Berita Terkini
Trending Tags

Semangat Hari Kartini, Pelayanan Samsat Magetan Tampil Berbeda namun Tetap Prima

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 288
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
sambut hari kartini seluruh petugas Samsat Magetan mengenakan busana khas Jawa Timuran. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Kartini disambut penuh semangat oleh jajaran petugas di Kantor Bersama Samsat Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Suasana pelayanan pada Selasa (21/4/2026) tampak berbeda dari biasanya, dengan seluruh petugas mengenakan busana khas Jawa Timuran.

Mulai dari petugas loket, kasir, hingga petugas pengecekan fisik kendaraan, kompak tampil dengan pakaian tradisional. Petugas perempuan mengenakan kebaya, sementara petugas laki-laki menyesuaikan dengan busana adat Jawa Timur, menciptakan nuansa kultural yang kental di area pelayanan publik tersebut.

Meski tampil dengan busana tradisional, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal dan lancar. Bahkan, suasana ini justru menarik perhatian dan simpati para wajib pajak yang tengah mengurus administrasi kendaraan.

Pengelola Data Pelayanan Perpajakan UPT PPD Magetan, Nurpodo, mengatakan penggunaan pakaian adat ini merupakan bentuk peringatan Hari Kartini yang rutin dilakukan setiap tahun.

“Penampilan ini untuk membedakan karena bertepatan dengan Hari Kartini yang diperingati setahun sekali. Kami mengenakan pakaian khas Jawa Timur, perempuan memakai kebaya, sedangkan laki-laki menyesuaikan,” ujarnya.

Image Not Found
sambut hari kartini seluruh petugas Samsat Magetan mengenakan busana khas Jawa Timuran. Foto : Kusnanto-Sinergia

Ia memastikan, meski ada perubahan tampilan, kualitas pelayanan tidak mengalami gangguan. Justru, masyarakat terlihat antusias dan mengapresiasi suasana berbeda tersebut.

“Pelayanan hari ini tetap lancar. Masyarakat juga senang dengan momen seperti ini, apalagi petugas mengenakan kebaya yang terlihat lebih elegan, namun tetap profesional dalam melayani,” tambahnya.

Menurut Nurpodo, tradisi mengenakan busana adat saat Hari Kartini telah menjadi agenda tahunan di lingkungan Samsat Magetan. Hanya saja, tiap tahun terdapat sedikit variasi pada jenis pakaian yang digunakan, dengan tetap mengusung pakaian khas Jawa Timur sebagai ciri utama.

Momentum ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini, tetapi juga menjadi cara untuk mendekatkan pelayanan publik dengan nilai-nilai budaya lokal.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Sopir Mengantuk, Minibus Hiace Tabrak Truk, 2 Korban MD

    Diduga Sopir Mengantuk, Minibus Hiace Tabrak Truk, 2 Korban MD

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 683
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut di ruas Tol Solo–Kertosono KM 619+200A menyebabkan 2 nyawa melayang. Kecelakaan itu terjadi wilayah Desa Sukorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Rabu (20/5/2026). Sebuah minibus Toyota Hiace menghantam truk Mitsubishi Canter usai sopir diduga mengalami microsleep saat berkendara. Insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Benturan keras menyebabkan bodi […]

    Bagikan
  • Hasil Uji Lab, Polisi Temukan Bakteri Pada Makanan Penyebab Keracunan di Bondrang dan Belang

    Hasil Uji Lab, Polisi Temukan Bakteri Pada Makanan Penyebab Keracunan di Bondrang dan Belang

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo mengungkap hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal yang menimpa puluhan warga di dua kecamatan beberapa waktu lalu. Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Hidajanto, menyebutkan sampel yang diperiksa meliputi air, bumbu gulai, kecap, sate, tongseng, gulai kambing, serta sejumlah peralatan memasak dari […]

    Bagikan
  • Kemarau Basah Ancam Petani Tembakau, Masa Tanam Mundur Hingga Juli

    Kemarau Basah Ancam Petani Tembakau, Masa Tanam Mundur Hingga Juli

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Musim kemarau tahun ini tak sepenuhnya membawa angin segar bagi petani tembakau di Kabupaten Madiun. Fenomena cuaca tak lazim yang dikenal sebagai kemarau basah menjadi kekhawatiran tersendiri. Hal itu mengingat curah hujan masih terpantau tinggi di tengah musim yang semestinya kering. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi ini […]

    Bagikan
  • Bapenda Kota Madiun Hapus Denda Pajak Daerah, Program Bebas Sanksi Bapenda Sambut Hari Jadi Kota ke-108

    Bapenda Kota Madiun Hapus Denda Pajak Daerah, Program Bebas Sanksi Bapenda Sambut Hari Jadi Kota ke-108

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi meluncurkan program pemutihan denda pajak daerah tahun 2026 ini. Langkah strategis ini diambil tidak hanya sebagai kado istimewa bagi warga dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Madiun ke-108 serta Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, melainkan juga untuk mendorong […]

    Bagikan
  • Hadiri Sertijab Bupati Magetan, Gubernur Khofifah Tekankan Pelaksanaan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat

    Hadiri Sertijab Bupati Magetan, Gubernur Khofifah Tekankan Pelaksanaan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Magetan periode 2025–2030, Hj. Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro, di ruang rapat paripurna DPRD Magetan, Senin (26/5/2025). Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya percepatan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia mengingatkan bahwa waktu yang […]

    Bagikan
  • Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

    Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian besi penutup drainase di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Magetan menjelang Hari Raya Idulfitri memicu keprihatinan pemerintah daerah. Selain merugikan keuangan daerah, hilangnya fasilitas umum tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Besi penutup drainase yang hilang merupakan bagian dari infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan […]

    Bagikan
expand_less