Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Peternak di Magetan Bagikan 3 Ton Telur Gratis, Protes Harga Anjlok di Bawah HPP

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 264
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peternak Magetan bagikan telur gratis sebagai bentuk protes harga anjlok, (6/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Ratusan peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, membagikan telur secara gratis kepada pengguna jalan Rabu (6/5/2026). Hal itu sebagai bentuk protes atas anjloknya harga telur yang dinilai berada di bawah harga acuan pemerintah (HAP).

Aksi tersebut dilakukan di kawasan simpang empat Monumen Raden Tumenggung Soerjo, tepatnya di utara Masjid Agung Magetan, Alun-Alun Magetan. Sedikitnya tiga ton telur dibagikan kepada masyarakat yang melintas di lokasi.

Perwakilan peternak, Teguh Wahyudi, mengatakan kondisi saat ini sangat memprihatinkan bagi peternak rakyat. Harga telur terus melemah, sementara biaya produksi, khususnya pakan, justru mengalami kenaikan.

“Peternak saat ini merasa tertekan. Harga telur cenderung turun, sementara harga pakan melonjak. Ini sangat merugikan peternak rakyat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, harga telur di tingkat peternak saat ini berada di kisaran Rp22.800 per kilogram, jauh di bawah Harga Pokok Produksi (HPP) yang seharusnya sekitar Rp26.500 per kilogram. Bahkan, dalam praktiknya, harga jual dari kandang masih dipotong oleh pengepul hingga Rp1.000–Rp1.600 per kilogram.

Selain faktor harga, peternak juga menghadapi persoalan kelebihan pasokan. Teguh menyebut produksi telur tidak hanya melimpah di Magetan, tetapi juga terjadi secara nasional.

“Produksi telur sudah sangat berlebih. Banyak telur di kandang yang tidak terserap pasar,” katanya.

Aksi bagi-bagi telur ini, lanjutnya, juga menjadi simbol bahwa telur merupakan kebutuhan penting masyarakat yang seharusnya tetap terjangkau, sekaligus menjadi pesan kepada pemerintah agar segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga dan melindungi peternak lokal.

“Kami berharap pemerintah tidak membuka masuknya perusahaan besar atau impor yang berpotensi memperparah kondisi pasar. Produksi dalam negeri itu sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional,” pungkasnya.

Usai aksi ini, perwakilan peternak berencana melanjutkan audiensi dengan Dinas Peternakan setempat. Bahkan, mereka juga membuka kemungkinan melakukan aksi lanjutan secara nasional dengan bergerak ke Jakarta guna menyuarakan tuntutan mereka. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Ngalap Berkah, Warga Munggut Berebut Gunungan Saat Peringati Malam Maulid Nabi

    Tradisi Ngalap Berkah, Warga Munggut Berebut Gunungan Saat Peringati Malam Maulid Nabi

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tradisi “Ngalap Berkah” digelar warga Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis malam (04/09/2025). Warga dari berbagai usia tampak bersemangat berebut gunungan setinggi dua meter berisi jajanan pasar hingga perlengkapan rumah tangga. Teriakan riuh kemudian terdengar usai gunungan didoakan. Anak-anak langsung bergegas lari mengincar […]

    Bagikan
  • Stok Beras SPHP di Pasar Legi Ponorogo Kosong Dua Pekan, Harga Beras Ikut Naik

    Stok Beras SPHP di Pasar Legi Ponorogo Kosong Dua Pekan, Harga Beras Ikut Naik

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Legi Ponorogo dilaporkan kosong dalam dua pekan terakhir. Kondisi tersebut membuat banyak warga kesulitan mendapatkan beras bersubsidi yang selama ini menjadi pilihan karena harganya lebih terjangkau. Salah satu pedagang beras di Pasar Legi, Suhartiningsih, mengatakan permintaan beras SPHP masih sangat tinggi. […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Madiun, Pengendara Motor Tewas Usai Kabel Listrik Putus Diduga Tersangkut Truk Tebu

    Kecelakaan Maut di Madiun, Pengendara Motor Tewas Usai Kabel Listrik Putus Diduga Tersangkut Truk Tebu

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Nasional Madiun-Surabaya, tepatnya di Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Selasa (2/6/2026) malam. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah diduga terlibat insiden yang dipicu putusnya kabel listrik akibat tersangkut truk gandeng bermuatan tebu. Korban diketahui bernama Revi Shintia Bela Safitri (18) warga Desa Gunungsari, Kabupaten Madiun. Saat kejadian, […]

    Bagikan
  • Investigasi Berlanjut, Sistem Prasarana Perlintasan KA Malioboro Ekspres Dinyatakan Normal

    Investigasi Berlanjut, Sistem Prasarana Perlintasan KA Malioboro Ekspres Dinyatakan Normal

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Denny Michels Adlan, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya memastikan seluruh sistem prasarana dan sinyal di perlintasan sebidang JPL 08 KM 176+586 dalam kondisi baik saat insiden kecelakaan KA Malioboro Ekspres terjadi. Kepastian ini disampaikan setelah dilakukan pengecekan langsung di lokasi pada Selasa (20/05/2025). “Kami sudah cek kondisi fisik dan sistem […]

    Bagikan
  • Optimalisasi Lahan Terbatas, DKPP Kota Madiun Dorong Pertanian Terpadu

    Optimalisasi Lahan Terbatas, DKPP Kota Madiun Dorong Pertanian Terpadu

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun terus berinovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah meski dengan keterbatasan lahan. Melalui konsep integrated farming atau pertanian terpadu, DKPP berupaya memaksimalkan pemanfaatan lahan yang ada agar tetap produktif. Kepala DKPP Kota Madiun, Totok Sugiarto, menjelaskan bahwa wilayah Kota Madiun tergolong kecil dengan […]

    Bagikan
  • Revitalisasi Pasar Sayur Dimatangkan, Ada Miskomunikasi soal Relokasi photo_camera 3

    Revitalisasi Pasar Sayur Dimatangkan, Ada Miskomunikasi soal Relokasi

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan menggelar pertemuan dengan Paguyuban Pedagang Mandiri Pasar Sayur, Selasa (10/2/2026). Forum dialog tersebut menjadi ruang bagi pemerintah dan pedagang untuk menyamakan persepsi soal rencana penataan dan pembangunan Pasar Sayur Magetan. Sekretaris Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, menyebut audiensi itu penting untuk memastikan seluruh data pedagang […]

    Bagikan
expand_less