walaupun secara aturan tidak ada pelarangan, kami melihat pemilihan oleh DPRD justru membuat rakyat kehilangan sebagian hak berdemokrasi,” tambahnya.

Lebih jauh, Joko mengingatkan adanya kekhawatiran bahwa wacana pilkada tidak langsung bisa menjadi langkah mundur dalam demokrasi. Ia menyinggung kondisi nasional, di mana berbagai sumber daya alam sudah berada dalam kendali negara tanpa ruang yang cukup bagi masyarakat.

Image Not Found
Wakil Ketua Pemenangan DPC PDI Perjuangan Magetan, Joko Suyono, Foto : Istimewa

“Jangan sampai hak yang paling dasar milik rakyat, yaitu hak memilih pemimpin, juga ikut dikurangi. Itu sebabnya kami konsisten memperjuangkan pilkada langsung,” ucapnya.

Joko juga menyoroti perkembangan kedewasaan demokrasi masyarakat sejak pelaksanaan pilkada langsung pertama kali diterapkan. Menurutnya, dinamika yang dulu sempat memanas kini semakin dapat dikelola oleh masyarakat.

“Awalnya memang ada gejolak dan gesekan antarpendukung. Tetapi sekarang rakyat sudah lebih bijak. Beda pilihan itu biasa, dan setelah pesta demokrasi selesai, masyarakat kembali hidup rukun,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa penolakan pilkada tidak langsung adalah keputusan resmi partai. “Instruksi dari DPP jelas: kami wajib menolak sistem pemilihan kepala daerah yang tidak langsung. Ini keputusan yang harus kami jaga dan perjuangkan,” tegasnya. Diketahui, isu mengenai kemungkinan perubahan mekanisme Pilkada dari sistem langsung menjadi pemilihan oleh DPRD kini telah berkembang menjadi perdebatan hangat di tingkat nasional. Sejumlah akademisi, lembaga pengawas pemilu, hingga organisasi masyarakat sipil menilai bahwa wacana ini berpotensi mengubah arah perjalanan demokrasi Indonesia.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Dekatkan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Saat Gelaran BST dan TMMD

    Pemkab Madiun Dekatkan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Saat Gelaran BST dan TMMD

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Kodim 0803/Madiun menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga dalam rangka Bhakti Sosial Terpadu (BST) dan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, Rabu (23/07/2025). Kegiatan tersebut menyasar masyarakat di wilayah desa sasaran TMMD dengan berbagai layanan kesehatan, termasuk pengobatan umum dan sunat massal. Sebanyak 118 warga memanfaatkan […]

    Bagikan
  • Dugaan Pungli Berkedok Sumbangan di SMKN 1 Ponorogo, Untuk Bangun Cafe Sekolah

    Dugaan Pungli Berkedok Sumbangan di SMKN 1 Ponorogo, Untuk Bangun Cafe Sekolah

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dunia pendidikan di Kabupaten Ponorogo dalam beberapa hari terakhir sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Hal ini menyusul viralnya unggahan mengenai dugaan pungutan liar (Pungli) berkedok sumbangan di SMKN 1 Ponorogo. Dalam unggahan tersebut, sekolah disebut meminta wali murid memberikan sumbangan sebesar Rp. 1,4 juta untuk siswa baru kelas X. Unggahan […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Tetap Kondusif, Pemkot Perketat Pengamanan Pasca Demo

    Kota Madiun Tetap Kondusif, Pemkot Perketat Pengamanan Pasca Demo

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun dipastikan dalam kondisi aman usai aksi demonstrasi yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Wali Kota Madiun, Maidi, langsung turun tangan memimpin apel siaga keamanan bersama jajaran camat, lurah, OPD dan TNI-Polri pada Senin (01/09/2025) malam. “Situasi harus tetap kondusif. Ada isu-isu yang berkembang, maka saya hadir untuk memastikan […]

    Bagikan
  • Kopdes Merah Putih di Magetan Jalan dengan Swadaya, Modal Pemerintah Masih Ditunggu

    Kopdes Merah Putih di Magetan Jalan dengan Swadaya, Modal Pemerintah Masih Ditunggu

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Di atas kertas, ratusan Koperasi Desa Merah Putih di Magetan digadang-gadang jadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan. Namun di lapangan, ceritanya berbeda. Salah satunya dialami Kopdes Merah Putih Desa Mategal, yang berjalan dengan modal seadanya dari anggota. Ketua koperasi, M. Rifai Arissandi, menyebut jumlah anggota saat ini baru sekitar 25 orang. “Untuk […]

    Bagikan
  • Ramai Peminat Adopsi, Bayi yang Ditemukan di Persawahan Dirawat di RSUD Caruban

    Ramai Peminat Adopsi, Bayi yang Ditemukan di Persawahan Dirawat di RSUD Caruban

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bayi laki-laki yang ditemukan warga di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, kini tengah menjalani perawatan di RSUD Caruban. Sebelumnya, bayi tersebut sempat dibawa ke Puskesmas Pilangkenceng untuk pemeriksaan awal sebelum dirujuk ke rumah sakit. Direktur RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin, menyebutkan bahwa saat tiba di rumah sakit, […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut Sampah di Sungai

    Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut Sampah di Sungai

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Penemuan sesosok mayat perempuan tanpa busana menggegerkan warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Jasad tersebut ditemukan tersangkut di tumpukan sampah di tepi sungai oleh seorang warga yang tengah berangkat ke sawah. Menurut informasi yang dihimpun, kondisi mayat sudah membusuk dan hanya terlihat sebagian bagian […]

    Bagikan
expand_less