Berita Terkini
Trending Tags

Teror Hewan Liar Serang Kambing Warga Dagangan, DKPP Madiun Turunkan Tim

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 188
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim DKPP terjunkan tim cek kondisi kambing yang diserang hewan buas. Foto : dokumentasi DKPP Kabupaten Madiun

Sinergia | Madiun — Serangan hewan liar terhadap ternak kambing milik warga terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menyebut, insiden ini telah berlangsung sejak pertengahan Januari 2026 dan menimbulkan korban ternak mati maupun luka-luka.

Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, Harris Imballo R. Siregar, mengatakan pihaknya mulai menindaklanjuti laporan warga sejak 14 Januari 2026. DKPP telah menurunkan petugas teknis lapangan untuk melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi kejadian.

“Sejak tanggal 14 Januari kemarin, petugas teknik lapangan kami sudah ke lokasi. Kita lakukan pengobatan pada kambing yang terluka, terutama pemberian antibiotik untuk mencegah infeksi, serta vitamin antistres,” kata Harris, Jumat (23/1/2026).

Berdasarkan hasil anamnesa dan keterangan peternak serta warga sekitar, DKPP menduga luka pada kambing disebabkan oleh serangan hewan liar. “Disinyalir itu diganggu atau diserang hewan liar, dalam hal ini anjing-anjing hutan,” ujarnya.

Untuk sementara, DKPP mencatat lima ekor kambing terdampak di Desa Ngranget. Dari jumlah tersebut, dua ekor ditemukan mati di lokasi, sementara tiga ekor lainnya mengalami luka-luka. “Satu ekor lukanya cukup besar,” kata Harris.

Sementara itu, laporan dari Desa Padas masih dalam proses pendataan. “Yang di Desa Padas masih kita tindak lanjuti. Data total korban ternak masih kita update,” imbuhnya.

DKPP menilai pola serangan berkaitan dengan lokasi kandang ternak yang berada jauh dari permukiman warga, bahkan berada di kawasan hutan. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan pengawasan dan meningkatkan risiko gangguan hewan liar.

Sebagai langkah antisipasi, DKPP menyarankan peternak memindahkan kambing ke kandang yang lebih dekat dengan rumah.

 “Kami sarankan ternaknya dibawa ke kandang dekat rumah agar mudah diawasi,” kata Harris.

Selain itu, perbaikan kandang juga menjadi perhatian. “Kandang yang sudah dekat rumah agar diperbaiki, terutama jika ada celah atau bagian yang rusak, supaya tidak mudah dimasuki hewan liar seperti anjing,” jelasnya.

Terkait apakah fenomena ini pernah terjadi sebelumnya, Harris menyebut laporan serangan dalam jumlah besar baru kali ini diterima DKPP. “Sejak saya bertugas di peternakan mulai 2009, baru kali ini ada laporan dengan jumlah cukup banyak.

Menurut informasi warga, sebelumnya mungkin pernah ada, tapi skalanya kecil, satu atau dua ekor,” pungkasnya.

DKPP memastikan akan terus memantau perkembangan kasus ini sembari mengimbau peternak meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan hewan liar.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi: Unjuk Rasa DPRD Madiun Tak Sesuai Prosedur Hukum

    Polisi: Unjuk Rasa DPRD Madiun Tak Sesuai Prosedur Hukum

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025) lalu ternyata tidak memenuhi prosedur sebagaimana diatur dalam undang-undang. Polisi menyebut, aksi yang berakhir ricuh hingga terjadi penjarahan tersebut digelar tanpa surat pemberitahuan resmi. Kasi Humas Polres Madiun Kota, Iptu Ubaidillah, menegaskan bahwa pihaknya hanya menerima satu pemberitahuan yang disampaikan […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 36 Perkara, Rokok Ilegal Dominasi Temuan

    Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 36 Perkara, Rokok Ilegal Dominasi Temuan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri Magetan memusnahkan barang bukti dari 36 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan terhadap perkara yang ditangani sejak Desember 2025 hingga April 2026. Pemusnahan dilakukan secara terbuka di hadapan aparat penegak hukum dan sejumlah pihak terkait. Barang bukti yang […]

    Bagikan
  • Relokasi Pasar Hewan Maospati Dimulai Juli, Bagaimana Nasib Warga Terdampak Pembongkaran?

    Relokasi Pasar Hewan Maospati Dimulai Juli, Bagaimana Nasib Warga Terdampak Pembongkaran?

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemindahan Pasar Hewan Maospati ke lokasi baru dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Juli 2025. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan memastikan bahwa proses relokasi telah melalui kajian teknis, meski sejumlah persoalan muncul terkait lahan dan pembongkaran rumah warga di sekitar area pembangunan. Menurut Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, […]

    Bagikan
  • Auto2000 Madiun Gandeng Awak Media Uji Kenyamanan dan Ketangguhan Toyota Veloz Hybrid EV

    Auto2000 Madiun Gandeng Awak Media Uji Kenyamanan dan Ketangguhan Toyota Veloz Hybrid EV

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sinergia | Auto2000 Madiun menguji performa kendaraan elektrifikasi terbarunya Toyota Veloz Hybrid EV melalui kegiatan rolling city di jalanan Kota Madiun, Rabu (08/7/2026). Kegiatan yang melibatkan jurnalis dan influencer di Kota Madiun itu menjadi ajang pembuktian langsung ketangguhan teknologi Hybrid Toyota yang menjadi pilihaan tepat untuk mobilitas masyarakat Madiun dan sekitarnya. […]

    Bagikan
  • Sugiri Sancoko Tekankan Tiga Pilar RPJMD Ponorogo Tahun 2026

    Sugiri Sancoko Tekankan Tiga Pilar RPJMD Ponorogo Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sasana Praja tersebut menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan Ponorogo lima tahun ke depan. Dalam Musrenbang ini, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memaparkan sejumlah program strategis yang akan […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Jalan di Tempat, Ini Alasannya

    Sekolah Rakyat Jalan di Tempat, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang tahun ajaran baru, progres rehabilitasi gedung Industri Kecil Menengah (IKM) di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, yang rencananya digunakan sebagai Sekolah Rakyat (SR) sementara, belum menunjukkan kemajuan berarti. Sejumlah fasilitas penting seperti kamar mandi, asrama siswa, hingga plafon atap masih belum tersentuh perbaikan. Padahal, waktu terus berjalan dan kebutuhan tempat […]

    Bagikan
expand_less