Berita Terkini
Trending Tags

Hujan Deras Picu Banjir Besar di Magetan, Jalur Utama dan Arus Mudik Terganggu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 61
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Banjir merendam jalan utama, permukiman warga, fasilitas ibadah, hingga bangunan pendidikan di Magetan, (20/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan dalam durasi cukup lama menyebabkan banjir di ruas jalan utama pada Jumat (20-3/2026). Genangan air menutup badan jalan dan mengganggu aktivitas warga, bahkan sempat membuat kendaraan tidak dapat melintas.

Banjir tidak hanya merendam jalan utama, tetapi juga masuk ke permukiman warga, fasilitas ibadah, hingga bangunan pendidikan di sekitar lokasi. Salah satu warga terdampak, Dian Rozihandiyah, menyebut kondisi banjir kali ini sebagai yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Dian, wilayah tempat tinggalnya berada di dataran yang lebih rendah sehingga air dari kawasan atas mengalir deras dan meluap ke permukiman. Ia menuturkan, air bahkan merendam gudang miliknya hingga lebih dari satu meter.

“Air datang dari atas dan tidak tertampung di bawah, akhirnya meluap sampai ke masjid dan rumah warga. Gudang baju saya juga ikut terendam. Ketinggian air diperkirakan lebih dari satu meter,” ujarnya.

Tak hanya itu, derasnya arus air juga menyebabkan kerusakan bangunan. Dian mengungkapkan, sejumlah dinding dan pintu jebol akibat tekanan air yang cukup kuat.

“Ini yang paling parah. Dinding sampai jebol, pintu rusak, bahkan bagian masjid juga terdampak,” tambahnya.

Ia juga menyebut banjir kali ini berbeda dibanding sebelumnya. Jika sebelumnya aliran air lebih banyak mengarah ke kawasan lain, kini debit air justru lebih besar mengalir ke wilayahnya.

“Sekitar tiga tahun lalu pernah banjir, tapi tidak separah ini. Sekarang debit air ke sini lebih besar,” jelasnya.

Genangan di jalan raya juga sempat menyebabkan kendaraan, termasuk sepeda motor, terseret arus. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, beberapa kendaraan dilaporkan rusak akibat terendam air.

“Motor sempat hanyut terbawa arus, tapi pengendaranya selamat. Kendaraannya ditemukan, hanya saja rusak karena terendam,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Magetan Kota, AKP Ika Wardani, mengatakan banjir juga meninggalkan material pasir dan kerikil di badan jalan, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat arus mudik Lebaran.

“Masih ada pasir yang terhampar di salah satu sisi jalan. Saat ini kami bersama BPBD dan instansi terkait melakukan pembersihan,” ujarnya.

Ia menambahkan, jalur tersebut merupakan salah satu akses utama keluar-masuk Kota Magetan, sehingga masyarakat diminta lebih waspada saat melintas.

“Pengendara diimbau berhati-hati karena masih ada sisa material yang bisa menyebabkan kecelakaan,” tegasnya.

Di sisi lain, Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menyatakan bahwa penyebab banjir masih dalam tahap kajian. Namun, ia menduga permasalahan terjadi akibat kombinasi berbagai faktor, mulai dari kondisi hulu hingga hilir saluran air.

“Secara umum terlihat saluran sudah tidak mampu menampung debit air. Ada penyempitan di hilir dan alur sungai yang berkelok tajam, sehingga aliran menjadi tidak lancar,” jelasnya.

Ia juga menyoroti adanya saluran air yang melintas di bawah bangunan dengan sudut yang tidak ideal, sehingga memperlambat aliran air.

“Ini harus dikaji menyeluruh dari hulu hingga hilir. Kalau penyebab utamanya belum ditemukan, potensi banjir seperti ini akan terus terjadi,” tambahnya.

Pemerintah daerah berjanji akan melakukan analisis lebih mendalam guna mencari solusi jangka panjang, sementara warga berharap penanganan segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Masih Jauh dari Target

    Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Masih Jauh dari Target

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia, belum menunjukkan perkembangan signifikan di Kabupaten Magetan. Hingga akhir Juli 2025, realisasi pembangunan dapur MBG di daerah ini baru mencapai 9 unit, jauh dari target nasional sebanyak 50 dapur per kabupaten/kota. Setiap dapur ditargetkan mampu menyajikan sekitar […]

    Bagikan
  • Pemerintah Kec Geger Menggelar Bimtek Transparansi Tata Kelola Keuangan Desa

    Pemerintah Kec Geger Menggelar Bimtek Transparansi Tata Kelola Keuangan Desa

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Transparansi dan akuntabel Pengelolaan keuangan di setiap desa menjadi syarat wajib agar tata kelola sesuai regulasi. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 tahun 2018 menjadi payung hukum mengatur azaz dan tata tertib administrasi anggaran di desa. Tranparansi diterjemahkan agar masyarakat bisa mengakses data anggaran di setiap desa tersebut. Paling tidak minimal […]

    Bagikan
  • Dugaan Penyebab Kematian Bayi X, Lahir Tanpa Bantuan Medis

    Dugaan Penyebab Kematian Bayi X, Lahir Tanpa Bantuan Medis

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim Inafis Polres Madiun bersama Tim Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara Kediri melaksanakan Identifikasi jenazah Bayi X di Ruangan Jenazah RSUD dr Soedono Kota Madiun Jumat ( 10/1/2025) Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara melaksanakan autopsi terhadap penemuan mayat bayi jenis kelamin laki-laki tanpa indentitas di wilayah Sungai Sono Desa Tiron Kecamatan/Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
  • Komisi IV DPR RI Kunjungi PG Rejo Agung Baru, Soroti Masalah Petani dan Produksi Gula

    Komisi IV DPR RI Kunjungi PG Rejo Agung Baru, Soroti Masalah Petani dan Produksi Gula

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Pabrik Gula (PG) Rejo Agung Baru di Kota Madiun Kamis (03/07/2025). Rombongan dipimpin oleh anggota DPR RI Abdul Kharis Almasyhari dan diikuti oleh sejumlah perwakilan dari berbagai stakeholder, mulai dari pihak BUMN hingga petani tebu. Dalam pertemuan yang dikemas dalam rapat kerja […]

    Bagikan
  • Sopir Truk Tebu Tewas Tersengat Listrik di Area PG Rejo Agung Baru

    Sopir Truk Tebu Tewas Tersengat Listrik di Area PG Rejo Agung Baru

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Insiden tragis terjadi di area parkir Pabrik Gula (PG) Rejo Agung Baru, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Patihan, Kota Madiun, Minggu malam (19/10/2025). Seorang sopir truk tebu bernama Marzuki (60), warga Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, ditemukan meninggal dunia akibat tersengat listrik. Menurut keterangan Kapolsek Manguharjo Kompol Mujo Prajoko, korban […]

    Bagikan
  • Paket Yang Dibuang di Hutan Ponorogo Berisi 3 Bagian Tubuh

    Paket Yang Dibuang di Hutan Ponorogo Berisi 3 Bagian Tubuh

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Tim gabungan dari Polres Ponorogo dan Tim Medis RSUD dr Harjono Ponorogo Minggu malam (26/1/2025) membongkar bungkusan paket yang dibuang di tepi hutan Desa/Kecamatan Sampung Ponorogo. Sesuai informasi, paket itu diduga berisi potongan kaki potongan korban Uswatun Khasanah. Sementara itu, tubuh korban dimasukan koper merah yang ditemukan di Kabupaten Ngawi […]

    Bagikan
expand_less