Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Pemkot Madiun Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran 2026

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 241
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seluruh ASN Pemkot Madiun dilarang membawa kendaraan dinas untuk mudik Lebaran, (18/3/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan kendaraan dinas berpelat merah untuk keperluan mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini diberlakukan menjelang masa libur panjang yang dimulai Rabu (18/3/2026) hingga Selasa (24/3/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, mengatakan larangan tersebut telah disampaikan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Sudah kami sampaikan dalam rapat kemarin. Seluruh ASN tidak boleh membawa kendaraan pelat merah untuk mudik Lebaran,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Ia menegaskan, selama masa libur Lebaran seluruh kendaraan operasional milik pemerintah harus tetap berada di kantor dinas masing-masing dan tidak diperbolehkan digunakan untuk kepentingan pribadi maupun keluarga.

Untuk memastikan kebijakan ini berjalan, Pemkot Madiun menugaskan Satuan Polisi Pamong Praja melakukan pengecekan secara berkala ke setiap kantor OPD. Bagus juga mengingatkan adanya sanksi bagi ASN yang melanggar aturan tersebut.

“Ya siap-siap saja (kena sanksi). Kami pasti akan memberikan pembinaan bagi ASN yang melanggar,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot Madiun turut mengingatkan ASN terkait aturan penerimaan parsel atau bingkisan Lebaran. ASN wajib melaporkan setiap pemberian yang nilainya melebihi Rp1,5 juta kepada pihak berwenang.

Ketentuan ini mengacu pada Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tentang pencegahan dan pengendalian gratifikasi terkait hari raya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa tradisi saling memberi tidak boleh dijadikan celah untuk praktik gratifikasi yang dapat memengaruhi integritas aparatur negara.

“Segala bentuk permintaan dana, hadiah, atau THR tidak hanya melanggar etika, tetapi juga berpotensi menjadi tindak pidana korupsi,” ujarnya dalam keterangan tertulis. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laka Beruntun, Pejalan Kaki Tewas Usai Tertabrak Sepeda Motor dan Bus Sugeng Rahayu

    Laka Beruntun, Pejalan Kaki Tewas Usai Tertabrak Sepeda Motor dan Bus Sugeng Rahayu

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Maospati–Ngawi, tepatnya di sebelah selatan SPBU Karangrejo, Desa Prampelan, Kecamatan Karangrejo, Magetan Sabtu Pagi (31/5/2025). Insiden bermula saat D-W (27), pengendara Honda Vario AE-4045-HS, melaju dari arah selatan kearah Ngawi. Diduga kurang hati-hati, DW menabrak K (73), warga Kecamatan Karangrejo yang tengah jalan kaki. “Diduga […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo

    DPRD Ponorogo Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo menyatakan dukungan penuh terhadap Program Sekolah Rakyat (SR), yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut direncanakan akan mulai dijalankan di Ponorogo pada Juli 2025. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Priyatno, saat memberikan keterangan pers […]

    Bagikan
  • Longsor Beruntun di Banaran, Tiga Rumah Terisolasi dan Akses Jalan Terputus

    Longsor Beruntun di Banaran, Tiga Rumah Terisolasi dan Akses Jalan Terputus

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo menjadi wilayah paling terdampak bencana tanah longsor dalam beberapa hari terakhir. Hujan deras yang mengguyur sejak awal April memicu longsor beruntun di kawasan perbukitan tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat, Desa Banaran menjadi titik dengan kejadian terbanyak, yakni sembilan kasus longsor dari total 25 […]

    Bagikan
  • RSUD Kota Madiun Kini Dilengkapi Poli Jiwa, Dukung Kesehatan Mental Masyarakat

    RSUD Kota Madiun Kini Dilengkapi Poli Jiwa, Dukung Kesehatan Mental Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun terus mewujudkan layanan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat. Salah satunya, layanan kesehatan jiwa. Per Januari 2026 ini, RSUD Kota Madiun sudah dilengkapi dengan dokter spesialis jiwa. “Jadi ragam pelayanan kesehatan terus kita lengkapi untuk masyarakat. Salah satunya dengan keberadaan Poli Kejiwaan yang sudah […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Madiun Kekurangan Siswa, Kuota SD Baru Terisi 32 dari 90 Siswa

    Sekolah Rakyat Madiun Kekurangan Siswa, Kuota SD Baru Terisi 32 dari 90 Siswa

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Sosial Kabupaten Madiun kini tengah berpacu dengan waktu menjelang operasional penuh Sekolah Rakyat besutan Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Di tengah persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan pada akhir bulan ini, pemenuhan kuota bagi calon siswa rupanya masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Untuk memastikan kesiapan fisik anak-anak […]

    Bagikan
  • Aktivitas Pasar Hewan di Ngawi Lesu Dampak PMK

    Aktivitas Pasar Hewan di Ngawi Lesu Dampak PMK

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Ngawi Jawa Timur terus meningkat. Sesuai data Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Kabupaten Ngawi,per 8 Januari 2025, sebanyak 707 ekor sapi terpapar wabah PMK. Dari jumlah itu 83 mati, 185 sapi berhasil sembuh dan sisanya masih dalam perawatan. “Kami dari DPP Ngawi […]

    Bagikan
expand_less