Lonjakan Penumpang Kereta Lebaran 2026 Masih Tinggi, Ini 5 Stasiun Tersibuk
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 32
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Arus penumpang kereta api pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah masih tinggi di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Sejumlah stasiun terpantau ramai dipadati masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran 2026.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan bahwa selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, total volume penumpang mencapai 356.056 pelanggan. Angka tersebut terdiri dari 166.577 penumpang naik dan 189.479 penumpang turun.
“Puncak penumpang naik terjadi pada 22 Maret sebanyak 12.188 pelanggan, sedangkan puncak penumpang turun tercatat pada 18 Maret dengan 15.131 pelanggan,” ujar Tohari dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2026).
Pada periode pra-Lebaran (H-10 hingga H-1) atau 11–20 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat sebanyak 188.549 pelanggan, terdiri dari 66.793 penumpang naik dan 121.756 penumpang turun.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 176.681 pelanggan. KAI mencatat adanya kenaikan signifikan hingga 107 persen, yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
Untuk kondisi terkini pada Sabtu (21/3/2025), volume penumpang masih tinggi dengan total sementara 19.807 pelanggan, terdiri dari 8.632 penumpang naik dan 11.175 penumpang turun.
“Kalau pada pada Minggu (22/3/2026) nanti, jumlah penumpang diproyeksikan kembali meningkat menjadi 22.841 pelanggan. Data ini masih bersifat dinamis seiring penjualan tiket yang terus berlangsung,” jelas Tohari.
Selama periode Angkutan Lebaran 2026, lima stasiun dengan volume penumpang tertinggi di wilayah Daop 7 Madiun adalah Stasiun Madiun: 114.488 pelanggan, Stasiun Kediri: 39.118 pelanggan, Stasiun Jombang: 33.096 pelanggan, Stasiun Blitar: 31.076 pelanggan dan Stasiun Tulungagung: 28.791 pelanggan.

Tohari mengimbau para penumpang untuk memperhatikan barang bawaan, tidak membawa barang berlebihan, serta memastikan barang tetap dalam pengawasan guna menghindari kehilangan atau tertukar. Selain itu, penumpang juga diminta mematuhi aturan di stasiun dan di dalam kereta, termasuk larangan merokok di area tertentu dan mengikuti arahan petugas.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta bersama menjaga ketertiban demi kelancaran perjalanan,” tutupnya.
Momentum Lebaran 2026 kembali menegaskan peran kereta api sebagai salah satu moda transportasi andalan masyarakat Indonesia untuk perjalanan jarak jauh yang aman dan nyaman. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez






