Berita Terkini
Trending Tags

Polres Ponorogo Tanam Jagung Benih Bhayangkara, Dukung Swasembada Pangan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
  • visibility 68
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Ponorogo Tanam Jagung Benih Bhayangkara, Kab. Ponorogo, 21/1/2025, Foto : Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo mengambil langkah nyata dalam mendukung program swasembada jagung guna mewujudkan kemandirian pangan nasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui penanaman benih jagung Bhayangkara secara serentak di 1 juta hektare lahan di seluruh Indonesia, Selasa (21/1/2025).

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengungkapkan Polres Ponorogo menanam sebanyak 682 kilogram atau 6,8 kwintal benih jagung. Lahan yang dimanfaatkan mencapai 31 hektare, dengan 10 hektare di antaranya dikelola langsung oleh Polres Ponorogo di Lahan PT Agro Farm, Jalan Sekar Pudak, Ponorogo. Sisanya didistribusikan ke jajaran polsek.

“Bulan Maret nanti sudah panen sekitar 2-3 hektare. Jika biasanya hasil panen 5 ton per hektare, varietas Bhayangkara ini bisa mencapai 12 ton per hektare. Artinya, hasilnya bisa dua kali lipat,” kata AKBP Andin Wisnu.

Ia berharap hasil panen dari benih Bhayangkara dapat maksimal sehingga tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga membuka peluang ekspor ke luar negeri. “Pak Menteri Pertanian dan Kapolri tadi saat zoom menyampaikan, nanti hasilnya bisa dikirim secara global,” tambahnya.

Menurut perhitungan, total hasil dari lahan seluas 31 hektare diproyeksikan mencapai 372 ton jagung. Proses penanaman ini melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Pertanian, Kodim 0802/Ponorogo, PT Ponorogo Agro Mandiri (PT PAM), dan kelompok petani lokal.

Benih Bhayangkara, Produk Lokal Berpotensi Tinggi

Direktur PT Ponorogo Agro Mandiri, Manto Setyawan, menjelaskan benih jagung Bhayangkara merupakan produk lokal asal Ponorogo yang memiliki keunggulan tinggi. “Benih ini tahan hama, rendemennya tinggi, dan hasil panennya dijamin bagus. Dalam sekali panen bisa menghasilkan 10-12 ton per hektare,” ungkapnya.

Benih Bhayangkara membutuhkan waktu 110 hari sejak tanam hingga panen. Namun, proses pengelolaannya berbeda dari varietas lain. “Untuk produksi benih, kami menanam jantan dan betina. Bunga betina dicabut, sedangkan bunga jantan dibiarkan untuk membuahi betina. Setelah panen, hasilnya akan diproses menjadi benih Bhayangkara,” jelas Manto.

Ia juga menambahkan, setiap hektare lahan membutuhkan 22 kilogram benih, dengan komposisi 30 persen tanaman jantan dan 70 persen betina. “Potensi suksesnya sangat besar,” tegasnya.

Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Ponorogo.

Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bocah 4 Tahun Hilang Saat Istirahat Sekolah, Ditemukan Meninggal di Bengawan Madiun

    Bocah 4 Tahun Hilang Saat Istirahat Sekolah, Ditemukan Meninggal di Bengawan Madiun

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Peristiwa tragis menimpa seorang anak berusia empat tahun di Kabupaten Madiun. Bocah bernama Arya Najmut Sakieb Hamdiyya ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Bengawan Madiun, tepatnya di Desa Banget Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi pada Jumat (08/08/2025), setelah dilaporkan hilang sehari sebelumnya. Lokasi penemuan jasad korban berjarak sekitar lima kilometer dari […]

    Bagikan
  • Bupati Nanik Mutasi Massal 185 Pejabat di Pemkab Magetan Play Button

    Bupati Nanik Mutasi Massal 185 Pejabat di Pemkab Magetan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali melakukan perombakan besar di tubuh birokrasi. Melalui Keputusan Bupati Magetan Nomor 800.1.3.3/21/CAP/403.203/2026, sebanyak 185 pejabat administrator dan pengawas resmi dimutasi dan dilantik pada Jumat (30/01/2026). Jumlah ini menjadi salah satu rotasi pejabat terbesar dalam satu tahun terakhir. Pelaksanaan mutasi berlangsung di Pendopo Surya Graha dan menyasar seluruh […]

    Bagikan
  • Harga Cabai dan Tomat Melonjak di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

    Harga Cabai dan Tomat Melonjak di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Sayur Magetan, Jawa Timur, dalam sepekan terakhir mulai merangkak naik. Harga cabai keriting, cabai rawit, dan cabai merah besar nyaris seragam, berada di kisaran Rp40–45 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya masih di level Rp30–35 ribu per kilogram. “Sekarang cabai semua rata-rata Rp40 sampai Rp45 ribu […]

    Bagikan
  • Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

    Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penurunan harga sayur secara drastis di berbagai pasar tradisional Kabupaten Magetan setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu juga diduga belum beroperasinya kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama dua pekan terakhir, sebagian besar komoditas sayuran mengalami koreksi harga yang cukup besar. Kondisi ini dirasakan pedagang dan petani sebagai […]

    Bagikan
  • Anak Stunting di Kabupaten Madiun Tersisa 1.786 Balita

    Anak Stunting di Kabupaten Madiun Tersisa 1.786 Balita

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun terus melakukan upaya guna menekan angka anak stunting. Sesuai data dari Dinas Kesehatan setempat, sebanyak 1.786 balita di Bumi Kampung Pesilat yang mengalami stunting. Upaya yang dilakukan Pemkab Madiun terbukti berhasil dengan turun 2,52 persen dibanding tahun lalu. “ Ada banyak faktor yang berperan dalam mendukung program penurunan stunting […]

    Bagikan
  • Pemuda Batak Madiun Raya Desak Bitner Cabut Gugatan Kasus Pedagang Sayur

    Pemuda Batak Madiun Raya Desak Bitner Cabut Gugatan Kasus Pedagang Sayur

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sejumlah warga Batak yang tergabung dalam Pemuda Batak Bersatu Se Madiun Raya mendatangi Kantor Desa Pesu Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan, pada Senin (10/2/2025) pukul 10.00 WIB.  Kedatangan perwakilan warga Batak yang tinggal di Magetan, Madiun, Ponorogo dan Ngawi ini bermaksud untuk memberikan dukungan kepada pemerintah Desa Pesu dan juga para […]

    Bagikan
expand_less