Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Kompetensi SDM Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
- visibility 82
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai garda terdepan keselamatan perjalanan kereta api. Hal itu sebagai bentuk persiapan menjelang masa Angkutan Lebaran 2026.
Seperti dalam Diklat Refreshing Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) Manual Tingkat Muda dengan Penggerak Non Listrik Angkatan I Tahun 2026. Kegiatan ini untuk memastikan seluruh awak sarana memiliki kesiapan mental dan teknis dalam menghadapi lonjakan perjalanan selama periode Lebaran.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi, pemahaman, serta kesiapsiagaan awak sarana dalam menghadapi berbagai kondisi operasional di lapangan.
“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama. Melalui diklat refreshing ini, kami memastikan seluruh awak sarana memiliki kemampuan teknis dan mental yang prima dalam menjalankan tugasnya, terutama saat masa Angkutan Lebaran yang memiliki tingkat mobilitas tinggi,” ujar Tohari, Kamis (5/2/2026).

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan pembekalan intensif yang mencakup berbagai aspek penting operasional perkeretaapian. Materi yang diberikan antara lain Safety Refreshing oleh Tim Safety Inspector yang menekankan budaya keselamatan dan mitigasi risiko, serta pendalaman Peraturan Dinas (PD) terkait tugas dan kewenangan Awak Sarana Perkeretaapian.
Selain itu, peserta juga dibekali materi teknis mengenai penanganan gangguan operasional di lintas, khususnya pada lokomotif non listrik jenis CC 201, CC 203, dan CC 204.
“Juga pelatihan dalam simulasi langsung gangguan operasional pada lokomotif. Ini agar awak kereta api mampu bertindak cepat, tepat, dan sesuai prosedur ketika menghadapi kondisi darurat atau tidak normal di lintas perjalanan,” imbuhnya.
Melalui program Diklat berkelanjutan tersebut, KAI Daop 7 Madiun optimistis kualitas SDM yang dihasilkan dapat mendukung terciptanya operasional perkeretaapian yang selamat, andal, dan profesional selama Angkutan Lebaran 2026.
“Kami ingin masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api pada masa Lebaran nanti merasa aman dan nyaman. KAI Daop 7 Madiun berkomitmen memberikan layanan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu,” pungkas Tohari.(Kris).
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung

