Berita Terkini
Trending Tags

Lolos Dari Pengawasan, Anak Empat Tahun di Ponorogo Terperosok Selokan Saat Hujan Deras

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 197
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anak perempuan terperosok keselokan saat hujan deras di Ponorogo, (10/4/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Seorang anak perempuan berinisial M.A.S berusia empat tahun, warga Jenangan, Ponorogo, mengalami peristiwa naas setelah terperosok ke dalam selokan saat hujan deras.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 10 April 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, di Jalan Pramuka, masuk Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan.

Kejadian bermula saat korban bersama ibunya berinisial T tengah menambal ban sekaligus berteduh dari hujan. Namun, hujan deras yang mengguyur lokasi menyebabkan air meluap hingga menutup saluran selokan di tepi jalan.

Diduga karena tidak mengetahui adanya selokan yang tertutup genangan air, korban tiba-tiba terperosok dan langsung terbawa arus yang cukup deras.

Warga sekitar yang mendengar teriakan segera melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan sekitar lima puluh meter dari titik awal terjatuh, setelah ditunggu di titik aliran selokan oleh warga.

“Saya tidak tahu awalnya, saya dengar orang teriak-teriak katanya ada anak masuk selokan. Terus dicari, ditunggu sekitar lima puluh meter, akhirnya ketemu dan langsung dievakuasi,” ujar Yahdi, warga setempat.

Saksi mata lainnya, Evin Susanti, mengatakan korban sebelumnya berada di lokasi tambal ban bersama ibunya dan sempat hendak pulang saat hujan deras.

“Tadi anak kecil itu di sini ikut nambal ban sama ibunya, terus hujan deras. Mau pulang, tapi mungkin tidak tahu ada selokan karena banjir. Usianya masih kecil, terseret sekitar kurang lebih lima puluh meter,” jelasnya.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan bibir membiru. Korban kemudian langsung dilarikan ke IGD Rumah Sakit Aisyiyah Ponorogo untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga saat ini, korban masih dalam kondisi belum sadar, sementara pihak keluarga belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut terkait kejadian tersebut. (Ega) 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menilik Kesiapsiagaan Tim ‘Drogba’ Polres Magetan di Tanjakan Ekstrem Sarangan

    Menilik Kesiapsiagaan Tim ‘Drogba’ Polres Magetan di Tanjakan Ekstrem Sarangan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Arus wisatawan di kawasan Telaga Sarangan masih menunjukkan kepadatan menjelang berakhirnya masa liburan. Di tengah derasnya mobilitas masyarakat, Tim Drogba (Dorong Ganjal Ban) Polres Magetan tetap siap siaga menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan pengendara di tanjakan ekstrem pertigaan depan Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Ini menjadi salah satu titik […]

    Bagikan
  • Target PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Tercapai, 2026 Malah Naik

    Target PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Tercapai, 2026 Malah Naik

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jumlah wisatawan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur diklaim mengalami peningkatan pada 2025. Namun, hal itu tidak berdampak capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata yang tidak mampu memenuhi target yang ditetapkan. PAD sektor pariwisata di Magetan pada 2025 ini mencapai Rp. 20,2 miliar dari target Rp. 21,2 miliar. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Kedai Djakal Magetan Dibobol Maling, Uang Penjualan Senilai Rp. 4 Juta Raib

    Kedai Djakal Magetan Dibobol Maling, Uang Penjualan Senilai Rp. 4 Juta Raib

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pembobolan kembali terjadi di wilayah Kota Magetan. Kali ini, sasaran pelaku adalah Kedai Djakal yang berlokasi di Jalan Kalimantan, Kelurahan Kepolorejo, pada Selasa (13/1/2026) dini hari. Kejadian tersebut baru diketahui oleh Adindi, karyawan kedai yang masuk kerja pada shift pagi. Dirinya mendapati kondisi mencurigakan ketika tiba di tempat kerja sekitar […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Hadiri Rakernas JKPI XI di Yogyakarta, Suarakan Komitmen Budaya untuk Masa Depan Berkelanjutan

    Wali Kota Madiun Hadiri Rakernas JKPI XI di Yogyakarta, Suarakan Komitmen Budaya untuk Masa Depan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Yogyakarta – Nuansa budaya yang kental terasa sejak hari pertama Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dibuka di Kota Yogyakarta, Rabu (06/08/2025). Di antara 58 kepala daerah yang hadir dari berbagai penjuru tanah air, Wali Kota Madiun Dr. Maidi turut ambil bagian dalam forum prestisius ini, menyuarakan pentingnya pelestarian […]

    Bagikan
  • Boneka Unta Laris Manis Sambut Kedatangan Jemaah Haji Magetan, Omzet Tembus Jutaan Rupiah

    Boneka Unta Laris Manis Sambut Kedatangan Jemaah Haji Magetan, Omzet Tembus Jutaan Rupiah

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kepulangan ratusan jemaah haji asal Kabupaten Magetan, Jumat (27/06/2025), tidak hanya membawa suka cita bagi keluarga yang menjemput. Namun juga menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang musiman. Salah satunya adalah pedagang boneka unta yang memadati kawasan Alun-alun Magetan. Sejak pagi, lapak-lapak penjual boneka unta berjejer rapi menyambut kedatangan para jemaah. […]

    Bagikan
  • Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota dan Wakil Walikota Madiun mengikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual pada Rabu (5/2/2025) di gedung GCIO Kota Madiun. Peluncuran ini juga di ikuti 38 Provinsi, 419 Kabupaten dan 93 Kota yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). […]

    Bagikan
expand_less