Berita Terkini
Trending Tags

Opsi Penggabungan OPD di Pemkab Madiun Akan Berdampak Hemat Anggaran Puluhan Milyard

  • account_circle Ndor
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 427
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pendapa Muda Graha Kabupaten Madiun. Foto : Tim Sinergia

Sinergia | Kab Madiun – Efisiensi anggaran yang terjadi belakangan akibat kebijakan pemerintah pusat tentu ikut membebani pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Dibutuhkan pemikiran cerdas agar daerah mencari terobosan baru untuk menghemat anggaran.

“Salah satu opsi yang bisa diambil adalah penggabungan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ). Karena dengan jumlah OPD yang puluhan berdampak pula pengeluaran anggaran yang besar,” kata akademisi Kampus Stainu, Nuryanto, Sabtu (28/02/2026).

Menurutnya, sangat dimungkinkan untuk dilakukan upaya pengabungan OPD dalam rangka mengurangi beban tunjangan akibat “gemuknya ” organisasi perangkat daerah.

“Misalnya Dinas pertanian dan Perikanan digabung jadi satu dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, tentu kalau ada enam OPD saja digabung menjadi tiga OPD yang baru akan berhemat puluhan milyard,” tegas Nuryanto.

Organisasi perangkat daerah yang terlalu besar dapat menyebabkan beban tunjangan yang signifikan, termasuk tunjangan jabatan tunjangan kesehatan, tunjangan pensiun dan biaya operasional OPD tersebut.

Untuk mengatasi hal ini, pemerintah daerah dapat melakukan efisiensi struktur organisasi penggabungan atau penghapusan unit kerja Kemudian Penataan kembali tugas dan fungsi serta Pengoptimalan sumber daya manusia.

Image Not Found
Nuryanto, Akademisi Kampus Stainu. Foto : Tim Sinergia

Dikatakan, kondisi Ini perlu kesigapan dari kepala daerah (eksekutif) dan DPRD ( Legeslatif) untuk bersama- sama melakukan evaluasi. Dengan tetap mempertimbangan skala prioritas untuk kesejahteraan masyarakat  dan tentunya tetap mengacu pada regulasi yang ada. Baik itu Peraturan Pemerintah maupun Peraturan menteri.

Langkah selanjutnya, selama masa proses penyusunan peraturan daerah tentang SOTK tidak dilakukan proses pengisian jabatan yang saat ini kosong. Jika terpaksa maka pejabat struktural pimpinan OPD bisa menjadi pejabat fungsional.

Bagi pejabat struktural pimpinan OPD yang menjadi fungsional akan diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku, seperti PP No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. (Ndor/kris).

Bagikan
  • Penulis: Ndor
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Malam Alun-alun Ponorogo Diperpanjang hingga 21 April 2025, Jawab Antusias Masyarakat dan Pedagang

    Pasar Malam Alun-alun Ponorogo Diperpanjang hingga 21 April 2025, Jawab Antusias Masyarakat dan Pedagang

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kabar gembira bagi masyarakat Ponorogo. Pasar malam di Alun-alun yang semarak sejak pertengahan Ramadan lalu, resmi diperpanjang hingga 21 April 2025. Perpanjangan ini dilakukan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkum) Ponorogo sebagai respons atas tingginya antusiasme masyarakat serta permintaan dari para pedagang dan pengelola wahana. “Kami berencana memperpanjang sepekan […]

    Bagikan
  • Kuli Bangunan di Ponorogo Ditangkap Usai Curi Sepeda Motor

    Kuli Bangunan di Ponorogo Ditangkap Usai Curi Sepeda Motor

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polsek Sukorejo berhasil meringkus pelaku pencurian sepeda motor hanya dalam waktu kurang dari empat jam setelah kejadian berlangsung. Pelaku diketahui adalah Muchsin alias Paimin (59), warga Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Muchsin, yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunanini tertangkap tangan saat hendak membuat kunci duplikat sepeda motor hasil curiannya. […]

    Bagikan
  • Ini Identitas Mayat Pria di Bengawan Madiun, Teridentifikasi Warga Sukoharjo Jawa Tengah

    Ini Identitas Mayat Pria di Bengawan Madiun, Teridentifikasi Warga Sukoharjo Jawa Tengah

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sesosok mayat yang menggegerkan Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun akhirnya terungkap. Berdasarkan hasil identifikasi menggunakan alat pengenal sidik jari, korban diketahui berinisial SR (45), warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Korban ditemukan dalam kondisi mengenakan jaket hitam, kaos putih abu-abu, celana jeans hitam dan bersepatu. “Dari saku baju korban […]

    Bagikan
  • Bocah 4 Tahun yang Hilang Ditemukan Tenggelam di Bekas Galian C, Keluarga Histeris

    Bocah 4 Tahun yang Hilang Ditemukan Tenggelam di Bekas Galian C, Keluarga Histeris

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bocah berusia 4 tahun, Rizuka Putra Ramadhan, yang dilaporkan hilang sejak Senin (13/4/2026), ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 20 jam pencarian bekas tambang galian C di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Korban ditemukan pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di kubangan bekas galian C yang berjarak sekitar 60 hingga […]

    Bagikan
  • Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Soekarno-Hatta Ngawi, Polisi Gerak Cepat Atasi Gangguan Lalu Lintas

    Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Soekarno-Hatta Ngawi, Polisi Gerak Cepat Atasi Gangguan Lalu Lintas

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah pohon tumbang menutup sebagian ruas Jalan Soekarno-Hatta, Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, pada Sabtu siang (21/6/2025). Insiden ini sempat menghambat arus kendaraan di jalur utama tersebut. Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polres Ngawi bersama Kapolsek Ngawi Kota, AKP Jais Bintoro, segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Setibanya di tempat kejadian, […]

    Bagikan
  • Ini Klarifikasi Cantika Davinca Soal Kecelakaan Berujung Korban Jiwa

    Ini Klarifikasi Cantika Davinca Soal Kecelakaan Berujung Korban Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah sempat menjadi sorotan publik, penyanyi dangdut Cantika Davinca akhirnya memberikan klarifikasi terkait kecelakaan maut yang melibatkan mobilnya di Jalan Raya Kawedanan–Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jumat (03/10/2025) malam. Melalui keterangan insta story miliknya, Cantika menegaskan bahwa penyebab kecelakaan bukan karena ban mobil meledak lebih dulu, melainkan akibat berusaha menghindari sepeda motor tanpa […]

    Bagikan
expand_less