Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Siap Restrukturisasi OPD, BPBD Bakal Naik Status Eselon II

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 351
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, siapkan restrukturisasi OPD demi efisiensi. (20/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun akan melakukan restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam waktu dekat. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan efektivitas kinerja birokrasi sekaligus menekan belanja daerah.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemetaan terhadap dinas-dinas yang berpotensi digabung atau dirampingkan.

Proses tersebut masih dalam tahap kajian agar kebijakan yang diambil tetap sesuai regulasi yang berlaku.

“OPD mana saja yang akan digabung masih belum ditentukan. Saat ini masih tahap pemetaan,” ujar Hari Wuryanto, Senin (20/4/2026).

Selain restrukturisasi OPD, Pemkab Madiun juga tengah mengkaji peningkatan status Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hal ini menyusul terbitnya Permendagri Nomor 18 Tahun 2025 yang menginstruksikan agar BPBD dapat disetarakan dengan OPD lain pada level eselon II.

Namun demikian, Hari menegaskan proses kenaikan status BPBD masih dalam tahap pengkajian regulasi dan persyaratan administratif yang harus dipenuhi.

“Masih dalam proses. Kita tunggu saja, karena harus sesuai regulasi. Kalau sudah memenuhi syarat, tentu akan kita naikkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, secara prinsip Pemkab Madiun berkomitmen menjalankan kebijakan pemerintah pusat, termasuk implementasi Permendagri tersebut.

“Masih kita usahakan, mudah-mudahan bisa terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Meski masih dalam tahap awal, Bupati yang akrab disapa mas Hari Wur itu memastikan restrukturisasi OPD tetap akan direalisasikan dalam waktu dekat. Menurutnya, langkah ini penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih ramping, efektif, dan efisien.

“Yang jelas kita akan restrukturisasi OPD. Mudah-mudahan semua berjalan lancar,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Rumah Terdampak, Warga Desa Dempelan Rasakan Banjir Terparah

    Puluhan Rumah Terdampak, Warga Desa Dempelan Rasakan Banjir Terparah

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun sejak sore hari menyebabkan banjir di beberapa kecamatan. Kejadian paling parah terjadi di Desa Dempelan Kecamatan Madiun, di mana puluhan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter. Banyak perabotan rumah tangga yang terbawa arus. Menurut salah satu warga Dempelan, Ibnu […]

    Bagikan
  • Defisit Perubahan APBD Ngawi Tembus Rp150 Miliar, Sejumlah Kegiatan Dipangkas

    Defisit Perubahan APBD Ngawi Tembus Rp150 Miliar, Sejumlah Kegiatan Dipangkas

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama DPRD menyepakati Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Ngawi Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna dengan agenda jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD sekaligus pengambilan keputusan. Salah satu perhatian utama dalam pembahasan tersebut adalah defisit anggaran yang mencapai sekitar Rp150 miliar. Ketua DPRD Ngawi Yuwono Kartiko menyebut, kondisi […]

    Bagikan
  • Pelayanan RSUD dr. Harjono Ponorogo Tetap Normal Meski Direktur Ditetapkan Tersangka KPK

    Pelayanan RSUD dr. Harjono Ponorogo Tetap Normal Meski Direktur Ditetapkan Tersangka KPK

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Meski tengah diterpa kasus korupsi yang menjerat pimpinannya, aktivitas di RSUD dr. Harjono Ponorogo tetap berjalan seperti biasa. Manajemen memastikan pelayanan kepada pasien tetap normal pasca penetapan Direktur RSUD dr. Yunus Mahatma sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu dini hari (9/11/2025). Humas RSUD dr. Harjono, Sugianto, mengatakan operasi […]

    Bagikan
  • Bawaslu Magetan Intensifkan Uji Petik Pemilih Baru, Soroti Akurasi Data dan Potensi Kerentanan DPT

    Bawaslu Magetan Intensifkan Uji Petik Pemilih Baru, Soroti Akurasi Data dan Potensi Kerentanan DPT

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Meski masa pemilu belum berjalan, pengawasan data pemilih di Kabupaten Magetan tetap diperketat. Bawaslu Magetan kembali melakukan uji petik sebagai bagian dari pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) 2025 yang dinilai penting untuk mencegah kekeliruan data sejak dini. Kegiatan terbaru berlangsung di Desa Joketro, Kecamatan Parang oleh Kordiv Pencegahan, Parmas dan […]

    Bagikan
  • Kirab Panji Persatuan Awali Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Obor Perjuangan Menyala hingga Sebulan

    Kirab Panji Persatuan Awali Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Obor Perjuangan Menyala hingga Sebulan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pergantian hari menuju 20 Juni 2026 di Kota Madiun berlangsung berbeda dari biasanya. Di tengah suasana malam yang tenang, ratusan peserta berjalan beriringan membawa panji, obor, dan simbol-simbol perguruan pencak silat sebagai penanda dimulainya rangkaian Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Kirab Panji Persatuan menjadi pembuka peringatan hari jadi tahun ini […]

    Bagikan
  • Fenomena Rojali dan Rohana Marak di Mal Madiun, Pengunjung Ramai tapi Jarang Belanja

    Fenomena Rojali dan Rohana Marak di Mal Madiun, Pengunjung Ramai tapi Jarang Belanja

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun tengah mengalami fenomena unik di pusat-pusat perbelanjaannya. Istilah Rojali (rombongan jarang beli) dan Rohana (rombongan hanya nanya-nanya) kini makin sering terdengar, menggambarkan perilaku pengunjung yang ramai datang ke mal, namun minim transaksi. Manajer Lawu Plaza, Andreas Nugroho, mengakui bahwa tren tersebut cukup terasa di tempatnya. Ia menyebut banyak […]

    Bagikan
expand_less