Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Magetan Kaji Ulang Anggaran Perjalanan Dinas, Target Efisiensi Energi 50 Persen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 289
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekda Magetan, Welly Kristanto mengatakan pemkab sedang menentukan langkah efisiensi yang akan diterapkan. (28/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan tengah meninjau ulang alokasi anggaran perjalanan dinas di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dilakukan menyusul kenaikan harga minyak mentah dunia serta terbitnya surat edaran pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan kebijakan work from home (WFH).

Sekretaris Daerah Magetan, Welly Kristanto, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan kajian terhadap besaran anggaran perjalanan dinas dalam APBD 2026 di masing-masing OPD. Kebijakan tersebut merujuk pada arahan pemerintah pusat yang mendorong pengurangan aktivitas yang berdampak pada konsumsi energi.

“Yang pertama terkait surat edaran WFH itu memang ada arahan dari pusat yang berkaitan dengan efisiensi energi. Di situ disebutkan ada pengurangan perjalanan dinas sebesar 50 persen,” ujar Welly, Selasa (28/4/2026).

Selain pengurangan perjalanan dinas, surat edaran tersebut juga mengatur pembatasan penggunaan kendaraan dinas hingga 50 persen. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menekan konsumsi energi, terutama di tengah dinamika global yang berdampak pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM nonsubsidi.

Welly menjelaskan, Pemkab Magetan saat ini masih menghitung total anggaran perjalanan dinas yang telah dialokasikan di tiap OPD. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah efisiensi yang akan diterapkan.

“Sekarang kami lihat dulu anggaran di OPD berapa. Nanti akan kami sampaikan, tidak akan hilang, tetapi masih dikaji,” jelasnya.

Ia menegaskan, anggaran hasil efisiensi tidak akan dihapus, melainkan dialihkan untuk program yang lebih berdampak langsung kepada masyarakat. Namun, besaran potensi penghematan masih menunggu hasil kajian menyeluruh.

Lebih lanjut, Welly menyebut rencana perjalanan dinas yang sudah disusun sebelumnya tetap akan disesuaikan dengan kondisi terbaru. Evaluasi akan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan prioritas serta kemampuan anggaran daerah.

“Kalau sebelumnya satu OPD merencanakan perjalanan dinas sampai 10 kali dalam setahun, itu bisa dievaluasi kembali. Kami sudah mulai mengurangi, dan nanti masing-masing OPD akan menyesuaikan,” katanya.

Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah Pemkab Magetan dalam mendukung program efisiensi energi nasional sekaligus menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah tekanan ekonomi global. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Madiun Dekatkan Dokter Spesialis Jiwa ke Desa, ODGJ Tak Perlu ke Rumah Sakit

    Dinkes Madiun Dekatkan Dokter Spesialis Jiwa ke Desa, ODGJ Tak Perlu ke Rumah Sakit

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mendekatkan layanan kesehatan jiwa kepada masyarakat melalui Sahabat Jiwa. Program ini memungkinkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mendapatkan pemeriksaan dan konsultasi dokter spesialis jiwa lebih dekat dengan tempat tinggalnya tanpa harus datang ke rumah sakit. Pelayanan tersebut salah satunya digelar di Halaman Kantor Desa Lembah, Kecamatan Dolopo, […]

    Bagikan
  • SPPG Mejayan Patuhi Larangan BGN Untuk Tidak Gunakan Bahan Bersubsidi

    SPPG Mejayan Patuhi Larangan BGN Untuk Tidak Gunakan Bahan Bersubsidi

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mejayan, Kabupaten Madiun, memastikan seluruh bahan baku yang digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak berasal dari komoditas bersubsidi. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bentuk kepatuhan terhadap arahan Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala SPPG Mejayan, Mohamad Adi Prasetia, mengatakan pihaknya sejak awal operasional telah menggunakan bahan […]

    Bagikan
  • Dipicu Persoalan Sepele, Pria 30 Tahun di Ngawi Bacok Tetangga hingga Luka Berat

    Dipicu Persoalan Sepele, Pria 30 Tahun di Ngawi Bacok Tetangga hingga Luka Berat

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Hanya karena persoalan sepele, Rudianto warga Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, nekat membacok tetangganya hingga mengalami luka serius, Jumat (28/11/2025). Pria 30 tahun itu menganiaya Wahyu Nurhidayat (29), yang kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Widodo Ngawi akibat luka parah. Peristiwa itu bermula dari keributan antara korban dan pedagang […]

    Bagikan
  • Sosialisasi Bidang Cukai, Pemkot Madiun Komitmen Perangi Rokok Ilegal

    Sosialisasi Bidang Cukai, Pemkot Madiun Komitmen Perangi Rokok Ilegal

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Kantor Bea Cukai Madiun menggelar Sosialisasi Peraturan Pengawasan Barang Kena Cukai, Rabu (23/07/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan enam kali dalam setahun sebagai bentuk komitmen untuk menekan peredaran rokok ilegal di wilayah Kota Madiun. Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, yang […]

    Bagikan
  • Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah di 9 Kelurahan

    Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah di 9 Kelurahan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, khususnya beras, yang belakangan mengalami kenaikan. Program ini menyasar sembilan kelurahan yang ada di Kota Madiun dan akan berlangsung selama tiga hari. Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Madiun, Sumini, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Dorong Optimalisasi Lahan Tidur untuk Komoditi Pertanian 

    Wali Kota Maidi Dorong Optimalisasi Lahan Tidur untuk Komoditi Pertanian 

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peringatan Hari Tani Nasional menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Madiun untuk semakin memperkuat ketahanan pangan daerah. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pemanfaatan lahan tidur akan terus digencarkan agar bisa mendukung produktivitas pertanian. “Ketahanan pangan itu akan semakin meningkat jika lahan tidur kita hidupkan. Kita buat subur, kita carikan bibit […]

    Bagikan
expand_less